I’ll Change You Chap 3

I’ll Change You

Poster by sifixo@posterchannel

Tittle: I’ll Change You

Chapter: 3

Main Cat:

  • Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun
  • Im Yoona a.k.a Yoona
  • Kim Myungsoo a.k.a Myungsoo
  • Kim Jong In a.k.a Jongin
  • Lee Sunkyu a.k.a Sunkyu
  • Do Kyungsoo a.k.a Kyungsoo

Genre: Romance, fantasy, School life

Disclaimer: Hai aku kembali dengan ff ku I’ll change you, semoga kalian menyukainya yaa… aku harap there is no siders in here. Please respect my fanfiction.

.

.

.

“Kau jadi datang kan?” Yoona tengah menunggu kehadiran Kyuhyun, jenuh adalah kata yang tepat untuk menggambarkan dirinya saat ini.

“Im Yoona, bukankah sudah kubilang kalau aku tidak bisa keluar malam-malam?” Seseorang diseberang telepon merutuki Yoona yang ngotot akan kehadirannya.

“Yakk, dasar kau.. Untung saja, aku belum membeli whiskey. Bisa bangkrut kalau begitu..”

“Salah sendiri kau pergi keclub malam, asal kau tau itu tidak baik..”Sekali lagi Kyuhyun berdecak kesal.

“Cih! Baiklah aku segera pul, AAAAAA…” Nit, nit, nit. Telefon terputus, diakhiri dengan teriakkan Yoona yang membuat Kyuhyun resah.

Kyuhyun menggigit bibirnya, ia takut terjadi apa-apa dengan Yoona. Jelas sekali kalau club malam itu sangat berbahaya. Penuh dengan laki-laki bajigan dan perempuan murahan. Bagaimana bisa Yoona berakal kotor seperti itu? Kyuhyun kembali menggigit bibirnya. Ahhh club apa namanya ya?? Aku harus kesana.. Kyuhyun berpikir keras akan nama tempat dimana Yoona mengajaknya minum.

“Ahhh, City Club!” Kyuhyun segera menyambar mantelnya dan berlari menuju halte.

Syukurlah bus sedang berpihak padanya, sebuah bus segera menghampiri halte dan langsung diserbu naik oleh Kyuhyun. Jalanan tak kunjung sepi padahal ini hampir larut, pikir Kyuhyun. Sekali lagi ia menggigit bibirnya, ia takut akan evolusi wujud seketika, itu akan sangat membahayakan, terlebih jika Kyuhyun sedang tak dapat mengendalikan dirinya, bisa saja ia mengamuk, siapapun yang berjarak kurang dari 3 meter didepannya pasti mendapat amukan, bukan hal yang mustahil. Beberapa kali ia menengok kearah jam tangan yang menghiasi pergelangan tangan kanannya. Syukurlah masih pukul 9,  masih ada selang 3 jam tersisa, pikir Kyuhyun.

Kyuhyun POV

“Pemberhentian ke-3 halte Hongdae.” Seru supir bus, segera aku keluar dan berlari secepat yang aku bisa menuju city club yang jaraknya tak begitu jauh dari halte.

Sudah terlihat spanduk besar berkelap-kelip bertuliskan city club diujung sebelah utara hongdae street. Kurasa tempat itu sedang penuh-penuhnya, terlihat dari banyaknya kendaraan bermotor yang berjejer didepannya. Aduh, aku malas sekali berurusan dengan tempat busuk seperti ini.

Kuinjakan kakiku tepat didepan club malam ini. Kurogoh ceruk sakuku mencari ponsel, aku ingin mencoba menelfon Yoona terlebih dahulu.

Terdengar ringtone milik Yoona didekatku, lantunan music pop milik JYP. Kuikuti suara itu, dan ya, kulihat ponsel pastel milik Yoona tergeletak disudut club. Aku yakin sesuatu terjadi padanya, segera ku letakkan ponsel Yoona kedalam sakuku, tanpa berpikir lama aku segera masuk kedalam tempat hina itu.

Disudut mana Yoona berada?? Tempat ini dipenuhi manusia-manusia nista yang menghabiskan malam dengan membakar uangnya sendiri. Yoona kenapa kau harus melakukan ini?? Kucari ditiap seluk club, dan yang kutemukan hanya wanita penggoda dan para lelaki bajingan. Yang jelas aku tak ingin teman sekolah melihatku berada disini, terlebih murid dari kelas lain, bisa hancur reputasiku menjadi anak cupu.

Disudut club kulihat ada sebuah ruangan dengan sebuah papan peringatan didepannya.

THIS TERITORY IS ONLY FOR RICH MAN

Kenapa aku memiliki firasat bahwa Yoona ada disana?? Aku melangkah menuju ruangan itu, kuintip disela bilik pintu yang sedikit terbuka. Didalamnya ada beberapa lelaki yang menggunakan cincin berukuran tidak kecil, berkacamata, dan perkiraanku mereka sudah tak muda, dan yang membuatku terkejut adalah sosok gadis bersurai hitam dengan mata sembap tengah menangis disalah satu kursinya, YOONA! Kalau aku langsung membuka pintu ini dan menarik Yoona keluar, bukankah akan terjadi keributan?? Aisshhh… Pukul berapa ini?? Bisa saja seketika aku berubah menjadi werewolf. Tapi mana mungkin werewolf sepertiku kehabisan akal.

Tok Tok Tok

Aku mengetuk pintu dan mendengar seruan untuk masuk kedalam, segera aku buka pintu bercorak abu-abu itu. Yoona segera membulatkan matanya, segera aku member isyarat untuk diam melewati kedipan mata.

“Ada apa?”Tanya seorang pria berkacamata.

“Kau mau bergabung?”Seorang pria di sebelahnya menimpali perkataan sahabatnya.

