Fanfiction

{About Fanfiction}

Hellaw, Phynz20 here!^^ Kali ini aku datang bukan untuk post FF atau rekrut staff dll. Di page ini, aku bakal ngasih sedikit info tentang fanfiction. Kalian pasti udah familiar banget dong sama yang namanya fanfiksi/fanfiction. Yap, yap! Tanpa dijelasin lebih lanjut juga kita udah tau, fan/fans yang artinya penggemar dan fiksi yang artinya cerita khayalan/rekaan. Mungkin ada yang udah pernah baca tapi belom terlalu tahu mendetail tentang fanfiction atau yang mau nulis/belajar nulis fanfiction tapi bingung cari informasinya darimana. Yuk disimak sub page kita berikut ini!^^

I. Apa itu Fanfiction?

Fanfiction atau Fanfic merupakan karya fiksi orisinal yang didasarkan pada tokoh-tokoh dan/atau lokasi serta situasi yang diambil dari suatu karya asli (film, buku, video game, artis dll) yang mempunyai hak cipta.

Plot sebuah Fanfic merupakan hasil imajinasi para fans. Konsep sederhana yang digunakan dalam menulis sebuah fanfic adalah “What if…” atau “Bagaimana jika…”. Dengan konsep ini, fans bisa menyalurkan gagasan dan imajinasinya akan sebuah tokoh artis, buku, film, games dan sejenisnya yang sedang ia sukai. Fanfiksi sendiri merupakan salah satu wadah terkenal untuk menyalurkan kesenangan kita sebagai fans selain wallpaper, scrap book, craft design, atau art work lainnya.

Mungkin ada sebagian pembaca IYAF yang berpikir, kalau semisal fiksi ini kita ambil dari karya orang lain (atau bahkan yang digandrungi K-Popers yaitu hasil karya Tuhan YME) bukannya itu melanggar hukum, khususnya hak cipta? Berarti fanfiksi ini illegal dong? Kalau tiba-tiba pemilik karya itu menggugat kita atau artis yang kita gunakan sebagai tokoh menggugat kita bagaimana?

Jangan khawatir. Fanfiksi memang sering dipertanyakan ke-legal-annya. Tapi menurut beberapa sumber fanfiksi sesungguhnya legal. Asal kita bisa berpedoman pada satu hal, yaitu fanfiksi hanya sebagai penyalur hobby/aspirasi kita sebagai fans untuk idolanya, jelas-jelas bukan sebagai motivasi komersil. Karena, kalau diingat lagi, satu-satunya hal yang kita bisa cap sebagai milik kita hanya jalan ceritanya (atau mungkin beberapa original character) selebihnya kembali lagi kepada siapa yang menciptakannya.

Aduh, maafkan aku yang kebanyakan omong, jadi pembukaannya bisa segini panjangnya. Kembali fokus, kali ini kita bakal bahas dasar-dasar dari fanfiksi itu sendiri dulu, ya. Dimulai dari genre.

♠ Genre Fanfiction

Genre dalam fanfiction sebenarnya bisa disebut juga dengan kategori fanfiksi. Kadang juga bisa disebut dengan gaya atau aliran penulis dalam menulis fanfiksi itu sendiri. Apa sih yang termasuk genre dalam fanfiction? Yuk kita intip!

Action: FF yang berkisah tentang perkelahian/pertempuran sang tokoh, bisa juga melawan sesuatu yang berupa fisik atau menjawab sebuah tantangan.

Adventure: Genre ini menggambarkan tentang petualangan sang tokoh. Entah petualangan itu di dunia nyata atau di dunia fantasi (tapi bukan dufan ya kawan).

Alternative Universe: Situasi yang berbeda dengan kehidupan asli sang tokoh/ sebuah karya (Sebenarnya istilah ini terkadang nggak dimasukkan dalam salah satu genre, soalnya memang FF Kpop lebih banyak yang AU kan). Misalnya, kalau di kehidupan asli, kan Yoona adalah seorang member girlband SNSD, nah dalam fanfiksi ini, ternyata Yoona itu pegawai kantoran yang bahkan nggak ada niatan buat masuk televisi.

