E! Entertainment Couple (Chapter 1)

e-entertainment-couple posterTittle : E! Entertainment Couple
Author : Yulisa Arisagi (twitter :  @yulisaarisagi)
Main cast : Super Junior’s Choi Siwon; Snsd’s Im Yoona
Other Cast : find by your self
Genre : Romance,Marriage Life,etc.
Rating : PG 15
Length: 3Shoot

Chapter : 1
Poster by : Mutia.R @PosterChannel
( https://posterfanfictiondesign.wordpress.com/ )

Disclaimer : this story pure is mind,sorry if you found unidentified typo(s) and please… don’t be a  silent reader.

oOo

rintik-rintik air hujan perlahan turun dengan pelan membasahi bumi Seoul pada malam itu. buliran air tawar itu perlahan bertransformasi menjadi uap ketika percikannya jatuh pada kaca sebuah mobil yang tengah di kendarai oleh seorang pria berpostur tubuh tinggi nan atletis. di sampingnya ada seorang lagi yang tengah terduduk manis pada bagian sebelah kanan mobil yang tengah ia kemudikan.

mereka terlihat tengah terlibat dalam sebuah perbincangan,di tengah padatnya jalanan pusat kota Seoul yang tengah mereka lintasi saat ini.

Alunan suara klakson saling bersahutan pelan silih berganti mewarnai padatnya jalan,disertai kerlipan sorotan lampu mobil dan pencahayaan terang lampu dari billboard- billboard besar di bahu jalan turut mewarnai perjalanan dua insan itu menuju kediaman mereka.

“aku tak menyangka tadi oppa bisa tiba-tiba datang di acara talk-show ku”  gumaman seorang wanita yang pertama kali terdengar,di sertai seulas senyuman manis pada kalimat yang ia lontarkan.

“bukankah oppa bilang masih harus mengerjakan proses satu rekaman lagi?” sambungnya masih dengan nada riang.

“bukan kejutan namanya jika aku harus memberitahumu terlebih dahulu” jawab Choi Siwon,pria yang tengah mengemudikan mobil tersebut.

Senyuman terus terlukis dari wajah Im Yoona sang lawan bicara,hingga senyuman yang terpatri di wajah cantiknya itu sedikit memudar. Menyadari ekspresi wajah Siwon,sang suami yang masih terlihat dingin.

Yoona sadar,bahkan sangat sadar jika wajah datar nan dingin sang suami- yang walaupun saat ini sedang berbincang dengannya seolah tidak terjadi apa-apa. Itu di karenakan masih saja seputar topik yang rasanya bisa membuat kepalanya seperti mau pecah.

Ingin rasanya Yoona  menenggelamkan kepalanya sejenak kedalam bongkahan es yang sangat besar untuk meredakan panasnya itu.

Tidak di rumah,di rumah orang tua atau mertuanya,sampai di tempat ia bekerjapun masalah itu harus selalu muncul ke permukaan.

Flash back an hour ago

 

suara tepukan tangan diiringi tawa yang sesekali membahana terdengar cukup memekakan telinga di studio tempat sebuah acara talk show tengah berlangsung.

Seorang Mc berperawakan tubuh cukup gempal dengan piawai memandu jalannya acara yang saat ini menghadirkan seorang bintang tamu. Bintang tamu yang hadir kali ini adalah seorang aktris cantik kenamaan Korea yang telah banyak membintangi beberapa judul drama,film dan cf dari beberapa product ternama.

Im Yoona.

Diawali dari sambutan saat Yoona baru saja datang ke studio,hingga menit-menit berikutnya bergulir,Yoona yang di wawancara tentang seputar karir dan beberapa proyek tawaran pekerjaan yang baru-baru ini ia ambil hingga sampai lah pada saat sesi Tanya jawab mengenai kehidupan pribadi sang aktris.

“ya.. seperti yang sudah kita ketahui bersama..” alunan suara sang Mc dengan nada menggantung tertuju pada Yoona yang kini tengah memasang ekspresi waspada sembari menahan tawanya.

“Im Yoona,aktris cantik idolaku ini telah menikah dengan seorang musisi tampan nan tersohor,yang wajahnya merupakan duplikat dari wajahku ini” lanjut sang Mc dengan nada jenaka yang kemudian di sambut tawa geli dari para penonton yang menyaksikan acara itu secara langsung.

“nah Yoona-ssi,… bisakah kau berbagi sedikit cerita indah tentang kehidupan rumah tanggamu dengan kembaranku itu?”

Sebelum menjawab pertanyaan sang Mc,Yoona tertawa dengan ekspresi gelinya.

“ya… aku merasa bahagia itu tentu saja” jawab Yoona yang kali ini memasang wajah serius.

“aku merasa beruntung bisa menyandang status sebagai istri dari suamiku Choi Siwon”

“ah… manis sekali,bisa kau ceritakan sedikit bagaimana gambaran sosok musisi Choi Siwon di matamu sebagai istri? Apakah ketika di rumah ia sama romantisnya seperti lirik-lirik lagu cinta yang ia ciptakan?” Tanya sang Mc menggoda.

Yoona kembali menahan tawa sebelum ia menjawab.

“terlepas dari status ‘istri’ yang saat ini aku sandang,sejujurnya aku memang pengagum seorang Choi Siwon. Dia adalah seorang pria yang tangguh,pekerja keras dan memilki otak yang brilliant. Ia sangat manis dan mencintaiku sepenuh hatinya,dan juga tentu saja sangat pandai menciptakan lagu” jawab Yoona kembali yang di sambut siulan penonton.

“ah… seperti yang kita semua tahu,lirik-lirik dari beberapa lagu yang di ciptakan musisi Choi itu sangat romantis dan kaya akan kata-kata manis yang menjurus kearah gombal” ujar sang Mc kemudian sembari melirik ke camera dengan pandangan menggoda.

“nah.. apakah musisi Choi adalah typichal pria romantis seperti itu dalam kehidupan sehari-harinya,mengingat image-nya di kalangan para artis terbilang cukup dingin dan jarang banyak bicara”

“haha.. ya.. suamiku memang typichal pria yang cukup cool dan sedikit irit bicara. Ia jarang,bahkan sangat jarang menunjukan hal-hal romantis kepada istrinya. Seperti yang aku tahu banyak dari rekan-rekan seprofesiku yang cukup sering mendapatkan hal-hal romantis dari suaminya meskipun itu hanya sekedar kejutan makan malam,atau setangkai bunga. Namun bagiku mendapatkan hal seperti itu dari suamiku sama saja dengan mengharapkan menemukan oase di padang pasir” jawab Yoona dengan tawa khasnya yang kemudian di sambut riuh suara tawa penonton.

“humm…. Benarkah seperti itu?”Tanya sang Mc yang di jawab anggukan pasti dari Yoona.

“baiklah… kita akan membuktikan apakah yang di katakan Yoona-ssi adalah sebuah kebenaran atau hanya sekedar kamuflase belaka untuk menutupi betapa luar bisa romantisnya musisi Choi. Maka dari itu saya akan langsung saja memanggil yang bersangkutan”ujar sang Mc dengan suara lantang yang sontak membuat mulut Yoona menganga saat mengetahui bahwa perkataan sang pemandu acara itu turut menghadirkan sesosok(?) pria dari belakang panggung yang tak lain adalah suaminya.

“anyeong haseyo… Choi Siwon imnida”

Suara riuh penonton menjadi hening saat Choi Siwon,suami dari Yoona memperkenalkan dirinya. Sebetulnya sudah pasti seluruh penduduk Korea sudah tidak asing lagi dengan nama Choi Siwon,seorang musisi yang telah menciptakan puluhan lagu selain itu iapun memproduseri beberapa penyanyi ternama serta tidak sedikit pula penyanyi-penyanyi muda pendatang baru yang kini berhasil memiliki nama berkat tangan dinginnya.

Banyak orang yang mengagumi Siwon,terutama para penikmat musik dengan genre pop dari negeri ginseng itu.

