Concert

by
Clora Darlene

Main Casts
Im Yoona | Kim Minseok

Length | Genre
650 words | Romance

■■■

Minseok harus menahan seluruh sumpah serapah yang siap keluar dari mulut manisnya kapan saja. Matanya menyipit seraya terik sinar matahari terus-menerus menyerangnya dan membuat kulitnya seakan terbakar. Bahkan baseball cap hitam yang dikenakannya masih tidak bisa menghalau sinar matahari. “Oh, aku tidak sabar!” Perempuan itu berteriak nyaring sembari melambai-lambaikan lightstick putih yang berada di genggamannya dan berlompat-lompat riang. Persis seperti anak kecil.

Minseok hanya dapat menghela nafas. “Berhentilah bersorak, Yoong. Konsernya belum dimulai.” Minseok dan kekasihnya—Im Yoona—tengah mengantri masuk ke dalam Olympic Hall untuk menonton konser boygroup kesukaan Yoona. EXO. Dan, demi alam semesta, Kim Minseok benci boygroup. Ayolah, dia tidak bernafsu saat melihat sekumpulan laki-laki dance dan menyanyi dan menarik perhatian fans dengan memamerkan abs mereka.

Tidak. Kim Minseok tidak tertarik sama sekali.

Tetapi, kekasihnya—Oh, astaga, demi alam semesta lagi, Yoona harus segera ‘disadarkan’. Perempuan itu mabuk kepayang dengan deretan laki-laki itu. Apalagi, jika boygroup kesukaan Yoona melakukan comeback yang berarti Minseok harus rela diacuhkan selama berminggu-minggu karena Yoona sibuk dengan TV, ponsel, atau laptop—atau mengantri untuk menonton mereka seperti sekarang ini—demi Suho and friends.

“Aku sangat bersemangat, Minseok-ah! Dan kau sangat baik telah menemaniku.” Yoona tersenyum lebar. Iris madunya juga tampak berbinar dan mata rusanya membentuk bulan sabit yang akan selalu membuat Minseok terpana untuk beberapa saat.

Lagi, Minseok mendesah pelan. “Aku tidak punya pilihan lain.”

Yoona memeluknya singkat lalu mendaratkan kecupan di pipinya. “Aku tahu kau yang terbaik.”

“Kau sangat manis sekali saat keinginanmu dituruti, Yoong.” Ucapan Minseok berhasil membuat Yoona tertawa.

“Kau tidak akan menyesal menonton mereka. Sungguh.”

“Katakan itu jika kita menonton konser SISTAR.” Timpal Minseok.

■■■

Minseok menginjak pedal remnya di depan rumah Yoona. Sudah malam, dan mereka baru saja kembali dari konser boygroup kesukaan Yoona. Tidak mudah untuk keluar dari arena konser yang begitu padat serta sesak, dan juga panas—hal-hal yang tidak disukai oleh Minseok.

Minseok menolehkan kepalanya dan memandang Yoona yang tengah melepaskan seat belt-nya. “Minum sesuatu yang hangat dan segera istirahat. Kau akan baik-baik saja setelah itu.” Titah Minseok. Yoona kehilangan suaranya setelah berteriak begitu keras dan lantang selama konser, dan sangat mengerikan mendengar suara perempuan itu sekarang.

Akh…rasseo.” Yoona membuat ‘OK’ sign dengan tangan kanannya.

Minseok tersenyum kecil lalu Yoona mencium pipinya dan segera turun dari mobil. Yoona melambaikan tangannya sebelum masuk ke dalam rumah dan Minseok kembali menginjak pedal gas. Gilirannya kini untuk pulang.

■■■

“Minseok.”

“Minseok.”

“Minseok!”

Minseok tersentak kaget saat Luhan memanggil namanya dengan setengah berteriak dan membangunkannya. Minseok tertidur dengan kedua tangan yang ia lipat di atas meja kafetaria selama makan siang karena ia tidak dapat jam tidur semalam untuk menyelesaikan berbagai tugasnya setelah kembali dari menonton konser bersama Yoona. “Kau tidak tidur semalam?”

“Ya.” Jawab Minseok singkat. Kepalanya terasa pusing dan kelopak matanya berat.

“Bukankah kau menonton konser bersama Yoona kemarin?” Tanya Luhan.

Minseok mengangguk singkat. “Dan, aku juga harus menyelesaikan tugas Dosen Park.”

“Whoa. Yoona sangat jahat karena tidak membiarkanmu mengerjakan tugas, dan malah menyuruhmu ikut menonton konser bersamanya.” Luhan menggeleng.

“Tidak seperti itu, bodoh,” Minseok kembali menaruh kepalanya di atas meja kafetaria. Pilihannya kemarin hanyalah; ia harus menemani Yoona, atau perempuan itu pergi sendiri karena teman-temannya tidak bisa ikut bersamanya. Dan, Kim Minseok tidak memilih opsi kedua. Tidak akan pernah. Alasannya ikut mengantri dan berdesak-desakan seperti kemarin hanya karena ia tidak ingin Yoona sendirian. Minseok sudah terlalu banyak menonton berita mengenai pemerkosaan perempuan, penculikan, dan sebagainya, dan itu sangat mengerikan saat Minseok membayangkan Yoona sebagai korbannya.

Dan, Yoona tidak jahat seperti itu. Tidak. Sebenarnya, Yoona telah bertanya kepadanya apakah ia memiliki tugas atau tidak, dan Minseok—tentu saja—menjawab ‘tidak. Ia tidak ingin membuat kekasihnya merasa bersalah dan khawatir karena dirinya belum mengerjakan setumpuk tugas dan malah ikut menemani Yoona menonton konser. Well, walaupun itu mengakibatkan ia harus bekerja ekstra semalam untuk mengerjakan tugas dan tidak mendapat jam tidur. “Aku yang ingin menemaninya, karena aku ingin memastikan dengan mata kepalaku sendiri bahwa dia tetap baik-baik saja.”

End.

2 thoughts on “Concert

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s