A New Member

ANM poster

Tittle       : a New Member??

Length      : Oneshoot

Author      : Yulisa Arisagi

Genre       : romance, family, comedy (failed)

Rating       : PG 15

Main cast :

Im Yoona Girls Generation

Choi Siwon Super Junior

Special art by : Berta Xoloveyoonwon (thanks buat cover kecenya eonni :* )

 

This Story pure is mind,sorry if you found unidentified typo(s) and don’t be a silent reader.

~~

“pa-pa-pa…. appaaaa”

Seorang pria bertubuh besar terlihat sedang mengerjapkan matanya di atas sebuah tempat tidur yang mungkin berukuran lima kali dari ukuran tubuhnya. 

dengan lengan kokoh dan otot kekar yang terbungkus kulit putih kecoklatannya itu  ia menggerakan punggung tangannya untuk mengusap matanya yang masih terasa berat untuk menyesuaikan cahaya matahari yang menyorot langsung wajah tampannya.

Ia mulai menggeliat seperti larva yang berniat berjalan,mencoba menggerakan tubuhnya. Tapi tunggu……. Hey.. kenapa perutnya seperti tertimpa beban? Maksudnya seperti  ada suatu benda yang menindihnya.

‘bug!’

Benda itu tak hanya diam di tempat,tapi berpindah naik menuju dadanya.

Hah… apa ini hanya halusinasi atau ia sedang terkena sleeping paralysis  sehingga ia tak mampu berbuat banyak saat dirinya tersugesti dengan merasakan adanya sebuah benda di atas tubuhnya.

Hingga benda itu terus naik,naik dan…

 

“awwwwwww…………………”

 

 

Pekikan keras pria itu menggema di seluruh penjuru ruangan kamar,ia memekik keras dengan kencang bak seorang ahjjuma yang baru saja kecopetan.

Tapi teriakan hebohnya itu bukanlah tanpa alasan,sungguh! Ia memiliki alasan mengapa ia sampai berteriak histeris seperti itu.

Karena sebenarnya Benda yang ia rasakan membebani tubuhnya itu bukanlah sembarang benda.

Melainkan….

“appa…. Pappppaaaaa!”

“astaga CHOI SARANG….!!!!!!!!!!”

Seorang bayi mungil telah berhasil mendaratkan tubuh gempal nan menggemaskannya ke atas leher seorang Choi Siwon,dan bukan hanya itu saja,sebuah bogem mentah yang di hasilkan dari kepalan lengan mungil sang bayi sukses membuat mata tertutup dari ayahnya itu menimbulkan kunang-kunang tak kasat mata.

Ya… secara logika seorang bayi mungil mana mungkin memiliki tenaga atau kekuatan bak orang dewasa,tapi jika dilakukan secara refleks dan tiba-tiba seperti itu mungkin hasilnya cukup signifikan dan sangat sukses untuk membangunkan pria dewasa di hadapannya.

 

Dengan masih mengumpulkan seperempat nyawanya akhirnya pria bernama Choi Siwon itu sadar,bahkan sangat sadar bahwa benda di atas tubuhnya yang juga telah sukses membuat ia memekik kencang sekaligus telah memberikanya kejutan di pagi hari itu adalah putrinya sendiri.

 

“kau mengerjai appa eoh?”

Setelah seratus persen on,dengan menahan senyuman geli iapun menangkap tubuh mungil nan gempal putri lucunya itu dengan kedua lengan kokohnya.

“dan sepertinya appa harus menghukummu….”

Tanpa aba-aba langsung saja Siwon menyerbu pipi tembam dan bibir mungil putrinya dengan ciuman ala hot daddy nya. Ia terus menghujani wajah chuby sang putri dengan ciumannya hingga membuat putri kecilnya itu tertawa geli sekaligus risih karena bulu-bulu tipis halus yang menyebar di sekitar dagu ayahnya mengenai kulit bayi sensitifnya.

“hmmm… siapa yang menyuruhmu Choi’s Little Princess?”

dengan masih mencium gemas wajah sang putri Siwon mulai berkelakar.

Ia Mengangkat tinggi-tinggi tubuh kecil Choi Sarang,lalu kembali menempelkan wajahnya pada wajah dan tubuh mungil putrinya yang terus tertawa geli.menghirup aroma segar perpaduan bedak dan collonge khusus bayi dari tubuh sang putri yang ia yakini baru saja dimandikan,Siwon semakin asyik menggoda malaikat kecilnya itu yang terus saja tertawa girang dengan gelak tawa kegelian khas seorang balita.

Hingga ia tak menyadari bahwa sedari tadi ada sosok lain di kamar itu yang terus mengamatinya dengan melipatkan tangan di muka dada,berdiri di gawang pintu kamar dengan ekspresi jengkel.

 

“mau sampai kapan kau terus menjadi parasit di atas ranjang itu Choi Siwon?”

 

O,ow….