Di balik kesuksesannya sebagai produser dan pencipta lagu,kehidupan pribadinya pun tak luput dari sorotan mata-mata awak media. Karena kepribadiannya yang cukup dingin dan tak banyak bicara,banyak orang yang sangat tertarik untuk mengulik kehidupannya yang bisa di katakan cukup tertutup itu. Termasuk kehidupan asmaranya.

Pada awalnya Siwon memang pernah di kabarkan dekat dengan beberapa wanita cantik,salah satunya ia pernah digosipkan dekat dengan seorang model berkelas international yang berasal dari tiongkok,selain itu ia pula pernah di gosipkan dengan sederet nama artis dan penyanyi yang terkadang bahkan satu label dan dengannya.

Namun,setahun yang lalu kabar mengejutkan pun cukup menghebohkan ranah hiburan Korea. Saat itu kabar mengejutkan itu datang dari aktris cantik Im Yoona yang mengaku telah dilamar oleh kekasihnya yang ia klaim usianya lebih tua empat tahun dari dirinya.

Namun tak dinyana,kekasih yang Yoona maksud adalah Choi Siwon,musisi tampan bertangan dingin yang piawai menciptakan lagu-lagu cinta,namun cukup misterius dalam hal kehidupan pribadinya.

Hal tersebut sontak saja mengejutkan dan membuat para pengagum dan fans dari dua orang yang sama-sama bergelut di dunia entertainment itu patah hati. Namun hal itu tak berlangsung lama saat mereka sama-sama mengadakan konferensi pers dan menjelaskan mengapa mereka sama-sama menyembunyikan hubungan mereka yang ternyata telah terjalin selama lebih dari dua tahun itu. Hingga tak lama pernikahan akbar keduanya pun di gelar.

Acara talk show yang di pandu Shin Donghae itu terus berlangsung. setelah kehadiran bintang tamu kejutan yang tak lain adalah suami dari sang guest star  utama,sesi Tanya jawab tentang kehidupan pribadi sang aktris pun terus dilangsungkan dan bahkan kini semakin memanas dengan kehadiran sang tamu dadakan.

Godaan demi godaan terus saja dilayangkan sang Mc pada kedua public figure yang berstatus sebagai suami istri itu. Bahkan Siwon,sosok musisi yang terkenal dengan image dinginnya itu tak dapat menahan rasa geli akibat dari godaan yang terus di lontarkan untuk ia dan sang istri.

“wah… ternyata musisi Choi memang tidak se-dingin yang kami bayangkan. Dan pengakuanYoona-ssi tadi ternyata memang tidak dapat dibenarkan” ujar Shindong sembari menggeleng-gelengkan kepala kearah Yoona berpura-pura prihatin atas ucapan Yoona yang mengatakan bahwa sang suami bukanlah pria romantis tadi,sesaat setelah Siwon memberikan pembelaan diri bahwa ia bisa di kategorikan sebagai pria yang cukup manis saat berduaan dengan istrinya itu.

Hingga kedua sejoli itu pun saling bertatapan penuh cinta yang membuat suasana studio semakin riuh menyaksikan adegan manis dua pasang suami istri itu.

“berita pernikahan kalian yang cukup mendadak dan bahkan hubungan kalian yang telah cukup lama tersimpan rapi tanpa tercium oleh awak media betul-betul menggemparkan setahun yang lalu.Siwon-ssi menurutmu apa makna di balik semua itu? Dan mengapa pada saat itu kalian akhirnya mau mengakuinya di detik-detik menjelang pernikahan?” pertanyaan kembali dilayangkan untuk Siwon.

“pada dasarnya aku memang orang yang tertutup. menjadikan kehidupan pribadiku sebagai konsumsi publik adalah pilihan terakhir untukku” kata Siwon.

Aku sangat mencintai Yoona dan sangat memahami karakternya. Yoona adalah wanita pekerja keras yang tidak ingin melibatkan masalah pribadi dengan pekerjaannya. aku tidak ingin ia terganggu dan merasa tak nyaman karena hubungan kami pada saat itu”

Perkataan Siwon dibarengi dengan anggukan kepala dari Yoona yang tengah memperhatikan suaminya itu dalam diam.

“lalu jika seperti itu,mengapa kalian tidak sekalian saja melakukan pernikahan rahasia? Karena tak sedikit pula para artis yang merahasiakan status pernikahan mereka. Mengingat dirimu yang tak suka jika kehidupan pribadi kalian menjadi konsumsi publik” Tanya sang Mc kembali.

“ah.. ya,bagiku memiliki Yoona sebagai kekasihku pada saat itu adalah anugerah. Meskipun kami harus menjalani hubungan secara diam-diam namun aku tak dapat memungkiri bahwa setiap detik dari moment kebersamaan kami yang kami lewati adalah hal terindah dalam hidupku. Aku mengencani Yoona bukanlah tanpa alasan,mengingat banyak pria di luar sana yang menginginkannya. Dulu aku sering sekali harus menahan egoku ketika ia dibicarakan dekat dengan beberapa pria termasuk rekan-rekan seprofesinya”

“ah..ternyata anda seorang pencemburu Siwon-ssi?” goda sang Mc kembali. Yang di sambut tawa renyah dari Yoona sembari mengangukan kepalanya menyetujui pertanyaan sang pembawa acara tersebut.

“aku belum selesai bicara..” ujar Siwon dengan menahan senyuman gelinya karena perkataannya merasa dipotong oleh pertanyaan yang cukup memojokan dirinya.

“dan seperti yang aku katakan tadi bahwa aku mengencani Yoona bukanlah tanpa alasan” lanjut Siwon kembali.

“menikahinya adalah tujuan hidupku,dan bagiku pernikahan adalah salah satu hal ter-sakral dalam hidup. Ada janjiku pada tuhan didalamnya,dan sebagai orang yang sangat mengesakan tuhan aku tak ingin janjiku kepadanya dibalut dalam suatu kebohongan. Jika hal itu dilakukan otomatis aku akan membohongi sebagian besar orang terutama para penggemarku dan penggemar Yoona tentunya. Dan dalam menjalani kehidupan pernikahan aku ingin menghadirkan suatu ketenangan tanpa perlu ada yang di sembunyikan” jawab Siwon kembali yang disertai sorak kekaguman dari penonton yang menyaksikan serta tatapan haru dari sang istri-Yoona.

“wah.. anda betul-betul seorang pria yang gentle Siwon-ssi” ujar sang Mc sembari bertepuk tangan pelan-bentuk kekaguman pada perkataan Siwon.” Selain itu apa ada alasan lain?” sambungnya lagi.

“ah ya… selain itu pula Yoona pasti akan mengandung anakku. dan aku sungguh tak ingin mengakui status pernikahan kami setelah perutnya membesar nanti” ujar Siwon lagi sedikit berkelakar. Yang disambut tawa penonton.

“oh ya… ini sangat menarik,berbicara tentang kehamilan. kalian telah setahun menikah dan apakah belum ada rencana untuk memiliki momongan? Atau kalian sengaja menundanya mengingat pekerjaan kalian di dunia entertaint sangatlah sibuk?”

Pertanyaan dari Shindong sang pemandu acara itu,tiba-tiba saja membuat air muka Yoona berubah. Kewaspadaannya sedari tadi menyangkut hal momongan dalam kehidupan pernikahannya dengan Siwon haruslah luruh. Siwon seperti telah sengaja untuk mengaitkan hal itu dalam perbincangan ini,agar topik ‘momongan’ bisa muncul kepermukaan. Dengan ekspresi takut-takut ia kembali memandang Siwon.

“tidak,sama sekali tidak. Aku tidak pernah berniat untuk menunda memiliki anak. Anak adalah suatu kado pernikahan dari tuhan bagi sebuah pasangan. Dan mengingat usiaku yang sudah memasuki kepala tiga justru aku sangat mengahrapkan kehadirannya”

“lalu bagaimana dengan anda Yoona-ssi?”

Tet,tot… pertanyaan dari Mc itu bak boomerang yang kembali padanya setelah ia lempar jauh-jauh.