Angst: Fanfict yang melibatkan kecemasan tinggi dengan permainan emosional, fisik, maapun mental yang dapat membuat pembacanya menitikkan air mata. FF ini biasanya sih sad-ending.

Bromance: Aliran ini hampir sama kali ya sama Brother complex. Aliran ini menggambarkan rasa cinta antara saudara. Tapi nggak termasuk incest loh ya, soalnya kalau incest kan udah masuk ke hubungan intim. Kalau ini semacam kakak laki-laki yang over protective sama adik perempuannya.

Brothership: Ini hampir sama kayak family, hanya saja FF ini fokus sama hubungan tokoh laki-laki dan tokoh laki lainnya sebagai kakak-adik.

Comedy/Humor: Genre yang mengusung tema lucu/humor yang sampai-sampai bisa membuat pembacanya tertawa.

Crack: FF yang memiliki plot cerita yang mengejutkan. Misalnya FF yang kit abaca tiba-tiba plotnya berubah tidak sesuai dengan perkiraan kita.

Crime: FF ini menceritakan hal-hal yang dianggap kriminal. (Biasanya disandingkan dengan Mystery).

Death-Fic: FF yang tokoh utamanya meninggal secara tragis.

Drama: Genre yang mengutamakan pada konflik emosi dan bertujuan membuat pembaca terhanyut dalam ceritanya.

Divergence: Aliran yang hampir sama dengan Alternative Universe. Perbedaannya yaitu, divergence itu sendiri ceritanya bermula dari fakta yang benar-benar nyata, namun dibelokkan menjadi situasi karangan penulisnya.

Family: Menceritakan tentang masalah/hubungan dalam keluarga.

Fantasy: FF yang mengandung latar buatan sang penulis itu sendiri. Sebuah duni alternative yang bisa terinspirasi dari legenda atau mitos zaman dahulu, atau bahkan dari sihir, mistik dan kekuatan supranatural.

Fluff: Sebuah fanfict yang ringan, biasanya pendek dan manis.

Fluffy Angst: Seperti gabungan antara fluff dan angst. Awal cerita bisa dikatakan sedih, tapi berakhir bahagia. Bahkan terkesan berlebihan.

Friendship: Genre yang menceritakan tentang persahabatan.

Gore: Genre yang mencakup semua unsur aliran yang melibatkan ketegangan secara emosi seperti, angst, mystery, thriller, action, psychology dan horror.

History: Genre yang mengisahkan tentang latar waktu bersejarah. Misal, Yoona diceritakan menjadi dayang istana pada zaman Joseon, atau kisah tentang Perang Dunia II juga termasuk History.

Horror: Cerita yang membawa kombinasi emosi dari ketakutan, muak, dan terpesona sang pembaca. Bisa berupa ketakutan terhadap setan, murder, atau psikopat.

Hurt/Comfort: Sejenis dengan angst dan sad, hurt/comfort sendiri bercerita tentang seorang tokoh yang dirugikan (baik secara fisik maupun emosional) dan tokoh lainnya harus menolong tokoh yang dirugikan tersebut, sehingga merasa lebih baik.

Life: Aliran ini mempunyai konflik yang lebih nyata tentang kehidupan. FF bergenre ini nggak harus diangkat dari kisah nyata, yang penting tentang hidup di dunia nyata.

Married-life: FF yang menceritakan tentang kehidupan pernikahan.

Mystery: Genre ini menceritakan hal-hal yang menegangkan, melibatkan tokoh yang berusaha menemukan informasi penting yang disembunyikan sampai klimaks. Biasanya kisah detektif.

Parody: Hampir sama dengan comedy/humor hanya saja unsur lucunya terletak di akhir dan tidak disangka-sangka. Biasanya bertujuan untuk menyindir karakter, plot, bahkan realita yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Poetry: Fanfict yang dikemas dalam sebuah puisi. Genre ini jarang diusung sih, kalau nggak salah di IYAF belum ada. Tapi bisa dicek di blog-blog lain contoh FF ini.