Dengan refleks Siwon menghentikan kegiatannya dan menolehkan kepalanya secara perlahan ke sumber suara.

“hello pretty….” Sapanya dengan senyuman maut beraura cassanova yang selalu menjadi andalannya.

Istrinya itu masih mendelik setengah jengkel,tidak mempedulikan rayuan gombal khas suami tampannya yang selalu ia anggap menyebalkan jika terjadi di pagi hari seperti ini. Dengan langkah arrogant,wanita berperawakan kurus itu melangkah mendekati ranjang yang tengah di tiduri Siwon suaminya yang kini tengah asyik menggoda putri kecil mereka.

Siwon dengan smirk andalannya—dan dengan sangat yakin pada kepercayaan dirinya bahwa sang istri akan termakan rayuan gombalnya dan seratus persen yakin juga bahwa sang istri yang kini tengah berjalan kearahnya adalah untuk menghampirinya,dan tentu saja akan memberikannya….

“Bangunlah!!! Apa matamu sudah rabun hingga tak melihat ini sudah jam berapa??!!!”

Harapan tinggalah harapan…. Bukan balasan manis nan menggairahkan yang ia terima atas rayuan manisnya tadi,bahkan sederat huruf ‘Mo-r-n-i-ng Kiss’ yang tengah menari di kepalanya kini sudah rontok tak berbentuk.

Im Yoona istrinya,malah bergerak meraih tubuh putri kecilnya dari atas perutnya tanpa mempedulikan reaksi alamiah dirinya yang kini terbengong tak berdaya.

Menyisakan dirinya yang setengah Shock dengan mulut setengah terbuka.

 

“apa tamu bulanannya datang pagi ini??”

 

 

***

Siwon menguyah makanannya sembari terus melirik kearah istrinya yang kini tengah sibuk menyiapkan kekurangan di meja makan.

Kedua bola matanya terus saja mengikuti pergerakan tubuh Yoona yang kentara sekali begitu mengacuhkan dirinya. Ia terus mengingat-ngingat adakah kesalahan yang telah ia lakukan hingga dirinya sendiri tidak sadar sampai-sampai membuat sang istri marah padanya pagi ini.

Gesture wajah dan tubuh,juga sikap Yoona pagi ini begitu berubah seratus delapan puluh derajat dengan apa yang terjadi semalam.

Siwon kembali mengingat,baru saja semalam mereka berhubungan intim. Yoona istrinya yang begitu cantik dan sangat menggoda juga tentunya menggairahkan dalam pelukannya tadi malam,pagi ini tiba-tiba saja bertransformasi menjadi Yoona istrinya yang cuek dan cukup menakutkan,bahkan di pagi hari saat membuka mata,Yoona sudah tidak berada si sampingnya,dan justru putri kecilnyalah yang sengaja di letakan di atas tubuhnya untuk membangunkannya,dan sapaan paginya sungguhlah tidak mengenakan. Sebenarnya ada apa dengan sikap istrinya ini,  hingga membuat makanan yang kini tengah ia kunyah terasa cukup sulit untuk ia telan. Astaga….

 

“sayang… sepertinya aku pulang cukup larut malam ini” Siwon berkata saat kini ia tengah membetulkan letak dasinya yang padahal sudah rapi itu—sengaja mencari perhatian istrinya dengan terus ‘sok sibuk’ mengotak atik simpulan kain di leher jenjangnya itu.

“aku sudah tahu”

Bukannya peka dengan menangkap signal kesibukan tangan di lehernya,Yoona malah melengos begitu saja dengan menghampiri Choi Sarang—putri mereka yang tengah asyik bermain diatas Baby Walker-nya,Membuat Siwon langsung merengut dengan helaan nafas berat.

Ia sudah menebak,sebelum pergi ke kantorpun istrinya pasti tidak mau menciumnya,atau ia cium,yah.. lebih tepatnya mereka saling mencium seperti pagi-pagi biasanya di hampir dua tahun usia pernikahan mereka. Membuat ia sengsara saja.

Sungguh malang sekali nasibnya pagi ini……

 

***

Kesibukan tengah terlihat di ruang kerja seorang Choi Siwon,jari-jari panjangnya dengan lincah tengah menari-nari diatas keyboard dengan matanya yang terlihat begitu serius menatap kearah layar,hingga tak lama deringan ponsel menginterupsi kegiatannya.

“yobseo…..”

“………….”

“nde? Yoona tidak berkata apapun padaku”

“arasseo…..”

Ia kembali merengut saat baru saja menyelesaikan percakapannya. Yang menelepon tadi adalah ibunya,ia memberitahu bahwa sudah dari semalam ibunya itu menelepon istrinya untuk mengundang Siwon dan keluarga kecilnya datang malam ini kerumahnya. Tapi apa yang terjadi? Yoona yang telah bersikap aneh pagi ini,bahkan tidak memberitahunya. dan parahnya lagi ibunya tadi mengatakan bahwa Yoona dan putri mereka tengah menuju perjalanan kerumah orang tuanya itu, Tanpa memberipun sedikit kabar padanya.