Ia pun bingung harus menjawab seperti apa.

jika ia melakukan pembelaan diri dan mengatakan hal sebenarnya bahwa ia belum siap memiliki anak karena komitment dalam pekerjaanya,pastilah itu akan melukai Siwon sang suami. Hingga kini ia harus gelagapan sendiri dihadapan puluhan pasang mata di studio dan ribuan bahkan jutaan pasang mata lainnya yang menyaksikan acara yang ia hadiri ini dari layar televisi. Namun yang lebih mengerikan adalah tatapan intens nan mengintimidasi sang suami yang kini terarah padanya.

Flash Back End

Kecepatan Mobil mewah berwarna hitam itupun semakin rendah saat kendaraan yang tengah di kemudikan Siwon itu telah sampai didalam basement sebuah apartement mewah di kawasan Gangnam-lokasi yang kini ia dan Yoona tinggali.

Dalam keheningan ia memarkirkan mobilnya dengan hati-hati,Yoona yang masih di sampingnya itupun masih saja memperhatikan suaminya itu dalam diam.

Dengan perlahan Siwon turun dari mobil dengan sikap cuek pada Yoona,hingga membuat Yoona menggerutu tak jelas.

“aishhh… biasanya dia akan membukakan pintu untukku” ujarnya saat yang ia lihat kini Siwon malah melenggang sendiri tanpa mempedulikannya. Dan hal itu tentu saja membuat ia merasa jengkel setengah mati.

Kedua pasangan itu masih saling terdiam dalam lift– box besi otomatis yang kini menghantarkan keduanya menuju unit apartement mereka.

Kaki jenjang Siwon-lah yang pertama menjejak di depan pintu apartement berharga fantastis itu,tak lama iapun menekan sederet tombol diiringi dengan denting suara yag menunjukan bahwa pintu telah terbuka. Dengan diikuti sang istri dari belakang masih dengan ekspresi wajah sebal pada sang suami yang bersikap dingin seperti ini. Oh ya ampun,haruskah image musisi dinginnya akan terus ia pertahankan bahkan sampai di zona pribadinya-tempat tinggal yang ia tinggali bersama istri tercintanya.

“tadi dia mengaku sebagai pria manis,manis darimana sikap acuh yang seperti ini” gerutu Yoona kembali saat Siwon masih memilih untuk bungkam sembari melangkah ke dalam kamar.

Yoona mengikutinya,namun Siwon memilih untuk langsung memasuki kamar mandi guna menyegarkan tubuhnya. ‘masih dengan’ kedongkolan hatinya Yoona pun melempar asal tas tangan yang sedari tadi ia bawa ke atas ranjang tidur mereka. dan memilih untuk beranjak ke dapur,guna menjamah dan memeriksa bahan makanan yang bisa ia olah untuk Siwon. Meskipun berprofesi sebagai aktris ternama,namun Yoona tak pernah segan untuk mengaplikasikan keahliannya dalam memasak guna untuk melayani sang suami. Meskipun hal itu tidak setiap hari dapat ia lakukan,bahkan sangat jarang di karenakan kesibukan pekerjaannya.

Deringan ponsel dari dalam kamar menginterupsinya ketika ia tengah sibuk menata makan malam di atas meja.

Dengan sedikit langkah cepat ia kembali memasuki tempat untuk ia melepas lelah tesebut.

di lihatnya Siwon telah selesai berganti pakaian dan tengah memeriksa beberapa lembar kertas yang ia lihat sekilas berisi not-not lagu. Sudah pasti itu adalah berkas yang menyangkut pekerjaan suaminya itu.

dengan langkah cuek iapun meraih ponselnya.

“ne.. akan aku usahakan pukul empat pagi aku sudah berada di lokasi. Selamat malam”

‘klik’ Yoona menutup ponselnya dan langsung menyadari jika Siwon sudah tidak berada dalam satu ruang dengannya.

Dengan menghembuskan nafas iapun kembali ke meja makan dan melihat Siwon tengah mengunyah makananya dengan tenang.

Sesaat hatinya terenyuh melihat pemandangan di hadapannya itu,Siwon terlihat seperti sudah biasa makan tanpa di temani dirinya. Di antara rentang waktu hampir satu tahun yang ia jalani-hidup bersama Siwon. Dapat di hitung dengan jari seberapa banyak mereka bisa melewati waktu makan dengan bersama-sama.

Yoona terus terdiam,merasa gundah dengan kehidupan yang ia jalani.

Tidak satu dua kali ibunya dan ibu mertuanya memberikan wejangan dan petuah tentang bagaimana menjadi istri yang baik dan kelak akan menjadi ibu dari anak yang akan ia lahirkan dari rahimnya nanti.

Sepenuhnya Yoona mengerti,dari awal ia menjalani hubungan dengan Siwon. Siwon adalah sosok pria yang hangat. iapun tergolong typichal pria yang membutuhkan perhatian. Gambaran sosok Siwon yang lembut,penuh cinta dan kasih sayang meskipun terbalut dengan sikap dinginnya membuat hati Yoona menghangat. Yoona yakin jika sesungguhnya Siwon membelenggu egonya untuk tetap membiarkan Yoona menjalani karirnya.

Sedari awal Yoona memang sudah mengatakan pada Siwon bahwa ia akan tetap terus menjalani karirnya meskipun ia akan diperistri oleh pria tampan itu.

Dan sebagai orang yang bekerja di bidang yang sama,seharusnya Siwon mengerti dengan tuntutan-tuntutan di dalamnya yang harus Yoona patuhi.

Termasuk dalam hal memiliki anak.

Bukan tanpa alasan ke tidak siapan Yoona untuk mengandung dan melahirkan buah cinta ia dan suaminya. Sebagai wanita normal,Yoona juga sangat ingin menimang dan mencurahkan kasih sayang pada makhluk titipan tuhan itu. Di tambah semua orang yang kini sudah tahu bahwa ia adalah wanita yang telah memiliki suami dan sangat wajar jika ia hamil.

Pada awalnya di menjelang beberapa bulan setelah mereka menikah Yoona bahkan sudah siap untuk menjadi seorang ibu,hal itupun di sambut dengan bahagia oleh Siwon-sang suami.

Namun beberapa bulan belakangan,tawaran-tawaran pekerjaan yang sangat ia impikan sedari dulu justru datang menghampirinya. Dan parahnya semua itu harus ia jalani dengan total tanpa hambatan apapun termasuk kehamilan.

Dan pada satu waktu akhirnya Yoona membicarakan itu dengan Siwon,dengan hati yang sedikit ragu ia mengatakan pada suaminya itu bahwa ia mengurungkan niatnya untuk hamil dalam waktu dekat.

Pada saat itu memang tidak ada jawaban pasti dari Siwon. Namun ia dapat melihat gurat kekecewaan yang dalam dari sorot mata suaminya itu.

Mengingat hal itu Yoona betul-betul merasa pusing sendiri. Bukankah di awal mereka menikah, bahkan di awal mereka menjalin hubungan Siwon sudah berjanji untuk tetap mendukung karirnya?

Sebagai seorang istri tentu Yoona pun sangat sadar jika suami manapun pasti ingin di layani secara full oleh istrinya tanpa terbagi dengan hal lain termasuk pekerjaan.

Namun sekarang siapa yang harus di salahkan jika sudah begini? Yoona memang mencintai Siwon sepenuh hatinya,namun menjadi seorang aktris besar adalah impiannya sejak dulu. Antara mencintai sang belahan jiwa dan mencintai karir yang diimpikan memang bak dua sisi mata uang yang berbeda,saling bersisian namun tetap berlawanan. Dan hal itu benar-benar membuat dilema di hati Yoona.

“mianhae oppa…”

oOo

“yeobo…. Kau marah padaku?” Yoona menyelinap masuk kedalam selimut yang membalut tubuh Siwon yang kini memunggunginya.

Setelah makan malam tadi Siwon memang sempat menyibukan diri di mini studio tempat ia melakukan pekerjaanya jika sedang di rumah. Selang satu setengah jam kemudian iapun mengeluhkan lelah dan memilih untuk tidur dengan memasuki kamarnya masih tetap dengan membiarkan Yoona dalam kebisuannya.

