[Play! The Etude] Broken Heart

broken heart - C.YouraYukiko

BROKEN HEART

a fanfic and cover by
C.Youra Yukiko

cast
IM YOONA # JUNG YONGHWA

genre
ANGST # SAD # ROMANCE

rating
PG-15

This is story is my own. Cast belong’s god. Please don’t bash and don’t be Silent Readers. PLAGIATOR NOT ALLOWED!!

 

Wajah yeoja cantik itu terlihat berantakan. Makeup yang awalnya terlihat natural diwajahnya berubah menjadi menakutkan, terdapat hitam-hitam disekitar matanya bahkan terdapat aliran diwajah cantik itu. Yeoja itu menangis senggugukan bahkan terdengar sangat perih, menyakitkan hati.

Yeoja cantik itu mengetuk pintu kamar nomer 403 itu. Tidak ada jawaban. Kembali ia ketuk pintu tersebut dan tidak berapa lama terdengar suara dari dalam yang hendak membuka pintu. Pintu terbuka dan menampilkan seorang namja bertelanjang dada dan hanya memakai celana dalam.
Yeoja cantik itu terkejut dan itu berhasil membuat jantungnya berdetak lebih kencang dari biasanya bahkan tangan yeoja itu gemetaran.
“Ada ap…” tanya namja itu namun terhenti saat melihat yeoja cantik didepannya.
“Oppa, siapa itu?” terdengar sahutan dari dalam dan muncul seorang yeoja dengan selimut membalut tubuhnya dan berhasil membuat yeoja cantik itu lemas.

Seorang namja masuk dengan langkah pelan dan berhenti tepat didepan barang-barang yang berserakan dilantai. Namja itu menunduk dan memperhatikan kamar itu begitu berantakan seperti kapal pecah. Ia merasakan hatinya perih saat mendengar tangisan istrinya yang begitu menyakitkan.

“Oppa akan pulang cepatkan?” tanya yeoja itu.
Namja yang sedang menyantap sarapan itu mengangguk. “Akan aku usahakan. Memangnya kenapa?”
Yeoja cantik itu tersenyum. “Aku ingin memberikan kejutan pada oppa.”
Namja itu menyentil hidung istrinya itu. “Akan aku usahakan untuk pulang cepat.”

“Yoona.” Panggil namja itu pelan. “Aku..”
“Sudah berapa lama?” potong yeoja itu tanpa menoleh.
Namja itu menunduk. “Mianhae.”
“Aku tanya sudah berapa lama?” suaranya naik satu oktaf.
“Semenjak dia kembali ke Korea.”
Yeoja itu tersentak.

Mereka berempat berkumpul bersama saat makan siang. Seperti kebiasaan mereka saat kuliah dulu. “Bagaimana apa kalian belum ada tanda-tanda memiliki anak?” tanya namja bermata sipit itu kearah pasangan yang ada disebrangnya.
Yoona menggeleng. “Belum ada. Mungkin sebentar lagi, iyakan oppa?”
Namja yang berada disamping Yoona itu mengangguk. “Wae? Kau tidak sabar ingin punya keponakan?”
“Begitulah. Mulai sekarang kalian berdua harus bekerja keras untuk membuatnya.”
“Ya. Kang Minhyuk.” Teriak Yoona pada sepupunya yang hanya tertawa.
“Hyung, apa kau sudah mendengar kabar baru?” tanya namja yang ada disamping Minhyuk membuat ketiga orang itu menatapnya.
“Kabar tentang apa?”
“Seohyun kembali ke Korea.”
Semuanya terdiam terkecuali Yoona yang tidak mengerti apa yang dibicarakan sahabatnya itu.
“Oppa, Seohyun nugu?” tanyanya aneh.
“Dia teman Yonghwa hyung dan Jonghyun saat SMP.” Potong Minhyuk cepat.
“Aaah begitu rupanya.” Ujarnya tanpa curiga namun mendapatkan tatapan menyedihkan dari Jonghyun.

“Jadi dia yang bernama Seohyun?” tanya yeoja itu terbata.
Yonghwa diam dan menunduk.
Yoona berusaha menahan airmatanya agar tidak keluar. “Lalu karena dia sudah kembali, oppa melupakan status oppa yang sudah menikah dan memiliki istri.”
“Yoona, dia…”
“Karena dia mengidap penyakit kanker otak, oppa mengikuti seluruh keinginannya.”
Yonghwa tersentak.
Air mata itu lolos dan berhasil mengalir diwajah cantik yeoja cantik itu dengan cepat ia hapus. “Lalu bagaimana kalau aku yang sakit, apa oppa akan terus mengikuti seluruh keinginanku.”
“Jangan bicara yang sembarangan Yoona.” Sergah Yonghwa.
Yoona menoleh dan menatap suaminya yang sekarang menatapnya sedikit kesal. “AKU SAKIT OPPA.” Teriaknya. “Hatiku sakit, apa oppa tahu tentang itu?”
Yonghwa hendak mendekati istrinya namun terhenti mendengar penolakan dari Yoona.
“Jangan mendekatiku.” Ujar Yoona dan berhasil membuat Yonghwa tertohok.