Sungguh keterlaluan bukan? Siwon berfikir heboh.

“aku rasa kesabaranku sudah habis”

“awas kau Choi Yoona,takkan kubiarkan kau terus bersikap skeptis pada suamimu terus menerus. akan kubuat kau memohon tanpa ampun padaku seperti yang terjadi tadi malam”

“malam ini ada eomma dan Jiwon yang menjaga Sarang,aku akan memberikan pelajaran untuk eommanya lebih dari apa yang terjadi tadi malam” ujar Siwon berkata sendiri dengan senyuman licik di wajah tampannya yang justru terlihat konyol.

Tapi tunggu……..

Kedua bola matanya tak sengaja menatap tanggalan yang terpampang di hadapannya. Sederet angka pengingat yang tercetak di atas benda berbahan kertas tebal—kalender meja,mengingatkanya jika hari ini sudahlah tanggal enam April.

Ya tuhan… bagaimana dirinya sendiri bisa lupa dengan hari ulang tahunnya? Itu berarti tinggal menunggu beberapa jam lagi untuk sampai pada tanggal kelahirannya.seketika dengan kepercayaan diri tingginya Siwon merasa terharu.

Yoona pasti sangat acuh padanya pagi ini karena sengaja untuk mengerjainya. Ahhhh……… istriku yang manis batinnya narsis.

“aku ikuti permainanmu sayang….. sungguh ini sangat mudah terbaca. Aku tak sabar menanti hadiah apa yang akan kau berikan untukku tengah malam nanti” ujarnya lagi dengan kepercayaan diri yang lagi-lagi setinggi langit—yang sepertinya memang sudah menjadi bakat yang ia bawa sejak lahir.

sembari memperhatikan jam pada dinding,kembali ia tersenyum-senyum sendiri. Sungguh…. Mengapa rasanya jam terasa terlihat lebih lambat. Dirinya kini,sudah sangat tak sabar menanti datangnya waktu tengah malam.

 

**

 

Malam harinya,Siwon memarkirkan mobilnya secara perlahan di kediaman keluarga Choi. Kedua kaki jenjangnya melangkah sedikit terburu dengan senandung yang terus ia lantunkan di bibir tipisnya. Sekilas ia melirik arlojinya,sudah hampir tengah malam. Tubuhnya terasa cukup lelah,namun ada sesuatu dalam dirinya yang tengah menggebu hingga membuat ia lupa akan keletihannya hari ini.

Ia terus melangkah,membuka pintu rumah megah milik orang tuanya itu.

Suasana terlihat sepi,dan lampu ruang tamu terlihat ‘gelap’

Siwon tersenyum licik,ia sudah mengira… pasti di dalam keluarganya akan menyambutnya dengan kejutan ulang tahun.

Hahaha…… sudah yang keberapa puluh kali hal ini terjadi dalam hidupnya? Bahkan saat anggota keluarganya yang lain berulang tahun,ia sendiripun ikut terlibat dalam menjalankan aksi memberikan kejutan seperti ini.

Sungguh bisa dikatakan juga ini hal yang cukup ‘klasik’ dan memang tidak akan bisa dihapuskan mungkin sampai ia memiliki cucu nanti.

Yoona yang hari ini acuh padanya,keadaan rumah yang terlihat sepi saat ia pulang seperti ini. Sungguh sangat mudah dibaca. Namun sebagai sang penerima kejutan yang ia rasa tidak akan membuatnya terkejut,ia tentunya akan berkamuflase pura-pura terkejut. Namun ya…… terkejut atau tidak terkejut ini adalah suatu rasa bentuk cinta dan kasih sayang dari keluargnya yang memang harus betul-betul ia hargai.

Dan intinya kembali ke awal,ia memang harus pura-pura terkejut. Di samping nantinya ia memang pasti akan menerima kado yang terkadang tidak dapat ia duga.

“nan Jeongmal Saranghae…. Keluargaku” namun ya memang tak dapat di pungkiri ini memang moment mengharukan di setiap tahunnya. Terbukti,Siwon menghela nafas dengan perasaan haru dan bahagia sembari menatap pada pintu rumahnya,ia begitu bersyukur pada anugerah tuhan yang telah melimpahkannya berbagai berkat dan kebahagiaan. Salah satunya ia yang terlahir dari keluarga yang tidak segan menunjukan rasa saling cintanya dengan berlimpah ruah,sampai detik ini saat dirinyapun telah memiliki keluarga sendiri.

Ia mendorong pintu bercat cokelat itu secara perlahan, dengan senyuman tipis terpatri di bibir indahnya. sembari menghitung dalam hati.

‘Hana’

‘Dul’

‘Set’

 

“SAENGIL CHUKKAE CHOI SIWON!!!!!!!!!!!!!!”