“yeobo…..” suaranya yang terdengar setengah merengek tadi berubah menjadi sebuah lirihan yang cukup pelan. Hingga tak lama,tanpa Yoona sadari kini buliran bening mengalir pelan dari sudut-sudut matanya.

“oppa mianhae,aku tahu aku salah… hiks… “ suara isakan yang terdengar dari mulut Yoona sontak saja membuat Siwon sedikit kaget. Tak lama pria bertubuh kekar itu langsung membalikan tubuhnya kearah Yoona dan terpaksa menyudahi acara mengacuhkan istrinya itu.

“Yoona-ya…”

“kenapa oppa jadi mendiamkanku seperti ini? Hiks.. aku sedih dan takut jika sikap oppa jadi seperti ini”

“oppa marah padaku masih karena hal itu? Mianhae oppa..…” Yoona tak kuasa membendung air matanya yang semakin deras,rasa sesak didadanya karena merasa di acuhkan oleh Siwon betul-betul membuat hatinya sakit. Siapa yang akan tahan jika didiamkan seperti itu oleh orang yang di cintai.

Melihat air mata dan rasa sedih yang terlihat dari Yoona,dengan reflek Siwon pun sedikit terbangun dan langsung mendekap erat tubuh istrinya itu.

“Yoona-ya…ssttt… maafkan aku sayang,maaf. Maafkan aku. Uljima…” dengan pelan Siwon menghela tubuh Yoona dalam pelukannya.

Setelah Yoona sedikit tenang Siwon pun melepaskan pelukan pada istrinya itu dan mengusap pipinya pelan.

“kenapa jadi cengeng hmm?” ujar Siwon lembut.

Dengan wajah sedikit cemberut Yoona pun menjawabnya. “oppa jadi menyebalkan”

Siwon balik menatap Yoona dengan senyum tipis,namun terselip makna di dalamnya.

“selalu saja menggunakan air mata,itu sangat tidak adil bagiku..” ucap Siwon sembari kembali memeluk Yoona. Terlihat helaan nafas cukup berat yang kentara dari gesture tubuhnya. Lalu ia melepaskan kembali pelukannya pelan.

“oppa…. Bukankah kita sudah membicarakannya?” ujar Yoona lagi setengah berbisik,kali ini dengan mata yang menatap intens pada Siwon.

Setelah mengatakan hal ituYoona menunduk,tidak berani menatap lebih dalam wajah suaminya.

Siwon tidak langsung menjawab,ia menyandarkan punggung besarnya pada dashboard ranjang. Dengan mata setengah tertutup kembali ia menghela nafas.

“kau tahu Yoong,Kim Joonmyeon?” ujar Siwon tiba-tiba. Yoona menoleh sembari sedikit mengerutkan kening.

Setelah berfikir sejenak terlintas sosok seorang pemuda tampan di fikiran Yoona- anak didik Siwon yang lebih popular dengan nama Kim Suho.

“kemarin istrinya,Bae Irene baru saja melahirkan” sambung Siwon lagi tanpa sempat pertanyaannya tadi di jawabYoona.

Yoona kembali mengingat nama itu,seorang model cantik yang masih terbilang muda. Yang ia tahu Suho dan Irene melangsungkan pernikahan selang beberapa bulan setelah dirinya dan Siwon menikah.

Yoona sempat terkagum dengan kedua pasangan itu. Di usia yang terbilang relative muda mereka berdua berani mengambil keputusan untuk menikah.

Tapi tunggu,apa maksud Siwon memberitahukan hal itu padanya?. Dengan menghela nafas Yoona kembali merasa terpojokan.

“usia mereka baru dua puluh empat tahun,bahkan aku sungguh merasa aneh melihat Suho menggendong bayi”

“yang aku tahu,di awal aku mengenalnya dia masih seorang anak ingusan” ujar Siwon terkekeh sendiri. Meskipun bibirnya tengah membentuk lengkungan dan tubuhnya sedikit bergetar karena geli. Namun Yoona dapat melihat sorot yang lain di mata suaminya itu.

Ia kembali merasa berdosa kali ini. Ia tahu betul yang dimaksudkan Siwon ini.

“oppa….” Ujar Yoona lirih dengan tatapan memohon. “kumohon mengertilah,kita sudah sama-sama dewasa. Aku tidak bisa melanggar kontrak begitu saja” ujar Yoona lagi tanpa berani meninggikan suaranya.

Siwon menghentikan ucapannya ketika mendengar Yoona. Sesungguhnya Siwon pun bingung mau berbicara seperti apa lagi,jelaslah dirinya yang bersalah dalam hal ini. Katakanlah jika ia memang egois dalam konteks ini. Dari awal sebelum Yoona dan dirinya menikah,sudah jelas terpampang banner peringatan tak kasat mata dalam ikatan mereka. Mengingat profesi ia dan istrinya terbilang sama,terikat penuh pada aturan-aturan panggung dunia hiburan. Jelaslah didalamnya terdapat resiko-resiko yang harus ia ambil. Termasuk menahan ego pribadinya yang menginginkan kehadiran tangisan seorang bayi di dalam kehidupan rumah tangganya.

Jika di fikir lagi dengan logika,memang dirinyalah yang terbilang sangat egois. Ia sungguh menginginkan kehidupan rumah tangga yang sama dengan kebanyakan orang-orang di luar sana. melihat istrinya mengenakan apron di pagi hari,dengan menyuapi semangkuk bubur kecil pada mulut anak mereka,mengurus dirinya ketika hendak pergi bekerja,melayaninya,mengasihinya.dan dapat ia peluk sesuka hati ketika hendak menjelajahi alam mimpinya di malam hari.

Sungguh itu hanya sekedar impian yang sangat sederhana bukan?

Namun kembali ia tersadar,menikahi seorang Queen of Drama seperti istrinya merupakan hal yang lain ceritanya.

Namun salahkah jika Siwon mengharapkan hal itu bisa terjadi? Mengingat sedari awal ia menikahi istrinya ia sudah mendapatkan bonus berbagai konsekuensi.

Ia sadar sepenuhnya jika ia mengharapkan istrinya berhenti dari pekerjaan yang telah dicintainya sejak lama itu,itu sama saja dengan memusnahkan semua impian Yoona.

Dalam hal ini hanya ada satu kesimpulan yang bisa di ambil ‘salahnya sendiri menikahi seorang aktris’

Namun kembali Siwon berfikir,bukan dirinyalah yang sepatutnya di salahkan. Salahkan saja cintanya yang terlalu besar pada wanita cantik dihadapannya ini. yang membuat ia berani menangung semua konsekuensinya.

“oppa…” ujar Yoona lagi merasa tak di respon.

Siwon tak menjawab. ia hanya terus memandangi wajah istrinya. perasaan antara rasa bersalah pada istrinya dan suatu keinginan yang begitu besar bertarung sengit dalam dirinya.

‘salahkah dirinya? Salahkah keinginannya?’

Tak mau berfikir lebih jauh dan mengambil pusing pada dilema hatinya. Ia lantas mendorong tubuh istrinya.di susul dengan ciuman hangat yang sedikit menggebu di sela helaan nafasnya. Menyalurkan segala rindu yang tersita karena pekerjaan mereka,melepaskan segala rasa kefrustasian yang cukup membelenggu.

“hanya lebih bersabar,nde… “ bisik Yoona dengan nafas menderu di bawah tindihan tubuh besar suaminya.

Dapat ia dengar desahan nafas Siwon yang kini menerpa kulit lehernya.

“saranghae…” ujar Siwon,menjawab nada  kegundahan dalam ucapan istrinya.

oOo

“CUT!!”

“baik Yoona-ssi,untuk take selanjutnya kita lakukan satu jam lagi”

“arasso,gamsahamnida…” Yoona membungkukan badan sekilas pada seorang sutradara di hadapannya,lalu ia pun berjalan pelan menuju restroom yang di sediakan bagi para artis untuk menanti gilirannya kembali.