Psychology: Genre yang fokus pada “permainan” jiwa. Bisa berupa kepribadian ganda, sakit jiwa, obsesi, psikopat, dan gangguan kejiwaan lainnya.

Romance: Genre yang menceritakan tentang tema percintaan (paling sering digunakan pastinya).

Sad: FF yang berakhir (sepanjang jalan cerita) menyedihkan.

Science-Fic: Sebuah fiksi yang mengandung unsur ilmiah seperti science dan IPTEK yang melibatkan teknologi dan hal-hal modern.

School-life: FF yang menceritakan tentang kehidupan sekolah.

Song-fic: Fanfiksi yang terinspirasi dari sebuah lagu, atau kadang memasukkan lirik lagu itu ke dalam fanfiksinya.

Slash: FF yang mengandung hubungan percintaan antar jenis.

Smut: FF yang mengandung adegan hubungan intim antara tokoh utama. Aliran ini udah masuk rating Dewasa ya.

Supernatural: Bercerita mengenai kemampuan diluar batas manusia, contohnya indera keenam, kemampuan meramal, melihat roh halus dll.

Suspense: Salah satu sub-genre Gore yang lebih menceritakan ketegangannya. Tapi suspense sendiri belum bisa dikatakan Gore. Identik dengan cerita detektif atau kejahatan, tapi nggak mutlak juga.

Thriller: Genre yang melibatkan tentang pembunuhan, kekerasan dan hal semacamnya. Kalau udah pake genre ini, biasanya adegan pembunuhan dan kekerasannya udah dijelasin secara gamblang.

Tragedy: Genre yang mengisahkan kesedihan dan hal-hal tragis dirasakan sang tokoh utama yang menguras air mata pembaca.

♣ Length Fanfiction

Length adalah istilah dari ukuran panjangnya suatu Fanfiction. Sama seperti fiksi biasa yang terdiri dari cerita pendek, cerita bersambung dan novel , fanfiksi juga punya panjang yang diukur dengan jumlah kata. Bingung menetapkan fanfiksi kamu masuk dalam length apa? Hayuk dibaca dulu.

Drabble: Cerita yang singkat dan padat. Jumlah katanya tidak lebih dari 100 kata.

Ficlet: Lebih panjang dari drabble, Ficlet terdiri dari 100–1000 kata. Konfliknya masih ringan dan ceritanya tidak berbelit-belit.

Vignette: Lebih panjang dari ficlet, namun lebih pendek dari oneshoot. Berjumlah 1000-3000 kata.

Oneshoot: Tipe cerita yang hampir sama seperti cerpen. Konfliknya biasanya hanya satu dan panjangnya lebih dari 3000 kata. Sebenarnya tidak ada batasan maksimal pada length oneshoot asal sekali baca langsung tamat.

Stand Alone: Hampir sama seperti Oneshoot, namun Stand Alone ini sendiri sebenarnya Series. Satu ceritanya bisa dibaca tanpa membaca cerita sebelumnya.

Twoshoot: Cerita yang berbentuk dua bagian. Biasanya hampir seperti oneshoot, hanya saja ternyata lebih panjang, dan kalau dibuat chaptered masih terlalu sedikit.

Mini-Series: Hampir sama seperti twoshoot, mini-series juga terkesan terlalu panjang jika dijadikan oneshoot, tapi terlalu pendek kalau dijadikan chaptered. Panjangnya tidak lebih dari 10 bagian, tapi lebih panjang dari twoshoot. Biasanya terdiri dari 5-8 bagian.

Chaptered: Cerita berkelanjutan yang terdiri lebih dari 10 bagian. Biasanya memiliki lebih dari satu konflik (atau terkadang memiliki satu konflik utama tapi diselingi konflik kecil lainnya). Kadang-kadang disebut Novel-Length karena panjangnya hampir menyerupai novel.