Tepat seperti dugaannya.

 

Namun ya… seperti yang telah di ungkapkan,meskipun hal seperti ini sudah bukanlah hal yang terlalu mengejutkan. Namun tetap saja bagaimanapun itu, dirinya amat sangat merasa

‘Terharu’

Keluarganya memang yang terbaik.

“jeongmal gomawoyo………….” Ujar Siwon tersenyum lebar dengan rasa haru yang tak dapat lagi ia sembunyikan.

“Selamat ulang tahun oppa,saengil chukka,Happy Birthday…….” Jiwon adiknya menjadi orang pertama yang memeluknya di hari legal usia barunya itu.

“gomawo Jiwon-ah..”

“Saengil Chukae putraku sayang……”

Di susul pelukan hangat dari ibunya,yang ia balas dengan sangat erat.

“selamat ulang tahun putraku,Choi Siwon yang telah dewasa” menyambung Tn.Choi—sang ayah yang kembali memberikan pelukan erat padanya dengan sedikit berjinjit,karena seperti yang telah di ketahui. Tinggi tubuhnya memang cukup jauh dengan postur tubuh putra tersayangnya itu.

“terima kasih banyak appa,saranghae……” Siwon membalas pelukan ayahnya itu dengan mengusap pelan punggungnya.

Rasa haru di moment tahunan ini sungguh tidak dapat terelekan. Siwon sungguh merasa bersyukur dan sangat bahagia.

Tapi tunggu……..

Tentu saja ini terasa ada yang sangat kurang.

“di mana Yoona?”ujarnya panik seketika.

Semua yang berada di situ terkekeh pelan.

“eonni tertidur” ujar Jiwon menjawab.

“hah?”

“istrimu tadi yang membantu Jiwon menyiapkan ini semua” Ny.Choi menyahuti perkataan putri bungsunya.

“namun setelah semua selesai,ia mengeluh lelah dan izin untuk menidurkan Sarang yang juga kelelahan setelah bermain dengan ayahmu”

“jadi….?”

“iya,setelah aku datangi kamarnya untuk menyambut kedatangan oppa ternyata dia benar-benar sudah tertidur lelap”

“lagipula sebelumnya ia telah minta maaf jika ketiduran”

“begitu…” kata Siwon terlihat lesu.

 

“ya sudah… biarkan menantuku istirahat,kasihan ia terlihat lelah. Kita lanjutkan saja dengan makan malam aku sudah lapar” ujar Tn.Choi kemudian yang kemudian diikuti oleh seluruh keluarganya dengan gelakan tawa.

Ya meskipun waktu telah menunjukan lewat tengah malam,namun anggota keluarga Choi itu memang sengaja mengosongkan perutnya demi bisa makan malam bersama dengan putra sulung di keluarga tersebut.

“eugh…. Appa,aku kekamar melihat Sarang sebentar. Kalian makan saja terlebih dahulu” suara Siwon menginterupsi yang membuat Jiwon kemudian menyipitkan mata.

“hey oppa… bilang saja kau merindukan eommanya” ujarnya dengan senyum jahil yang kemudian kembali disambut kekehan kedua orang tuanya.

“aigoo Siwon ah…. Kau benar-benar terlihat gelisah karena tak mendapat sambutan dari istrimu”

Siwon hanya terkekeh malu setelahnya.

 

**

Siwon memasuki kamarnya yang telah lama ia tempati,namun kemudian ia tinggalkan di hampir satu tahun lebih itu.

Di lihatnya dua orang malaikat cantik ‘berbeda ukuran’ tertidur lelap diatasnya.

Siwon tersenyum lebar,merasa bahagia dan begitu bersyukur.

Dengan berhati-hati kedua tangan kekarnya mengangkat tubuh mungil putri kecilnya yang belum genap berumur satu tahun enam bulan itu. Memindahkannya pada sebuah box tempat tidur Bayi yang tidak jauh dari ranjang besar yang tengah di tiduri Yoona.

Diciuminya dengan lembut pipi gempal putri semata wayangnya itu sembari berhati-hati menaruh tubuhnya di kasur kecil berbentuk kotak itu.

“saranghae My Princess” ujarnya serak yang disambut gerakan pelan tubuh mungil Choi Sarang yang sepertinya sedikit terusik oleh ulah sang appa.

Setelah memastikan Sarang kembali tertidur nyaman di Box nya,tanpa membuang waktu Siwon langsung menghampiri Yoona yang terlihat mengatupkan kedua mata indahnya dengan begitu tenang.

Dengan sedikit terkekeh pelan,iapun menaiki ranjang dan langsung mendekap tubuh Yoona.

“chagiya…….” Bisiknya jahil,dan kemudian dengan sengaja ia menciumi bibirnya berkali-kali smpai Yoona terbangun.

“euggghhhh…….” Yoona melenguh,merasa terusik dengan aksi nakal Siwon suaminya.