“Yoona, dia dan Seohyun sering berduaan. Apa kau tidak masalah dengan itu?” terang Jonghyun.
Yoona tersenyum. “Gwencana, aku percaya dengan Yonghwa oppa. Dia tidak akan melakukan apapun yang akan mengkhianatiku.”
Jonghyun mendengus kesal pada sahabatnya itu.
Yoona mengelus lengan Jonghyun. “Aku tidak apa-apa Jonghyun. Yonghwa oppa selalu memberi tahuku kegiatan apa yang sedang ia lakukan setiap jamnya.”
“Apa kau tidak masalah kalau Seohyun selalu mengikuti suamimu, yeoja itu cinta pertama suamimu Yoona. Apa kau tidak masalah?” terang Jonghyun menatap wajah Yoona yang sedikit terkejut. “Seohyun, mengidap penyakit kanker otak. Alasan ia kembali ke sini, untuk menemui Yonghwa hyung. Kau memiliki iQ yang tinggi aku yakin kau sangat mengerti apa yang aku katakan ini.”

“Yoona, aku hanya….”
“Apa dia tahu oppa sudah menikah? Apa dia tahu oppa sudah memiliki istri?”
Yonghwa menarik nafas dalam.
“Dia tidak tahukan?”
“Yoona, aku dan dia hanya sebatas…”
“Mantan pacar.” Potong Yoona lagi. “Aku sudah tahu semuanya. Seohyun yang kalian bilang hanya teman saat SMP itu adalah cinta pertamamu dan juga mantan pacarmu. Wae? Oppa terkejut aku tahu tentang ini?”
“Sejak kapan kau mengetahuinya?”
Yoona merasakan hatinya sakit. Yeoja itu benar-benar sakit mendengar ucapan suaminya itu. “Apa itu benar?” tanyanya lirih. “Apa yang aku tanyakan itu benar oppa?” suaranya gemetar dan air itu kembali mengenang dimata indahnya itu. “Jadi apa yang aku cari tahu selama ini benar? Aku kira mereka hanya ingin mengerjaiku tentang ini tapi ternyata itu benar.”
Hati Yonghwa mencelos. Ia melakukan kesalahan sangat besar sekarang. Namja itu mendekati istrinya lalu memeluknya erat. “Maafkan aku.” Ucapnya lirih. “Maafkan aku, Yoona.”

Keduanya terdiam. Saat ini Minhyuk dan Yoona sedang makan siang bersama.
“Yoona. Gwencana?”
Yoona mendongak dan menatap sepupunya itu. “Aku tidak yakin Yonghwa oppa seperti itu. Dia tipe namja yang terbuka padaku tidak mungkin ia menyembunyikan hal yang sebesar ini.”
Minhyuk menunduk tersenyum miris. Namja itu sudah tahu kalau akan seperti ini jadinya. Sepupunya yang cantik ini tidak mempercayainya. “Kau sangat percaya dengannya?”
Yoona mengangguk. “Ya, aku sangat percaya padanya. Kalaupun memang ada rahasia yang ditutupinya aku yakin Yonghwa oppa akan memberitahuku nantin.”
Minhyuk tersenyum lalu mengacak rambut sepupunya. “Kau benar-benar wanita yang baik, Yoon. Yonghwa hyung beruntung memilikimu.”
“Eii, jangan berlebihan seperti itu.”

Yoona hanya diam didalam pelukan suaminya, tidak berusaha untuk membalas pelukan itu seperti biasanya. Didada bidang namja itu ia hanya menangis, menangisi nasibnya yang di khianati oleh suaminya. Nasib rumah tangganya yang begitu meyedihkan. Yeoja itu menarik nafas panjang. “Oppa, kita bercerai saja.” Ujarnya dalam sekali hembusan nafas dan berhasil membuat suaminya itu diam mematung. “Aku ingin kita bercerai.” Ulangnya dengan tegas.
Yonghwa hanya diam saat istrinya berusaha melepaskan tangannya yang masih memeluk tubuh kurus itu lalu pergi meninggalkannya sendirian di kamar mereka yang berantakan. Namja itu melihat sekeliling kamarnya yang terdapat banyak pigura foto kebersamaannya bersama Yoona hingga matanya berhenti pada pigura photo yang paling besar dan terdapat di dinding atas ranjang. Photo pernikahan mereka tiga tahun lalu.