♥ Rating Fanfiction

Rating adalah klasifikasi berdasarkan adegan, penggunaan bahasa, dan unsur-unsur lain yang berada dalam sebuah fanfic. Pemberitahuan pada pembaca, tahap umur mana yang sesuai untuk membaca tulisan tersebut. Biasanya sesuai dengan MPAA (Motion Picture Association of America) atau dengan FictionPress. Rating ini penting banget buat dicantumin di fanfiction, biar calon pembaca kita bisa tahu, apakah ia aman membaca fiksi yang kita buat atau tidak. Masih bingung Fanfic kamu masuk di rated apa? Coba dilihat dulu ya!

G (General Audience): FF ini mencakup semua umur. Kalau di Indonesia ratingnya bisa jadi SU (Semua Umur) ya. Berarti nggak ada sama sekali unsur dari fanfiksi di FF ini yang mengkhawatirkan orangtua ketika anaknya membaca. Bahkan anak balita sekali pun. (Itu juga kalau udah bisa baca ya dedeknya).

K (Kids): Berarti FF ini bisa dibaca untuk anak kecil, atau bahkan konfliknya ya masih seputar konflik anak-anak.

T (Teen): FF yang menceritakan kisah remaja. Agaknya belum cocok kalau anak-anak yang belum masuk kategori remaja ikutan baca FF ini.

PG (Parental Guidance Suggested): Beberapa hal mungkin tidak sesuai untuk anak namun selebihnya tidak melebihi batas wajar. Adegan seks dan penggunaan narkoba memang sama sekali tidak ada. Namun, penggambaran tubuh telanjang memungkinkan ada meski hanya sekilas, kekerasan dan horor tidak melebihi batas.

PG-13 (Parents Strongly Cautioned): Beberapa hal mungkin tidak sesuai untuk anak di bawah usia 13 (Tingkatan umurnya disesuaikan dengan angka yang tertera. Contoh saja, PG-15 berarti sesuai dengan usia 15 tahun, dan PG-17). Meski adegan seks, penggambaran tubuh telanjang, dan kekerasan yang berlebihan masih tidak ada, namun mungkin sudah ada penggambaran penggunaan narkoba, dan makian menggunakan istilah seks. Oiya, ingat ya, PG ini cuma sampai batasan PG-17. Jadi nggak ada yang namanya PG-18, 19, 20, dll.

R (Restricted): Mereka yang di bawah 17 tahun memerlukan pendampingan orangtua (usia bervariasi, tergantung tempat. Kalau di Indonesia sih 17). Sangat mungkin mengandung bahasa yang kasar, tema dewasa, kekerasan, adegan s**s dan penggambaran penggunaan narkoba

M (Mature): Udah jelas-jelas artinya dewasa, berarti FF ini mengandung cerita untuk orang-orang yang sudah berpikiran dewasa.

A (Adult): Sudah bisa dipastikan ini FF buat orang dewasa, biasanya bahasa yang digunakan agak berat, membuat kita berpikir keras untuk mencernanya.

NC-17 (NO CHILD, No One 17 and Under Admitted): Yang belum memasuki kategori (Misal NC-17 berarti yang berusia 17 tahun keatas) TIDAK BOLEH MEMBACA, apalagi tanpa bimbingan orang tua. Kadang FF berkategori NC ini membuat seseorang menjadi dewasa sebelum waktunya, dampak negatifnya yang pasti mengetahui sesuatu yang sebenarnya belum boleh diketahui diusianya. Bisa jadi mengandung adegan sex yang eksplisit (dijelaskan dengan gamblang tanpa ada sensor) dan kekerasan yang berlebihan dan tidak layak dibaca anak dibawah umur. Yang masuk rating ini dari rentang usia 17-21, tergantung berat FF tersebut. Kalau ratingnya NC-17, otomatis yang umurnya 16 tahun sekali pun belum boleh baca FF ini, harus sabar buat satu tahun lagi ya… begitu juga dengan NC-21. Dan mau ingetin aja, kalau rated terbawah di rentetan NC itu NC-17. Jadi nggak ada yang namanya NC-16, NC-15, apalagi NC-13! Kalau ada bagian yang harus disensor ya harus yang cukup umur bacanya. Oiya, saran aja kalau semisal bikin FF NC, dicoba di protect aja dan yang bisa minta password-nya yang udah cukup umur aja, biar adek-adek kita nggak dewasa sebelum waktunya hehe^^