Siwon terus saja mengerjai Yoona dengan tak henti menyentuh bibirnya yang kemudian membuat Yoona melebarkan kedua matanya.

“oh ya tuhan Choi Siwon…..” sontak saja Yoona reflek mendorong tubuh besar suaminya itu yang kini tengah mengungkung tubuh mungilnya.

Membuat Siwon sedikit terdorong dan justru semakin melebarkan tawanya.

“yakkk apa yang kau lakukan?” ujar Yoona risih.

“hey…. Setelah seharian mengacuhkanku,apa hal ini yang pantas kau lakukan?” ujar Siwon mengangkat dagunya sembari menahan tawa gelinya.

“apa?” jawab Yoona.

“eiy… kau masih mau pura-pura bersikap menyebalkan padaku?”

“pura-pura?”

“ck…. Sebelumnya aku sangat berterima kasih Nyonya Choi,kau sudah sukses membuatku sengsara dengan mengacuhkanku seharian ini sebagai perhatianmu yang begitu besar di hari kelahiranku tepat tengah malam ini. Aku tahu kau mengerjaiku”

“mengerjaimu?”

“ne…… kau begitu dingin padaku seharian ini,terima kasih chagiya….. ayo sekarang peluk aku dan aku sudah memaafkanmu juga berterima kasih” ujar Siwon kembali mendekati Yoona.

“cih…..”

 

“sayang kau kenapa?…. Ayo peluk aku dan katakan selamat ulang pada suamimu ini” kata Siwon lagi sembari kemudian ia merentangkan kedua tangannya berharap Yoona akan dengan manja menabrak tubuh besarnya.

Namun apa yang didapat? Yoona tetap saja bergeming dan bersikap acuh.

Astaga….. ini benar-benar diluar kejutan.

“chagiya….. ini sudah lewat tengah malam dan usiaku sudah bertambah. Sudah cukup kejutan acuh darimu ini. Aku merindukanmu……” ujar Siwon yang akhirnya merengek karena kesal Yoona tetap bersikap apatis seperti itu.

Demi banyaknya jumlah kerang di lautan.. Siwon sungguh tak mengerti dengan sikap istrinya ini yang sudah membut ia merasa frustasi.

“chagiya……..”

“ne,arasso…. Saengil Chukka hamnida tuan Choi Siwon. Kau puas?” ucap Yoona akhirnya,yang kemudian kembali berniat merebahkan tubuhnya kembali.

Dan kemudian membuat Siwon melongo.

“sayang.. apa kau sedang datang bulan sampai bersikap sesinis ini padaku?”

“tidak”

“lalu… apa kau benar-benar marah sungguhan padaku? Bukan karena sandiwara untuk mengerjaiku?

“ne”

“apa?” Siwon kembali merasa frustasi,apa salah dan dosanya hingga dimusuhi Yoona seperti ini.

“apa kesalahanku?” ujarnya tak terima.

Yoona pun kembali menegakan tubuhnya dan menghadap Siwon.

“aku benar-benar tidak sedang bersandiwara,dan akupun benar-benar sedang membencimu”

“sejak kapan?”

“tadi pagi”

“memang apa salahku…..? di malamnya kita bercinta dengan mesra,di pagi harinya kau tiba-tiba membenciku sampai sekarang. Katakan apa penyebabnya?” kata Siwon lagi dengan nada meengek setengah frustasi.

“bukannya memberiku kado atau kejutan manis,kau malah membuatku hampir jantungan dengan sikap anehmu ini”

Yoona terdiam. Iapun menghela nafas.

“ck….. aku tetap memiliki kado untukmu” ujarnya cemberut,yang kemudian membuat Siwon menatapnya dengan kening berkerut.

Yoona pun menuruni ranjangnya perlahan dan berjalan menuju meja tempat biasa Siwon mengerjakan pekerjaanya,menarik sebuah laci dan mengambil sesuatu dari dalamnya.

Siwon memperhatikan gerakan Yoona dengan pandangan tak mengerti.

“ini” ujarnya dingin,memberikan sebuah amplop berlogo rumah sakit kehadapan Siwon.

Siwon yang awalnya tak mengerti kemudian meraih amplop itu dari tangan Yoona dan dengan tidak sabaran kemudian membukanya.

 

‘Pregnant Result : + (POSITIVE)’

 

 

“a New Member??????!!!!!” teriaknya takjub.

“sayang kau……” wajah Siwon bahkan terlihat memerah karena terlalu girang.

“terima kasih…….. lagi-lagi tuhan begitu baik menganugerahkan kebahagiaan ini padaku” langsung saja Siwon memeluk istrinya erat dengan perasaan haru,bangga sekaligus bahagia. Di usianya yang bertambah tahun ini,tuhan kembali memberikannya kepercayaan dengan menitipkan lagi seorang anak yang kini masih bersemayam di Rahim Yoona.