Disinilah ia,di lokasi syuting drama yang menarik baginya. Sejak dulu Yoona sangat berharap bisa bekerja sama dengan Production House yang menaungi drama yang tengah ia lakoni saat ini. Selain terkenal dengan ke-elitannya. PH inipun di gadang-gadang selalu menyajikan drama-drama yang berkualitas.

Namun entah mengapa keinginannya ini baru terwujud setelah ia menikah. dan sayangnya Yoona dengan berani telah menandatangani kontrak dengan pihak Production House tersebut,dan dalam surat kontrak tertera jelas bahwa ia harus sehat secara Jasmani dan rohani,tidak ada penyakit atau hal medis lain yang bisa mengganggu kesehatannya dalam menjalani proses syuting termasuk kehamilan.

“ada telepon untukmu Yoona-ya” Luna,manager merangkap asisten pribadi Yoona mengulurkan telepon genggam padanya saat Yoona mulai memasuki area Rest Room. “dari eomma-mu…” sambungnya setengah berbisik.

Yoona meraih ponselnya dan mulai melakukan percakapan dengan lawan bicaranya di seberang sana.

“yobseo Eomma….”

~

“hah… eommaku menanyakan itu lagi” ujar Yoona setengah menggerutu setelah percakapannya usai dengan sang eomma beberapa menit lalu.

Sekarang ia telah kembali melakukan proses make-up untuk sesi pengambilan gambar selanjutnya,dengan di tangani oleh seorang make-up artis yang kini tengah sibuk merapikan polesan make-up di wajahnya.

di belakangnya Luna tengah sibuk sendiri dengan memainkan sebuah Tab di tangannya.

Merasa di ajak bicara,Luna pun mengalihkan pandangannya ke arah Yoona melalui pantulan cermin di hadapan Yoona.

“wae?”

“eomma-ku”

“cucu lagi?”

“ne” dengan cemberut Yoona menjawab.

Setengah tertawa Luna kembali menanggapi. “ya tinggal berikan saja,apa susahnya? Kau tinggal meminta bantuan musisi Choi kan untuk mendapatkannya?” ujar Luna dengan nada dan lirikan menggoda pada aktris yang telah bekerja sama dengannya selama hampir lima tahun itu.

“yak!!!!!” Yoona berteriak dengan kesal. Apakah Luna ini bodoh atau apa? fikirnya frustasi.

Luna tertawa setengah terpingkal,perkataanya tadi tentulah hanya sekedar untuk menggoda Yoona. Bagaimana mungkin ucapannya tadi dapat Yoona wujudkan,bisa-bisa iapun dapat terkena imbas tuntutan akibat pelanggaran kontrak.

Sebagai seorang manager dan asisten pribadi yang telah mengenal Yoona dari sejak sang aktris belumlah menjadi apa-apa,Luna tentulah tau dan mengerti segala masalah dan problematika Yoona dari luar hingga kedalam-dalamnya. Meskipun ia berusia lebih muda tiga tahun dari Yoona,Luna terkadang bisa berfikir lebih dewasa. bahkan Yoona pun melarang Luna untuk memanggilnya dengan sebutan eonni karena kedekatan mereka.

Dan jangan lupakan ketika Luna pun harus kewalahan setengah mati saat hubungan Yoona dan Siwon yang kini menjadi suaminya terungkap ke publik.

Bersyukur karir Yoona malah semakin menanjak saat ia dinikahi oleh musisi tampan itu. Terkadang Luna berfikir,apakah banyak yang lebih tertarik pada Yoona setelah ia dinikahi Choi Siwon?

Namun ah.. ia tak mau berfikir lebih jauh.

“Luna-ya.. apa yang harus aku lakukan kalau sudah begini? Candaanmu sungguh tak lucu,ini bukan saat yang tepat untuk bercanda” ujar Yoona lagi dengan nada merengek,membuyarkan Luna dari lamunannya.

“hemm… bukankah memberi pengertian adalah solusi terbaik Yoona-ya.. “ ujar Luna akhirnya.

“aishh sudah aku katakan berkali-kali bahwa aku sudah sering menjelaskan namun tetap nihil. Eomma tetap tak mau mengerti” sambung Yoona tetap dengan wajah cemberutnya.

“eomma begitu kolot dengan semua aturan-aturan zaman dahulu,dan bukankah kau tentu saja tahu bahwa sejak dulu keinginanku menjadi artis selalu di tentang oleh keluargaku? Terutama orang tuaku”

Luna Nampak kembali berfikir,memerhatikan Yoona dengan tatapan setengah prihatin. Bagaimanapun juga ia merasa kasihan pada aktris sekaligus sahabatnya itu.

“ummm… mungkin akhir minggu nanti kita dapat mengunjungi ahjumma-Im. Schedule mu tak terlalu padat di akhir minggu ini Yoong. Kita bawakan buah-buahan segar,eothe? Di tengah cuaca seperti ini sangat cocok memakan buah-buahan segar. Dan bukankah kau sudah lama tidak mengunjungi rumah orang tuamu. dan aku bisa membantumu berbicara dengan orang tuamu” ujar Luna bermaksud memberikan problem solving pada gadis cantik dihadapannya itu.

Dengan menghela nafas Yoona mencoba menimbang tawaran Luna. Sejenak ia berfikir lalu kembali memberikan jawaban.

“aku sudah berjanji untuk memberikan semua waktu liburku untuk suamiku” ujar Yoona pelan.

“ah.. tentu saja seperti itu. Emm… ya tentu kau tetap harus mengunjungi orang tuamu bersama suami-mu. Itu lebih tepat” kata Luna kemudian.

“hah… jika seperti itu aku malah semakin akan terpojokan” jawab Yoona lagi berfikir ulang.

“eomma dan Siwon sama saja,bahkan aku selalu merasa bersalah jika menatap matanya” kata Yoona sedih.

” Ah ya.. berapa lama lagi kontraku di drama ini?”

“yak!! Kita baru saja memulainya” ujar Luna.

“aishh… katakan saja Park Sun-young”

“jumlah episodenya ada enam belas,jadi sekitar lima sampai enam bulan proses syuting” jawab Luna setengah malas.

“ah..baiklah,aku pastikan enam bulan lagi aku akan langsung mengandung anak suamiku”

Kata Yoona membulatkan tekad.

“dan ingat Im Yoona,kau ini seorang aktris. Kontrak bukan lah kita yang menentukan. Bisa jadi agensimu merencanakan pekerjaan lain yang mungkin lebih menuntut” ujar Luna mengingatkan yang langsung di sambut helaan nafas berat oleh Yoona.

oOo

“hi Hyung!”

Tepukan pelan pada pundaknya membuat Siwon yang tengah mengenakan earphone di telinganya langsung menoleh.

Dapat ia lihat kini di hadapannya seorang pemuda tengah tersenyum menampakan deretan gigi putihnya.

“Suho-ya,kau sudah mulai beraktifitas?” Tanya Siwon.

“hmmm….. bukankah hari ini jadwal rekamanku?”

“bukankah sajangnim sudah mengizinkanmu untuk break beberapa hari?” ujar Siwon lagi yang langsung disambut tawa renyah oleh Suho.

“tubuhku sehat,jasmani dan rohani. Luar dan dalam. Tidak ada alasan bagiku untuk break dan tidak bekerja” jawab Suho dengan kelakarnya.

“aish bocah tengik…. Istrimu baru saja melahirkan kan? Aku tahu kau tidak mungkin hilang ingatan dalam mengingat hal itu” jawab Siwon setengah jengkel yang kembali membuat pria bernama lengkap Kim Joonmyeon itu tergelak.

“Hyung.. yang melahirkan itu Irene bukan aku” jawab Suho kembali dengan tawa yang semakin membuat wajah tampannya terlihat manis.

“ck lucu sekali Kim Joonmyeon… aku sedang tidak dalam mood baik untuk bercanda” jawab Siwon setengah frustasi pada jawaban Suho yang mengarah pada guyonan.