♦ Istilah-Istilah Lain dalam Fanfiction

Loh? Loh? Masih ada istilah lainnya? Masih ada dong! Hehehe. Fanfiction itu secara nggak disangka-sangka punya banyak istilah-istilah gitu. Yuk, yuk disimak, siapa tahu bikin wawasan kamu dalam dunia perfanfiksian makin luas!^^

Anti-Fic: FF yang bertujuan untuk membunuh karakter tokoh utama. Kalau fiction itu membahas soal seorang artis, maka tokoh artis tersebut akan di lecehkan dalam FF nya sehingga karakternya mati. Bisa di sebut juga death-fic, revenge-fic atau slasher-fic. Misalnya, dalam sebuah FF Yoona penyuka sesama jenis (jangan sampe disini ada deh)…

AT (Alternate Timeline):  Fanfiction yang dibuat dengan setting waktu yang berbeda dengan cerita aslinya.

Badfic: Fiction yang buruk dari segi ejaan, gaya penulisan, tata bahasa, plot, karakterisasi dll. Sebenarnya ini sih cuma belum diasah aja kemampuannya.-.

Bard: Penulis FF, tapi dalam arti harafiah nya tukang cerita. Jadi mungkin sebutan ini buat penulis yang FF nya kebanyakan narasi kali ya? hahaha

Beta-reader: Kalo kita mau nerbitin cerpen/novel harus diedit dulu melalui editor, kan? Nah, begitu juga Fanfiction. Kalau emang kita mau hasil yang memuaskan buat fanfiksi kita, harus sering-sering di beta sama orang yang lebih berpengalaman. Kegiatan mengkaji ulang FF, mencari kelemahan dan memperbaiki. (Kalo butuh beta reader, sekarang udah ada situs yang dibuat untuk beta-read fanfiksi kok^^).

Beta-Version: Singkatnya ini FF mentah.

Bi-shoujo: Tokoh perempuan yang terlihat keren, tampan, dan cool.

Bi-shounen: Tokoh laki-laki yang terlihat manis, cantik, dan lemah lembut.

Breaking The Fourth Wall: Ini bagian dalam FF dimana tokoh dalam ceritanya ngobrol sama pembaca. Itu berarti sudut pandang ada pada karakter bukan pada penulis. Contohnya POV Yoona, “Kalian bisa melihat kan? Bagaimana perasaanku ketika aku melihat dia.

Canon: mengacu pada sifat, karakter, peristiwa, plotline, yang terjadi secara nyata dalam sumber resmi yang mendasari suatu fanfiction. Jatohnya ya semacem Based on True Story. Misal, di FF Yoona punya pacar namanya Lee Seunggi. Emang ternyata benar dan sudah dikonfirm oleh agency di kehidupan nyata kalo pacarnya mbak Im Yoona sekarang itu mas Lee Seunggi. (Shipper lain jangan potek yah hehe).

Cartwright Syndrome: Singkatnya pengorbanan seorang tokoh wanita demi tokoh pria yang di cintainya mati-matian.

Challengefic: FF yang di buat untuk menjawab sebuah tantangan. Misalkan admin bikin sebuah tantangan kayak Songfic Challenge, harus bikin FF yang tokohnya mbak Yoona SNSD dalam waktu max 20 hari. Nah FF yang kalian bikin itu namanya challengefic.

Claffie: FF yang adegan bersambungnya nge-gantung dan bikin penasaran.

Cookie: FF yang singkat, atau ringkasan dari FF panjang, yang bila dibaca bisa merupakan FF tersendiri.