Yoona seperti tak bereaksi di pelukan Siwon,yang kemudian membuat Siwon kembali bingung.

“sayang… apa kau marah karena..”

Belum sempat Siwon meyelesaikan perkataanya,di lihatnya Yoona yang kini tengah menjatuhkan air mata.

Siwon sesaat terdiam,iapun melepas pelukannya dan menatap Yoona dalam.

“sayang……”

“entahlah aku terlalu sensitive…….”

“……………………….”

Siwon menghela nafasnya kemudian dengan lembut mengusap air mata yang berjatuhan di pipi halus istrinya.

“kau marah padaku karena membuatmu hamil lagi secepat ini?” Siwon berkata dengan sedikit tersenyum.

Yoona menggeleng,namun kemudian mengangguk membuat Siwon kembali mengerutkan kening.

“ya… tadi pagi saat mengeceknya dengan Test Pack dan mengetahui hasilnya tiba-tiba saja aku memang merasa kesal padamu”

Siwon mendengarkan sembari menahan senyum.

“aku begitu khawatir dan cukup terkejut”

“kau tentu tahu,aku baru saja belajar menjadi seorang ibu dari Choi Sarang yang masih terlalu kecil. Entahlah…. Mungkin karena panik dan merasa kesal aku menjadi emosi melihatmu” ujar Yoona,yang kemudian membuat Siwon kembali memeluknya.

“aigoo…….. ternyata kau hanya panik karena harus menjadi seorang ibu muda dari dua orang Choi” ujar Siwon dengan gelakan tawa setelahnya yang kemudian dengan jahil kembali ia mengurung tubuh Yoona.

“ish…. Lepaskan”

“terima kasih sayang………”

“yak lepaskan….” Yoona merengek. “kau memang menyebalkan Choi Siwon,kau tidak tahu bagaimana sakitnya melahirkan dan sebelumnya harus kerepotan dengan mengurus seorang balita seumuran Sarang sementara setiap hari perutku akan bertambah besar dan berat”

“sudah ku katakan jangan menyentuhku di saat masa masa suburku,sementara kau tidak mengizinkanku memakai alat kontrasepsi. dasar kau memang mesum” omel Yoona yang justru kembali membuat Siwon tertawa geli dan tak kuasa meledakan tawanya.

“hahaha… mianhae,mianhae. Tapi asal kau tahu memang itulah tujuanku. Aku memang menginginkan menjadi seorang ayah muda dengan banyak anak. Bukankah itu keren?” kata Siwon dengan menaik-naikan kedua alisnya menggoda.

“yak!! Dasar kau keterlaluan……” Yoona dengan kesal memukuli dada Siwon tanpa ampun,hingga membuat tubuh mereka terdorong. Siwon yang terus tertawa kemudian kembali memeluk erat tubuh Yoona,tanpa merasa sedikitpun terganggu dengan aksi brutal istrinya itu.

“yak chagiya hentikan…. Itu tidak baik untuk bayi kita. Aigoo… kau ini ibu hamil paling anarkis yang pernah ku temui seumur hidupku” kelakarnya masih dengan gelakan tawa.

Yoona yang tidak peduli dengan perkataan Siwon terus saja melanjutkan aksinya,hingga kemudian ia merasa lelah dn kemudian keadaanpun terasa hening.

“sudah puas?” ujar Siwon menatap Yoona dengan pandangan mautnya masih dengan sisa-sisa tawa di wajah tampannya.

Demi tuhan….. Siwon suaminya itu kini terlihat sepuluh kali lebih tampan,ya Siwon adalah suaminya yang tampan. Yoona kini merasa gugup sendiri.

Kembali Siwon mendekap istrinya itu,mensejajarkan wajah maskulinnya dengan wajah mungil istrinya.

“sayang… meskipun kau merasa terpaksa hamil lagi. Kau akan tetap menyayanginya kan?” Siwon berkata nyaris berbisik. Sorotan tajam nan mendamba itu…. Membuat Yoona ‘terbius’

“oppa……” Yoona membalas tatapannya itu.

“demi tuhan aku sama sekali tidak merasa terpaksa” ujarnya setengah merengek.”aku hanya kesal kepada appa-nya. Itu saja”

“hah?”

“ne,rasa kaget atau terharu kembali menjadi seorang ibu membuatku justru kemudian bahagia. Namun entah mengapa melihat wajahmu membuatmu begitu kesal. Awalnya mungkin ya… aku sedikit jengkel karena ulahmu aku harus kembali hamil secepat ini. Namun mengetahui kenyataan kembali ada nyawa yang di titipkan tuhan di rahimku. Membuatku begitu amat sangat bahagia,persis seperti ketika aku mengandung Sarang dulu”

“dan kau mengetahui kebahagiaan itu tepat sehari sebelum hari lahirku” ujar Siwon menambahkan dengan senyum bahgianya.

“ne,maka dari itu. Sebelum datang kesini tadi. Aku melakukan pemeriksaan di rumah sakit. Dan hasilnya benar-benar positive” ujar Yoona tersenyum.