“haha… aigoo….. kau ini sensitive sekali seongsaenim. kini statusku adalah ayah beranak satu Hyung,jika aku terlalu lama tidak bekerja,akan aku beri makan apa anak dan istriku” jawab Suho lagi yang kini berhasil membuat Siwon ikut terkekeh geli dan menggeleng-gelengkan kepalanya.

Keduanya memang sangat dekat,meskipun awalnya Suho adalah anak didik Siwon yang kini telah berhasil memiliki nama sebagai salah satu penyanyi. Namun hubungan keduanya malah semakin hangat layaknya kakak adik. Siwon sangat nyaman berinteraksi dengan Suho meskipun ia adalah senior sekaligus tutornya sejak awal. Begitupun Suho yang memang tak segan untuk memanggil Siwon dengan sebutan Hyung. Di tambah lagi banyak yang mengatakan bahwa wajah keduanya memang memiliki kemiripan layaknya saudara kandung.

“hal apa yang sudah bisa di lakukan oleh anakmu?” Tanya Siwon tiba-tiba dan langsung membuat Suho sedikit mengerutkan kening.

Kembali ia sedikit tergelak. ”yak! Hyung.. anakku belum genap satu minggu lahir ke dunia. Kau fikir hal apa yang bisa di lakukan bayi berumur enam hari?” Tanya Suho balik dan langsung membuat tawanya pecah.

“hahaha….. ternyata Hyung pintar membuat lelucon”

“yak!!!”

Kini Siwon pun ikut tertawa,lebih tepatnya menertawai pertanyaann konyolnya. Ia berfikir ulang,sesungguhnya seriuskah pertanyaannya tadi?

Di tengah gelakan tawanya dengan Suho,ia dapat menangkap aura lain pada tawa anak didiknya itu. Tawa lepas penuh kebahagiaan yang selalu ia dengar ketika sejak awal anaknya lahir ke dunia,Suho selalu bercerita dengan antusias pada Siwon tentang betapa bahagianya ia telah memiliki seorang putra.  Dan kini aura kebahagiaan itu terpancar jelas dari wajah Suho. Yang sejujurnya sangat membuat Siwon iri.

aura bahagia seorang ayah.

oOo

Yoona meremas jarinya dengan gelisah,berkali-kali ia menggigit bibir bawahnya tak tenang. Tadi baru saja ia menyelesaikan adegan ciumannya dengan lawan mainnya. Dan bahkan setelah take berulang-ulang karena kegugupan Yoona yang menganggap hal itu salah.

Selanjutnya ia berfikir ulang,sebagai seorang aktris bukankah itu adalah hal biasa? Bahkan saat pembacaan naskah pertama ia sudah tahu adegan apa saja yang harus ia jalani dengan sang lawan main termasuk hal-hal intim di dalamnya seperti berpelukan dan berciuman.

Ia terus melamun,aktris mana yang bersikap plin-plan seperti dirinya? Dan dulu… ketika ia masihlah berstatus sebagai gadis bebas ia bahkan tak segan menjalani adegan skinship yang lebih dari ini.

Bukankah ini sudah jadi resikonya? Ini adalah tuntutan scenario. Mengapa ia menjadi tak professional seperti ini? Bahkan di luar sana banyak aktris yang telah menikah yang bahkan tak segan menjalani adegan tak pantas dengan lawan mainnya seperti adegan ranjang.

Yoona bergidik sendiri membayangkannya

Namun diantara semua hal yang tengah ia fikirkan,tentu saja fikirannya akan terpusat pada penyebab dari semua ini. Seseorang yang kini selalu memenuhi fikirannya kapanpun dan di manapun selama dua puluh empat jam.

‘akan marahkah ia?’ ‘cemburu kah ia?’ ‘akankah ia langsung menceraikanku setelah adegan ini?’

Hahhh….. itu terlalu terdengar mencekam, Yoona kembali bergidik ngeri. Bahkan bergidik tiga kali lipat dari tadi.

Tapi… ini bukan salahnya. Ya… bukan salahnya. Bukankah hal ini sudah ia diskusikan dengan Siwon?

Yoona sudah menceritakan sampai kedalam-dalamnya bahwa ia akan mengambil drama percintaan. Dan tentu Siwon sudah tahu bagaimanakah drama percintaan itu.

Benar… ia tidak akan mau ambil pusing.

Merogoh saku mantelnya,Yoona lantas menekan tombol dial dengan panggilan tercepat dan langsung tersambung.

“yeobseo yeobo……”

“hmmm… Yoona-ya ada apa?” sahutan seseorang dari seberang sana mengalun lembut di telinganya yang langsung membuat ia sedikit cemberut.

“kau tak merindukanku?” jawab Yoona terdengar manja.

“aigoo….. tentu saja. Apakah kau juga sangat merindukanku?”

“hmmm…. Tentu saja” jawab Yoona lagi dengan mengerucutkan bibir.

“Apa syutingmu telah selesai?” Tanya Siwon lagi.

“hmmm…. Sedikit lagi. Mungkin sekitar jam sebelas malam aku bisa pulang. Yeobo.. apa kau bisa menjemputku hari ini?”

“entahlah sayang.. aku  masih menangani proses rekaman Suho” jawab Siwon yang sedikt membuat Yoona kecewa.

“arasseo… jaga dirimu baik-baik yeobo. Apakah kau sudah makan?”

“tadi kami sudah memesan sekarton pizza

“ish… jangan terlalu banyak mengkonsumsi fastfood yeobo… itu tidak baik”

Siwon sedikit tegelak.

“hmm… hanya sesekali. Bukankah kau sering memasakanku makanan bergizi setiap di rumah?” ujar Siwon kemudian yang membuat hati Yoona sedikit terenyuh.

Seulas senyum kembali terlukis di bibirnya.

Kedua pasangan suami istri itu terus terlibat dalam percakan yang sesekali di selingi dengan gombalan manis dari pasangan masing-masing. Saling melepas rindu setelah seharian tak bertemu.

“saranghae……” tutup Siwon pada akhirnya.

“nado…. Jeongmal saranghae yeobo”

oOo

waktu telah menunjukan hampir tengah malam,lebih tepatnya pukul 23.40 KST.

Dengan wajah yang terlihat cukup lelah,Yoona mengakhiri kegiatannya hari itu.

“syuting cukup sampai disini untuk hari ini,terima kasih untuk kerja kerasnya. Dan sampai jumpa hari esok”

Dengan saling membungkukan badan para crew dan artis juga orang-orang yang terlibat dalam pembuatan drama yang tengah Yoona jalani mulai membubarkan diri. dengan terlihatnya kesibukan yang terjadi pada saat alat-alat dan property mulai di bereskan.

Yoona dan Luna tengah bersiap pulang,dengan sebuah mobil yang telah menunggui mereka.

“Yoona-ssi”

Panggilan seseorang membuat Yoona menoleh.

“oh.. Jonghyun-ssi ada apa?” jawab Yoona ramah.

“kau sudah mau pulang?” Tanya Lee Jonghyun,ia adalah lawan main Yoona dalam dramanya.

Joonghyun memang bukan pendatang baru dalam dunia drama. Ia sudah beberapa kali membintangi drama yang terbilang sukses. Namun ini adalah kali pertamanya ia menjadi lawan main Yoona.

“oh,ne… apa kau belum mau pulang?” Tanya Yoona lagi.

“hmm… sebetulnya aku ingin mengajakmu sebentar,Hanya sekedar minum. Untuk merayakan syuting hari pertama. Apa kau bersedia?” jawab Jonghyun sedikit terlihat gugup.

Yoona tergagap. Ini sudah cukup larut,apakah sopan jika ia menolaknya. Terlebih lagi mereka berdua adalah public figure yang wajahnya tentu sudah tak asing bagi khalayak. apakah pria itu tidak takut akan terjadi skandal nantinya? Yoona melirik Luna yang ternyata tengah sibuk dengan ponselnya-ia tengah menerima panggilan seseorang.

“hanya sebentar Yoona-ssi… kau tidak usah takut. aku hanya akan mengajakmu minum di café yang tak jauh dari sini. Tidak akan terjadi gosip,karena beberapa crew drama kita pun tengah berada di sana” ujar Jonghyun menjawab keragu-raguan yang jelas tergambar di wajah Yoona.