Copyright: Hak hukum (dalam hal ini) seorang penulis untuk memperbanyak, menerbitkan, mengedarkan hasil tulisannya. Ia memiliki hak atas tokoh-tokoh ciptaannya, berikut jalinan ceritanya. Penulis FF tidak mempunyai hak hukum atas tokoh-tokoh canon, ia hanya bisa meng-klaim OC-nya dan ide cerita.

Cross Gender: Nah kalau yang ini udah ketawan kan artinya pertukaran jenis kelamin, yang cewek jadi cowok yang cowok jadi cewek.

Crossover: Fanfic yang dibuat dengan menggabungkan dua cerita atau lebih. Contoh gampangnya FF yang punya tokoh utamanya itu Yoona SNSD dan Taylor Swift.

Cross-posting: Mengirimkan FF yang sama ke beberapa Board/Milis/Site.

Disclaimer: Kalimat yang diletakkan di awal FF yang menyatakan bahwa tokoh dan segala properti dari cerita asli bukan miliknya, dan bahwa FF itu dibuat bukan untuk tujuan komersil. Jadi ingat, disclaimer dan copyright itu beda.

Fanficcer: Penulis FF, ini cuma sebutan lain aja sih dan jarang di gunain.

Fanon: Informasi atau karakterisasi yang belum pernah dikonfirmasi, tapi diterima oleh para penggemarnya. Misal mbak Yoona lagi dating sama mas Jonghyun, sebenarnya hal ini nggak dikonfirmasi, tapi banyak penggemar yang menerima (Ini contoh aja ya hehe).

Feedback: Pendapat dari para pembaca FF, bisa berupa kritikan membangun, pujian, bisa juga flame.

Ficathon: Fiction + Marathon, udah pasti ini cerita yang di kerjain ngebut yang di persembahin untuk seseorang dan sebagai balasannya pengarang akan dapet FF dari seseorang yang dia tuju itu.

Fidge: FF yang bener-bener bagus sampai-sampai ‘enak buat dimakan’.

Filk: Fanfiction yang berupa lagu. Jadi dari lagu yang sudah ada di ambil iramanya saja dan liriknya dig anti dengan fan fiction. Untuk ini, kayaknya lebih ke fic voice kali ya?

Flame: Ada yang berpendapat flame bisa membangun ada juga yang berpendapat flame itu membunuh karakter penulis, tergantung dari flamer nya itu sendiri. Ada yang memang mengkritik dengan detile agak pedas, tapi bermaksud membangun. Ada juga yang pedas, tajam, menghina dan biasa di sebut bash. Kadang flame yang pedas itu bakalan bikin flame war kalau yang di kritik menanggapi karena gak terima.

Flatter: Tukang puji FF.

Fujoshi: Penggemar yaoi. Biasanya seorang fujoshi akut, sangat membenci karakter pasangan sebenarnya di dunia nyata.

Fuxing: Tanggapan dari pembaca mengenai sebuah FF yang di baca tapi gak sesuai dengan pemikirannya. Jadi menurut dia jelek tapi di bilangnya bagus, biasanya itu terjadi karena pembaca gak mau menyakiti hati penulis atau gak mau memulai Flame War yang lumayan berbahaya juga sih hehehe.

Gary Stu: Sama kayak OFC tapi ini untuk OMC ya, dan sebutannya juga rada banyak.

Het, Het Fic: Kepanjangannya Heteroseksual yang berarti hubungan normal (straight) antara laki-laki dan perempuan.

Hiatus: Cuti sementara dari kegiatan atau dunia per-FF-an, jangka waktunya tergantung penulis itu. Untuk pemberitahuan semi-hiatus itu berarti sang penulis akan online saat bisa aja.

IC (In Character): Berarti karakter tokoh utamanya sesuai dengan karakter aslinya.

Kink: Cerita yang di dalemnya ada unsur yang gak biasa atau jarang di temuin.

Kitsching: Memberikan tanggapan positif di FF yang banyak komennya supaya terkesan penggemar FF itu juga padahal belum tentu, bisa di bilang ikut-ikutan kali ya?