Siwon kembali mendekapnya dan menciumnya sekilas. Tak terasa air mata haru menetes di pipi maskulinnya. “tuhan begitu baik padaku sayang… di hari jadiku tahun lalu aku memiliki seorang Bayi mungil nan cantik, Dan Tahun ini tuhan kembali menganugerahkanku seorang calon anak yang kembali berada di rahimmu. Aku bahagia… sangat bahagia”

Yoona-pun membalas pelukan Siwon erat. “ne,akupun merasa bahagia bisa menjadi seorang perantara atas pemberian tuhan denganmu. Dengan hadiahnya untukmu yang telah ia titipkan di rahimku,akupun merasa bahagia oppa. Terima kasih sudah menjadikan aku sebagai ibu dari anak-anakmu” ucap Yoona kemudian yang dibalas kecupan panjang di keningnya dari bibir Siwon.

“saranghae Yoona-ya…”

“nado saranghae oppa…..”

Siwon kemudian mendekatkan wajahnya.

“tapi…..”  sambung Yoona tiba-tiba.

“eung? Tapi apa?”

“tahun depan kau jangan dulu meminta hadiah bayi lagi padaku ya….”

Siwon yang semula terlihat bingung langsung saja meledakan tawanya.

“yak mengapa kau tertawa? Aku sungguh-sungguh”

“hahahaha baiklah kita rencanakan untuk seperti itu,tapi kita tidak pernah tahukan dengan rencana yang sudah tuhan gariskan?”

“maksudmu?”

“kita bisa saja merencanakan untuk menunda anak lagi tahun depan,tapi jika kenyataannya tidak seperti itu. Berarti itu sudah rencana tuhan untuk kembali menganugerahkanku menjadi seorang ayah beranak tiga” ujar Siwon tanpa dosa.

“astaga….. dasar pria gila…. Kitakan bisa mengaturnya dengan alat kontrasepsi,dan kau harus mengontrol nafsumu mulai dari sekarang” ujar Yoona ketus.

“mwo?”

“ya… berhentilah bertingkah mesum. Berkacalah karena sebentar lagi kau akan menjadi ayah beranak dua” sambung Yoona masih dengan emosinya yang kembali membuat Siwon merasa geli.

“mana bisa seperti itu? Aku takan sanggup menahannya”

“aish…… cucilah otak mesummu sesegera mungkin. Sudahlah.. bukankah appa,eomma dan Jiwon sedang menunggumu di luar? Ayo kita keluar. Kau pasti belum makan kan?”

Yoona yang hendak beranjak, kembali merasakan tarikan pada lengannya.

“ne,aku lapar”

“yak! Ayo kita keruang ma….” Yoona belum sempat menyelesaikan ucapannya ketika yang ia rasakan saat ini tatapan mata suaminya yang begitu mendalam. Dengan posisi tubuhnya yang berada di bawah tindihan tubuh besar suaminya,sungguh kini ia merasa gugup. Yoona tentu menyadari,mereka bukanlah sepasang pengantin baru. Namun rasa yang sama ketika Siwon pertama kali menyentuhnya dulu,masih saja terasa atmosfirnya di malam-malam kemesraan mereka.

“aku menginginkanmu”

Yoona tak dapat berkata,tak dapat berucap….

Ketika yang ia rasakan saat ini bibir suami tampannya itu mulai membuai tubuhnya.

Yoona mencintai,amat mencintainya. Ketika detik ini,di tengah usia nya yang bertambah Sikap Siwon suaminya masihlah sedikit kekanakan. Namun di mata Yoona sosok itulah tempat ia menggantungkan seluruh hidupnya,seluruh cintanya. Siwon lah sumber kebahagiaannya,di tambah lagi ketika ia mengetahui bahwa mereka akan memiliki ‘anggota baru’ dalam keluarganya yang kini tengah tumbuh di rahimnya setelah kelahiran Choi Sarang,putri pertama mereka.

Sungguh ini melebihi dari apa yang disebut dengan kebahagiaan.

“Saengil Chukae,nae Nampyeon” bisikan Yoona di tengah nafasnya yang terengah. Terdengar begitu erotis dan sangat manis di telinga Siwon.

“jeongmal gomawo eugh… chagiya….”

“jangan terlalu agresif… ada bayimu disini” Yoona mengingatkan Siwon di tengah peraduan mereka,dirinyapun tengah mengontrol deru nafasnya.

“araso.. desahanmu-pun jangan terlalu keras,kau bisa membangunkan Sarang” balas Siwon berbisik yang kemudian akhirnya membuat mereka tertawa.

Siwon merasakan malam ini begitu sempurna,di malam pergantian umurnya saat ini semua benar-benar benar berjalan dengan tanpa cela. Semua kebahagiaan begitu bertubi-tubi menghampirinya.  Tuhan sangat baik padanya bukan?