“Dia sepupuku hyung, namanya Yoona.” Ujar Minhyuk pada Yonghwa ketika mereka sedang bermain basket di lapangan kampus. “Dia juga sahabat Jonghyun sejak SMA.”
Yonghwa menatap yeoja yang melambaikan tangannya kearah mereka.
“Dia sedang jomblo.” Sambung Jonghyun dan membuat Minhyuk terkekeh.
“Apa maksudmu.” Seru Yonghwa malu. “Ayo kembali main.”

Yonghwa mematung ditempatnya saat seorang yeoja cantik berdiri didepan mejanya. Yeoja cantik itu membungkuk padanya. “Apa benar kau temannya Minhyuk?” tanya yeoja itu.
Yonghwa mengangguk.
Yeoja itu tersenyum. “Namaku Yoona, aku sepupu Minhyuk.” Ujarnya riang.
“Nee, aku Yonghwa. Minhyuk dan Jonghyun banyak bercerita tentangmu.”
“Aah, kau juga teman Jonghyun.”
“Nee.”
Yoona mengangguk. “Aku dan Minhyuk ada janji untuk berbelanja tapi dia datang terlambat dan menyuruhku untuk menemuimu disini sebelum ia datang.”
“Aaah begitu. Silahkan duduk.” Ujar Yonghwa gugup namun dalam hati ia mengumpat kedua namja itu.

Yonghwa merapikan barang-barang yang berserakan didalam kamar mereka. Alat-alat kosmetik keduanya berserakan dilantai bahkan ada beberapa yang pecah. Dengan hati-hati ia merapikannya hingga disaat ia menyentuh sebuah kotak persegi panjang berwarna merah muda dan berpita warna merah namja itu merasakan sesuatu yang aneh. Berlahan ia membuka benda itu dan mendapatkan sebuah alat tes kehamilan. Tangan itu gemetar bahkan namja itu hanya bisa menggeleng berusaha tidak percaya dengan kenyataan.  Tak jauh darinya terdapat amplop surat berwarna sama dan membuatnya meraihnya.

“OPPA. Chukkae. Akhirnya kita memberikan keponakan untuk Minhyuk.  Dokter bilang sudah berjalan sembilan minggu. Kita akan menjadi orang tua. Aku tidak sabar menunggu anak kita lahir, aku harap kau selalu bersamaku apapun yang terjadi. Aku mencintaimu.”

Yonghwa menangis. Namja itu saat ini menangis, menangisi kesalahannya, menangisi kebodohannya, menangisi apa yang telah ia lakukan selama ini.
Mianhae. Jeongmal mianhae Yoona-ya.” Ujar namja itu penuh penyesalan.

Yonghwa terlihat terburu-buru memakai pakaiannya. Namja itu hendak mengejar istrinya yang sudah pergi sebelum ia mengejarnya.
“Oppa siapa dia?” tanya yeoja yang duduk diatas ranjang.
Yonghwa mengabaikannya dan sibuk dengan pakaiannya.
“Oppa siapa dia?” tanya yeoja itu lagi dengan nada lebih tinggi 1 oktaf.
“Istriku.” Ujarnya dan berhasil membuat yeoja itu bungkam. “Dia istriku, apa kau sudah puas.”
“Oppa kau sudah menikah?”
“Ya. Aku sudah menikah sejak dua tahun yang lalu.”ujarnya lalu meninggalkan yeoja itu sendirian didalam kamar hotel itu.

54 thoughts on “[Play! The Etude] Broken Heart

  1. yonghwa tega bgt..
    tapi prnasaran sama penjelasannya dia juga sama keputusan dia setelah tau yoona hamil. apa mau setuju aja cerai atau ….??
    dan ini gantung bgt chingu..
    need sequel please !

  2. Selesai? Ini butuuuh kelanjutan wajib haha
    Jadi yoona sakit hati bangeet, kalo bisa nanti yoona deket dan disayang sama jonghyun gituu biar yonghwa ngerasain sakit juga

  3. Jarang banget ada ff yoona pairing yonghwa..
    Knp setiap pairing mereka pasti jadinya sad ending..yg ff sebelumnya (lupa judulnya) yoona dibuat mati and yg sekarang yoona dibuat kecewa sm perselingkuhan suaminya..
    Sekali2 buat yg happy ending dele..and i want to say..this is need sequel..hehe..please..

  4. Tiba2 pengen baca ulang ini fanfic daann hasillnnyaa masi nangiss krna pengkhianatan yonghwa,,dan di baca lagi makin nyesek karena ceritanya masi aja ngegantung…butuh sequel saeng,, bener2 butuh biar nyeseknya ini ilang… Di tunggu banget,,bangeet2 di tunggu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s