Lemon: Hardcore, hardcore, hardcore. Adegan — udah digambarkan secara jelas dan rinci, nggak ada sensor ataupun macem-macem lagi. Sangat jelas dan rinci dituliskan. Istilah lemon itu awalnya diambil dari manga/anime Kurimu Lemon [Cream Lemon] yang jelas-jelas adalah cerita H.

Letter Of Comment (LoC): Pesan singkat yang berisi apresiasi dari pembaca, gampangnya sih komen yang panjang.

Lime: Biasanya dipakai buat terms yaoi, yuri atau pairing normal [tapi lebih sering ke pairing yaoi-yuri] artinya mulai menggabarkan adegan “bahaya” [adegan —] secara nyaris eksplisit. (baca: nyaris jelas) pada suatu hubungan antar dua chara. Satu tingkatan lebih rendah dari lemon. Biasanya sih lime itu ada adegan nyaris lemon yang udah “parah”. Jadi yaah, lime itu bisa dibilang ‘pembukaan’nya lemon.

Lolicon: sebuah kisah percintaan yang mana salah satu pasangannya adalah gadis muda  dan perbedaan usianya lebih dari 15 tahun.

Lurker: Anggota yang jarang memberikan feedback, sebut aja silent reader tapi ini istilah kerennya.

Mary Sue: ini sebutan untuk OFC pemenuh kepuasan ego penulis (halah). Jadi OFC nya tuh di bikin super duper sempurna, udah cantik, badannya bagus, artis, famous, pinter, tajir, punya cowok ganteng parah. Biasanya kalau udah SI di tambah Mary Sue berarti authornya ngajakin Flame War *hahahha*. Untuk Mary Sue ini sebutannya lumayan banyak sih agak beda-beda. Yaaaa intinya samalah.

Multiple-Partners: Aaahh kalau ini cuma pairing nya aja ada tiga. Biasanya istilah ini di pakai untuk cerita cinta segitiga.

Original Character (OC)/ Other Cast/ Other Character: Artinya karakter ini murni buatan si pengarang, yang mana adalah imajinasi. Buat karakter cewek biasanya OFC dan cowok OMC tapi biar singkat langsung OC juga gak apa-apa.

OTP (One True Pairing): Bisa di bilang ini kayak tokoh favorite kita tiap nulis FF, tapi gampangnya sebut aja pasangan trademark seorang penulis. Misalnya, Sujeong kalau nulis FF pairingnya Yoona sama Kyuhyun terus gak pernah ganti kayak Yoona sama Luhan atau Kyuhyun sama Sooyoung, soalnya Sujeong percaya kalau Yoona sama Kyuhyun bakalan jadi trademark couple.

Out Of Character (OOC): Arti pastinya karakter yang di bangun di luar karakter aslinya. Misal, Yoona aslinya suka makan, di FF Yoona jadi orang yang nggak suka makan hahaha.

Outside POV: Sudut pandang dari tokoh pembantu

Plot bunny: Ide cerita yang terus meloncat-loncat di otak dan gak akan hilang sampai kita tulis.

POV: Point Of View, atau sudut pandang

PWP: Plot, What Plot? Atau Porn, Without Plot untuk cerita jenis ini tidak ada plotnya. FF ini yang semacem plotnya nggak jelas, eh tiba-tiba pembaca udah disuguhin sama adegan yang… ehm tahulah ya.

R/R: Read and Review, habis baca di harapkan pembaca memberi masukan. Jadi gak pasif gitu. (Kalau ini sih lebih sering dijumpai di situs FFNet ya).

RCL: Read, Comment, Like. Maksudnya setelah baca, diharapkan komen dan juga like FF itu

RI (Reader Insert): Dimana sang penulis memasukan readernya sebagai tokoh dalam FF nya.

Round Robin: Cerita di mana banyak penulis yang berpartisipasi dalam pembuatan.

RPG (Role Playing Game): Dalam RPG para penulis berperan menjadi satu atau lebih tokoh cerita. Penulisnya sama dengan RR, lebih dari satu penulis berpartisipasi dalam FF tersebut. Semacem fic-kolaborasi kali ya, tapi kita self-insert juga.