“hanya minum..”

“tidak!”

Suara tegas sedikit nyaring membuat Yoona dan Jonghyun sedikit terkejut. Bahkan Luna yang tengah melakukan percakapan melalui ponselnya pun ikut terkejut.

Beberapa crew yang masih sibuk membereskan peralatan pun sempat menghentikan kegiatannya sejenak. Melihat Siwon yang lebih di kenal sebagai musisi Choi berada tak jauh dari mereka.

“oppa…”

“aku rasa ini sudah terlalu larut. Yoona memiliki kewajiban lain dirumah kami yang lebih penting daripada menerima ajakanmu untuk minum Lee Jonghyun-ssi” ujar Siwon dingin yang lantas membuat Jonghyun tak nyaman dengan perkataannya.

Yoona salah tingkah di buatnya. Lantas ia berbicara pada Jonghyun dan menolak secara halus,sampai saat ia belum selesai menyelesaikan perkataannya Siwon sudah menarik paksa lengannya. Mengabaikan keterkejutan Jonghyun dan panggilan Luna yang memanggil-manggil Yoona.

Siwon terus menarik paksa Yoona sampai ketempat ia memarkirkan mobilnya.

“oppa lepas! Tanganku sakit….” Ujar Yoona setengah meringis.

Siwon mengabaikan ucapan Yoona dan langsung membuka pintu mobilnya sedikit kasar. Ia lantas menyuruh Yoona masuk dan menutup pintu untuk selanjutnya ia memutar menduduki kursi pengemudi dan lantas menjalankan mobilnya.

“oppa… ada apa denganmu??!” sedikit berteriak Yoona berbicara pada suaminya. Emosi mulai menguasai Yoona melihat Siwon bersikap kasar pada dirinya juga bersikap kurang sopan pada rekan kerjanya tadi.

“tak puaskah pria itu bisa menyentuhmu di depan kamera?” ujar Siwon dingin dengan sorot mata tajam meski ia kini tengah serius mengemudikan mobilnya.

Yoona terbelalak mendengarnya. Apa yang Siwon katakan barusan? Hatinya teriris. Perkataan singkat Siwon tadi sukses melukai harga dirinya sebagai seorang istri di hadapan suaminya sendiri.

“apa maksudmu?!” Yoona kembali berteriak,hatinya sakit namun Siwon hanya mengabaikan pertanyaannya.

“turunkan aku disini!” Yoona kembali berteriak. Namun kali ini aira matanya sudah tak dapat ia bendung. Selama satu tahun pernikahan, Yoona belum pernah mendapatkan perlakuan sekasar ini dari Siwon.

“turunkan aku di sini!!!” dengan seluruh emosinya, Yoona mendorong bahu Siwon hingga mobil yang tengah mereka kendarai nyaris oleng dan langsung membuat Siwon menepikan mobilnya secara mendadak.

‘CKITTTTT’

“kau mau membuat kita kecelakaan Im Yoona?!” dengan nada membentak Siwon berteriak pada Yoona.

“ada apa denganmu oppa? Kenapa kau bersikap seperti ini?”tangis Yoona pecah. Ia tak mengerti dengan sikap Siwon.

“berjam-jam menghabiskan waktu denganmu di tempat syuting,dan dengan berani pria itu mengajakmu untuk mabuk di luar pekerjaan. Apa kau tidak pernah berfikir bahwa ia memiliki maksud tersembunyi?” ujar Siwon masih dengan aura dinginnya.

Yoona menghela nafas. Tak habis fikir dengan jalan fikiran suaminya.

“di dunia hiburan tak ada yang bersih Yoona,kita sudah tahu hal itu” lanjut Siwon.

“lalu apa yang kau fikirkan Choi Siwon? Karena ia mengajaku untuk minum Kau fikir aku akan berselingkuh dengannya?” ujar Yoona lagi masih dengan emosinya.

“tidak menutup kemungkinan. Begitulah kehidupan di balik panggung hiburan. Pria-pria kurang ajar dengan sejuta fantasi mesum melihat wanita yang bahkan telah memiliki suami” jawab Siwon geram,sembari mencengkram kuat kemudinya.

Terbawa emosi,lantas Yoona menyahuti perkataan Siwon.

“oh… jadi itu kah yang ada di otak pria para pelaku dunia hiburan? Tentu itu termasuk kau! Jadi selain aku selaku istrimu kau memiliki fantasi mesum pada setiap wanita yang kau jumpai. Perkataanmu tentu menjurus pada pengalaman pribadimu oppa”

Siwon menoleh pada Yoona. Tidak menyangka istrinya akan menyerangnya balik dengan perkataannya tadi.

“apa maksudmu Yoona? Aku bukan jenis pria seperti itu” kata Siwon tak terima.

“lantas kenapa kau bisa menyimpulkan jika rekanku tadi mengajaku minum seakan-akan mengajakku untuk berselingkuh?”

Siwon memutar mata,merasa jengah dengan perkataan Yoona.

“hal seperti ini yang membuatku tidak pernah setuju kau terus bertahan menjalani karirmu” Siwon menarik rambutnya frustasi

“kau egois… secara tak langsung dari dulu kau selalu tak setuju dengan karir ku di dunia hiburan. Sementara kau?”

“aku kepala keluarga Yoona…aku seorang pria yang tentu berkewajiban menafkahi. bidangku adalah di dunia seni. Dan dengan cara itu pula aku mendapatkan uang untuk menghidupi keluargaku” sahut Siwon sebelum Yoona melanjutkan perkataannya.

“dan tentang Lee Jonghyun.. aku bisa melihat walaupun dari pandangan sekilas,tak setahun dua tahun aku bekerja di industry seperti ini. Aku tahu tak tik pria sepertinya. Ia mengajakmu minum,membuatmu mabuk dan setelah itu kau akan terjatuh di atas ranjangnya”

‘Plakkkk!!!’

Satu tamparan keras mendarat di pipi Siwon. Dengan pandangan nanar Yoona menatap suaminya yang kini tengah memegang pipinya karena tamparannya tadi.

“jaga bicaramu Choi Siwon”

“kau fikir aku ini wanita apa? Aku istrimu… bukan seorang pelacur” ujarnya lirih.

“kau fikir aku tidak bisa menjaga diriku untuk suamiku?”

Kembali Yoona menatap Siwon dengan pandangan terluka, buliran air mata terus jatuh menggenangi pelupuk matanya.

“aku kecewa padamu’

Masih dengan perasaan perih yang berkecamuk di hatinya. Yoona lantas membuka pintu mobil dan berjalan keluar. Meninggalkan Siwon yang masih terpaku dengan hal yang telah terjadi di antara mereka.

Sesungguhnya Siwon pun tak mengerti,entah karena rasa cemburu yang begitu mendominasi atau karena sifat over protektifnya terhadap sang istri hingga membuat ia bisa bersikap sekasar itu pada Yoona.

rasa frustasinya pada keinginan agar Yoona berhenti menjalani profesi keartisannya rupanya telah sampai pada puncaknya malam ini. melihat dengan mata kepalanya sendiri sang istri secara tidak langsung telah di goda oleh lawan mainnya dalam drama yang tengah Yoona lakoni.

Sungguh Siwon benar-benar merasa telah habis kesabaran. namun walau bagaimanapun tak sepantasnya ia bersikap sekasar itu pada Yoona yang notabene adalah istri yang dicintainya. Toh peristiwa yang telah ia lihat tadi mungkin masih dalam taraf yang wajar /? Ia pun mengusap wajahnya kasar.

Sementara itu…dalam keheningan malam Yoona terus berjalan menjauhi mobil Siwon.

Tak peduli pada udara dingin yang menusuk hingga ke tulangnya.

Tak peduli pada waktu yang telah melewati tengah malam.

Bahkan Yoona tak peduli jika saat ini ada seorang pekerja media yang telah merekam pertengkaran hebat ia dan Siwon. hingga esok pagi saat ia membuka mata,namanya dan Siwon akan menjadi headline di berbagai media.