Menganugerahinya dengan terlahir dari keluarga utuh nan harmonis dari sepasang orang tua yang begitu saling mencinta,memiliki seorang adik yang manis seperti Choi Jiwon. Hingga saat dewasa,tuhan mempertemukannya dengan seorang malaikat cantik seperti Yoona yang penuh kelembutan. Hingga kebahagiaan-kebahgiaan itu terus menghampirinya ketika ia dianugerahi putri pertama,dan baru saja… tepat di hari kelahirannya ia akan kedatangan anggota baru keluarga Choi. Sungguh Siwon tidak akan pernah rela menukar semuanya dengan apapun.

“Saranghae Choi Siwon…..” lagi,kata cinta itu kembali terdengar di indera pendengarannya,sebagai semangat hidupnya.

 

 

 

FIN

 

 

#HappySiwonDay

#HappySiwonDay

#HappySiwonDay

 

Huhu,ganyangka di hari spesialnya Siwon bisa bikin kado buat doi. Eh… buat nited maksudnya. Wkwkwkwk

Hadehhhhh jangan pada mual yaaa karena ke Fluffy-an FF ini yg di ambang batas. Udah gitu ntah knpa dari dulu aku suka bgt ama genre marriage life,jadi brasa kaya gada ide lain selain bikin beginian -_- niatnya juga Cuma bikin drabble atau ficlet,tapi ehhhh hilap ampe word 5000an ._.

Pokonya doa aku di bertambahnya usia bias aku itu… pulang wamil langsung nikah sama Yoona. Haha,makin sukses segalanya lah pokonya missssssss uuuuu My Hubby :* *di tendang Yoona*

sekalian aku mau kasih info juga buat yg nungguin EC harap bisa lebih bersabar lagi Karena aku baru aja pulih dari masa duka 3 bulan kemaren😥 ini juga baru mulia nyoba nulis lagi,di tambah sekarang lagi proses nyusun skripsi,jadi ya… EC aku buat sebisanya aja. Dan kemungkinan kalo nanti EC aku post bener2 bakalan di gembok (?) untuk info pwnya kalian bisa add LINE aku : arisagiyulisa atau hubungi akun SNS aku via FB atau Twitter.

Okaylah segitu aja yaaa…. Makasih buat semua yg udah baca dan tetep dukung aku buat bikin FF,lope lope deh buat kalian :* wkwk.

Makasih juga buat ka Jully (ini sebenernya juga doa biar ntar marriage life mu se-Fluffy ini ka >.<) yg suka nemnin di malam-malam galau#eakkkk, dan ff2 nya yg selalu jadi penyemangat,buat Berta eonni yg udah bikinin ampe 3 poster buat ff seuprit ini wkwk,thx so much eon… dan terakhir buat Ines,admin unyu yg udah aku  repotin di Line buat ngepost ni ff aneh tepat di hari jadi Siwon huhu #hugsist

Okay… se u next time all ^^

51 thoughts on “A New Member

  1. UUH,yoonwon disini romantis banget,selamat buat siwon oppa yang dapet kado terindah dihari ulang tahunnya,walaupun unnie yoona kesel tapi dia seneng baget bisa hamil lagi,sabar2 ya oppa ngadepin ibu hamil lagi,wkwkw ya,uuh berharap direal life mereka segra kaya gini ya,

  2. So sweet banget 😂😂 karakter siwon yang kebayang itu kaya karakter dia di she was preety 😅😅 sempat percay ga percaya sih yoona nya itu marah cuma pura pura. Keep writing thoor !! Fighting!

  3. Akhirnya aku baca juga!!! Emg gak di ragukan klo ka yul yang nulis, hehe bagus! Romantis tis tis!! Aku baru baca semua ff hari ini dan baru nyadar pas hari birthday daddy OMG semua ff bergenre family :’v dan berakhir happy ending *gak mungkin sad ending di hari bahagia kan?* :v berharap ff unnie yang lain segera selesai dikerjakan😀 makasih udah nyempetin bikin ff di hari birthday daddy *aku telat ngucapin ini*

  4. kyaa so sweet yoonwon
    meskipun telat bacanya
    siwon ketularan eunhyuk jadi yadong gk kebayang kalau sarang masih umur bulanan dia udah mau punya adik pasti pusing ntar yoona
    apalagi tiap tahun siwon ma yoona punya bayi lagi

  5. Heuh, aku baru baca ini. Beneran aku baru baca.!!!

    D’bikin mau ketawa ngakak sama kelakuan Siwon malem ini, untung masih inget kalo udh malem kalo kagak pasti udh ketawa ngakak dah sama k’narsisannya Siwon :v
    Mesum amat loh bang, Yoona d’bikin hamilnya cpet amat, mana gk uring2’an dy mkirinnya😀

    EC apaan sih thor? Kok aku gk ngeh ff yang mana? Lodingnya lagi lambat nih😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s