Seme: Istilah dalam Yaoi. Yaitu tetap bersifat seperti laki-laki.

SI (Self Insert): Masukin diri sendiri (sang penulis) kedalam karakter FF.

Side Story: Ini menceritakan kisah yang nggak diceritain di FF utamanya. Contoh aja bisa kita lihat di FF Separate ada beberapa side strorynya.

Tabestry Syndrome: Kecenderungan dapet ide yang melimpah untuk membuat berbagai macam FF, tapi gak ada satupun yang selesai. Syndrome ini kayaknya paling merajalela di kalangan penulis deh ya? (Termasuk aku hahaha)

Uberfic: FF yang sangat panjang dan atau sangat popular. Kalau disini bisa dilihat Separate atau Memorable kali ya hehehe.

Uke: Istilah dalam Yaoi. Yaitu yang laki-laki bersifat seperti perempuan.

Universe: Ruang, tokoh, dan inti cerita sama, tapi tiap cerita bisa tidak berkesinambungan. Bisa membaca salah satu saja tanpa membaca cerita yang lain. Bisa dibaca satu aja sebagai oneshot. (Hampir sama kayak stand alone tadi).

Virtual Season: Sebutan untuk pembuatan FF seri secara kolaborasi tapi seri FF itu sudah tidak di produksi atau di tunda.

WAFF (Warm and Fuzzy Feeling): Sebuah FF bakal dapet julukan WAFF kalau FF nya berakhir bahagia dan berhasil bikin pembacanya ikut terbawa suasana hangat (warm) dan melayang (fuzzy).

WB (Writer’s Block): Ini penyakit paling umum di kalangan penulis, ibaratnya penyakit yang bikin penulis jadi nge-stuck dan terpaksa harus hiatus untuk menjernihkan pikiran supaya dapet inspirasi untuk ngelanjutin FF nya.

Whump: Rasa sakit pada fisik atau emosi dalam sebuah karakter favorit.

WIP (Work In Progress): Istilah bahasa Indonesianya tuh kejar tayang deh ya? Jadi FF nya nih kita belum tamat tapi udah kita publish, jadi tiap nulis satu part publish, satu part publish.

Yaoi – Shounen-Ai: Kisah percintaan antara laki-laki dan laki-laki, biasanya hanya untuk orang dewasa. Banyak yang salah mengartikan antara yaoi dan shonen-ai. Yaoi lebih mendeskripsikan mengenai adegan seksual (biasanya eksplisit), sedang shonen-ai lebih berfokus pada kisah percintaannya dan tidak mengandung unsur lemon eksplisit. Jadi Yaoi sama Shounen-Ai itu beda ya.

Yuri – Shoujo-Ai: Sama dengan yaoi, hanya saja yuri percintaan antara wanita dan wanita.

Source:

TAKE OUT/RE-POST WITH FULL CREDIT!

PHYNZ20@IMYOONAFICTION

P.S.: TOLONG JANGAN TAKE OUT/RE-POST PAGE INI TANPA KREDIT. Aku udah pegel-pegel (sampe bolak-balik pake counterpain /maaf curhat/) duduk depan laptop berjam-jam buat ngerapihin ini semua,  nyocokin sama blog IYAF, ngetik ulang, dikaji ulang, diedit ulang dan lain sebagainya.  Kalau mau, coba rasain ngedit ini semua J Aku bukannya pamrih atau apa, tapi tolong hargain usaha aku buat ini. Terimakasih^^

P.S.2: Tolong jangan panggil admin/author. Kami disini (para staff) punya nama, dan semisal kalian mau tahu gimana manggil(?) saya, saya Ines dari garis 97. Disesuaikan aja hehehe.

P.S.3: Semoga informasi ini berguna dan selamat lebih mengenal FF lebih jauh! Kalau ada yang ingin ditanyakan silahkan lewat kotak komentar. Terimakasih^^

2 thoughts on “Fanfiction

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s