Sungguh Yoona sudah tak peduli………

~TBC~

 

Hola reader😀

Ini kali pertama aku kirim ff ke blog IYAFS

Gimana,gimana? Gaje ya alurnya…? untuk reader yang dulu emang suka baca ff aku..mohon harap di maklum. Sudah setahun lebih aku ga nulis Makanya jadi kaku begini tulisannya L

Okay,aku gamau panjang lebar. Cuma mau mengingatkan saja. Walaupun ni tulisan gaje n garing. Tapi aku mau buat kesepakatan.

Jadi gini,aku udah punya target buat beresin ff ini sebelum my hubby Choi Siwon pergi wamil *di gampar Yoona.

Dan aku udah berencana untuk memproteksi lanjutannya,entah chapter ke dua atau chpter terakhir. Dan aku mau memberikan pw bagi yang mau saja. Dan yang aku maksud dengan “yang mau” itu tentu udah ngertikan?

Tentu itu good reader yang selalu ngapresiasi tulisan aku dengan berupa komen yang sukur2 bisa berupa kritik dan saran yang membangun,buat masukan kedepannya. Jujur terakhir aku bikin ff aku sakit hati bgt sama yang sms minta pw dengan nyebutin unamenya tapi setelah aku cek,unamenya itu ga ada di kolom komentar. Bahkan di chapter sebelumnya. Sakit hati bgt kan di boongin gitu? Makanya mulai sekarang aku bakal lebih selektif lagi.

Bukannya sombong atau apa,walaupun nulis ff Cuma sekedar hobby dan iseng tapi alangkah menyenangkankan kalau hoby kita bisa di hargai dengan baik J

Okay… karena aku belum pd punya wp sendiri,di tambah wp temen aku yang dulu suka aku pake buat post ff lupa kata sandinya L jadi sepertinya selain di YWK aku akan rajin kirim ff ke blog ini. Buat reader IYAFS yang biasa baca ff Yoona dengan pair lain ^^ perkenalkan…😀 aku Yoona-Siwon shipper garis keras kkk~

Jadi aku hanya akan buat ff disini dengan cast Yoona x Siwon😀 dan buat Yoonwonited….. tolong share ff ku ke nited lain ya.. biar makin banyak yang baca,makin cepet aku terusin chap selanjutnya *modus xD

Okaylah gamau panjang lebar. Cukup sekian dan terima kasih. See u in next chapter ^^

And terima kasih banyak buat admin IYAFS yang udah mau post-in ff aku…😀 #bow

185 thoughts on “E! Entertainment Couple (Chapter 1)

  1. Ceritanya seru and bagus banget thor
    Semoga nie cerita jadi kenyataan hehehe
    Kasian banged am siwon yg pgn bgd punya anak
    Tapi hrsnya jga siwon bisa mengerty keadaan yoona
    Bingung lahh mreka sma2 egoiss semoga bisa nemu jlan keluarnya lahh
    Next thor

  2. wah yoonwon bertengkar.mereka sama2 keras kepala. moga aj ada jalan biar mereka nemuin pemecahan masalahnya.kasian siwon tu udh ngebet pgn pny dedek bayi

  3. Ffnya keren banget ceritanya unik tentang kehidupan rumah tangga sesama entertainer keren banget deh pokoknya like banget keep writing author fightiiing!!!🙂

  4. keren ffnya.anti mainstreamlah karena ff tentang rt pasangan selebritis kan jarang ada . salut deh sama author. ditunggu nrxt chapnya ya.keep writing .

  5. Lagi cari ff yoonwon dan ternyata ketemu sama ff ini ceritanya seru,konfliknya juga .Kasian sama yoona yg harus ada d posisi dimana harus milih lebih mengutamakan antara karier atau keluarga

  6. Waduuuhhh …. perfect couple yang satu ini kenapa hidupnya penuh cobaan ???
    Kalian itu sempurna ketika bersama. Tapi ini,
    Malah asik berantem ditengah jalan … Wonppa, Yoong eonni, kalian itu public figure … banyak mata yang mengawasi, ingat ?
    Segera rukun ya … jangan lama2 marahannya.

  7. sbener ny ak dh bca ke 2kli ny tp critany mng gk ngebosenin tp maaf yyyyyy author bru komen jd mlu dehhh
    authorrrrr crita yg lain ny kpan d lnjuttttt ny? ssl ny dh gk sabarrr ni maaf sal ny ak sk bnget he he
    smngat aj yg nulis ny ok

  8. Ceritanya keren abis 👍
    Authornya pinter banget buat cerita kayak beginian
    Siwon sama yoona sama2 punya keinginan yg beda2. Tapi itulah yang buat ceritanya tambah greget.
    Sukses terus buat authornya
    Next chapter…

  9. aaaaa kenapa yoona sama siwon berantem???
    ini kasian siwon sebenernya yang pengen punya anak tapi malah yoonanya pengen nunda karna karir, tapi kasian juga waktu yoona dibentak siwon padahal dia belum bilang mau pas ditawarin minum bareng sama jonghyun

  10. Yakkk Mereka Berantem… Yunah juga.. Seharusnya ngak usah lagi ngejar Karir nya.. Toh Siwon juga udah kerja dan mapan .. Biar yunah ngelayani siwon aja…
    Cerita nya Bagus .. Menarik Alurnya .. Ahh saya nunggu Kisah Nyata Mereka🙂

  11. Wahhh ada ff baru uri yoonwon nihh.. ff nya keren, konflik nya ngena banget bikin greget sendiri..
    Suka banget🙂
    Salam kenal thor.. ☺

  12. Complicatedbanget kehidupan rumah tangga yoonwon.
    harusnya yoona sebelum menikah sudah tahu bahwa kehidupannya akan berubah setelah menikah.
    dia kan masih bisa berkarir sebagai artis dan harusnya dia mengerti perasaan siwon bahwa dia menginginkan anak meskipun dari awal yoona sudah ada kesepakaan so anak.
    tapi tetap saja yoona harus mempertimbangkan dan mulai memilih peran agar dirinya tak terlalu sibuk dan bisa memberikan anak.
    gak bisa nyalahin siwon pas terjadi pertengkaran, mungkin dia stress dan ngbet pen punya ank tp istrinya gak nisa ngabulin makanya pas liat jonghyun ngajak yoona langsung cemburu

  13. Sesempurnanya sepasang suami istri wlpun keren tajir gk akan lengkap kalau tidak punya keturunan. Bagi wanita akan merasa sempurna jika melahirkan ank dr suaminya yoong pngen tpi terbentur ama kehidupan entertainnya. Seharusnya siwon lebih tegas pada istrinya. Keren thor qw tunggu next chap.

  14. Jujur thor, ini ff yoonwon pertama yang aku bca. Biasanya yang aku baca or cari yoona & sehun / chanyeol / kai. Hehehe
    Oiya, sekalian kenalan aku reader baru disini. Jd bru bca ni ff. Keren!!! Go to next chapt.

  15. ampunn ribet banget kehidupan mereka. tapi yoona egois banget, masak lebih mementingkan karir dari pada suami. siwon nggak salah di sini kan dia juga ingin punya anak kayak juniornya. dan mereka nikah juga udah lumayan lama. jadi kasian liat siwon😦
    tapi keren ffnya si suami seniman musik dan istri artis uulala… pasti tajir abis. semoga yoona bisa ngubah pendiriannya.

  16. Prtma² aku mau ngucapin thankyou so much my darling Icha author pling ketjeh sejagad😀 yg udah merekomendasikan aku buat bca nih ff yg keren pake banget diwp ini.
    suka sma ffnya, apalagi ini genrenya marriage life lgi ahh favorite aku bngett.. konfliknya pas dan sukses bkin aku greget sma sifatnya yunah yg cnderung egois arghh >_<
    ff²mu emg gk bisa diragukan lagi top abiss pkoknya!! ttap semangatt mnghasilkan krya² yg mnghibur dear ❤
    oiyaa skalian knalkan aku reader bru di wp ini, aku yoonwon shipper. salam nited yaa ^^ hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s