“Maaf aku sudah kenyang, aku hanya ingin menarik perempuan murahan ini keluar, ia telah berhutang banyak pada club, dan kerjaannya hanya melarikan diri!”Aku melihat sinis kearah Yoona.

“Ooh begitu.. Berapa memangnya?” Aiisshh.. bisa mati aku kalau ia malah mau membayarnya, bisa gagal mengeluarkan Yoona.

“Ahhh tidak terhitung! Memang gadis kurang ajar! Sudah 4 tahun mampir tanpa membayar sedikitpun, kalau miskin tidak usah mampir!”Sekali lagi aku memicingkan mata kearah Yoona yang tengah tertunduk diam. Sungguh, itu kata-kata yang sangatlah kasar, tapi kalau tidak begini mereka tak akan membiarkannya keluar dengan mudah.

“Benarkah?? Baiklah silahkan bawa gadis itu keluar. Disini dia juga tidak berguna, kerjaannya menangis saja..” Celetuk seorang pria yang lainnya.

Segera aku menarik lengan kanan Yoona paksa. Kami keluar dari club malam itu, aku terus mencengkram tangannya hingga sampai dihalte bus. Dan sontak aku terkejut ketika ia memelukku tiba-tiba.

“A…. Aku takut…” Yoona menangis sejadi-jadinya, ia mencengkram kemejaku erat.

“Maafkan aku…” Ujar Yoona bergetar.

Aku benar-benar merasa canggung, lama aku tak berkutak. Akhirnya aku memutuskan untuk membelai rambutnya, membiarkan ia menangis dalam keadaan memelukku. Kurasa itu membuatnya tenang.

“Tak apa.. Sekarang sudah aman.. Tidak seharusnya kau pergi keclub seperti itu. Aku tidak mau kau masuk kedalam golongan perempuan hina layak mereka, apa orangtuamu tidak memperingatimu?” Aku membelai terus rambutnya, dan ia tak kunjung melepas pelukannya.

“A.. Aku bodoh! Aku gadis murahan!”Yoona memukul kepalanya berkali-kali, kemudian aku memegang tangan kanan yang berulah itu, menggenggamnya dan membiarkan Yoona duduk tenang dihalte bus. Kami saling berpandangan, tangan kanannya belum juga terlepas dari genggamanku.

“Kau bukan gadis murahan, Im yoona yang kukenal tidak seburuk itu, Hahaha ia hanya suka memalak, suka tidak mengerjakan PR, dia hanyalah gadis lucu yang nakal, bukan gadis bodoh yang murahan..” Aku tersenyum simpul kearahnya, ia menangis memandangku kemudian tertawa kecil.

“Aishh, aku ini bodoh.. Bagaimana bisa aku pergi keclub? Bagaimana bisa aku jadi gadis murahan seperti ini? Kau salah Kyu, aku bodoh!”Yoona tak kunjung jera untuk mengeluarkan air matanya.

“Kalau begitu mengapa kau pergi?” Aku bertanya sembari terus menggenggam tangan kanannya yang tak menolak perlakuanku.

“Aku…. Aku tidak tau..” Tangisnya untuk kesekian kali.

“Aku harap kau belajar dari ini Im Yoona…” Ujarku membelai rambutnya, ia hanya menanggapiku dengan anggukan lemah.

“Mau diantar pulang?”Tanyaku yang melihatnya tertunduk diam.

“Aku minta dijemput saja, aku tak mau merepotkanmu lagi.”Sahut Yoona.

“Apa kau tidak akan kena marah pulang jam segini?”

“Orangtuaku tidak ada dirumah, lagi pula bibiku taunya aku pergi kerumah teman lembur mengerjakan tugas.” Jawab Yoona.

“Oooh baiklah.”

“EH!” Yoona tersadar akan tangannya yang masih ada dalam genggamanku, ia segera menariknya dan memicingkan mata kearahku.

“Jangan mencari kesempatan dalam kesempitan ya!” Celetuknya sembari menjulurkan lidah.

“Dasar kau gadis nakal!” Aku menjitak keningnya dan membuatnya menarik sudut bibirnya turun.

“Aku sampai lupa! Aku pergi dulu Yoong, hati-hati yaa..”

Syukurlah aku teringat akan waktu, hampir saja. Sekarang pukul 11.34 evolusi serigalaku akan segera datang, maka itu aku memutuskan untuk diam mengunci diri dalam kamar, karena sedikit saja salah mengambil pilihan, amukanku bisa tak terkendali.

“Yoona, mau ke kantin?” Ujarku menoleh kearahnya yang tengah sibuk berkutak pada secarik kertas.

“Bisakah kau belikan untukku ramyun porsi kecil? Aku belum selesai mengerjakan karangan yang harus dikumpulkan usai istirahat ini..”Timpal Yoona resah sambil menunjukan sebuah kertas dengan tatanan Hangeul rapih miliknya.

“Tentu nona, apapun katamu.” Sungguh lega melihat prubahannya, setidaknya 6 hari sudah terlewati dengan baik, tapi bukankah ini terlalu cepat? Atau dia yang terlalu menurut?

AUTHOR POV

Yoona tengah mengguratkan tinta hitam pada secarik kertas yang tergeletak dihadapannya. Tak berselang lama 2 namja tampan menghampirinya dan segera duduk disebelahnya.

“Yak, apa yang kalian lakukan? Hawa kalian memecahkan lingkaran spiritual karyaku.”Dengus Yoona tanpa melirik kearah 2 namja yang tengah memperhatikannya bingung.

“Apa yang kau lakukan eoh? Kemana Im Yoona yang kukenal?”Celetuk Jongin yang diangguki oleh Myungsoo.

“Bagaimana kalau memalak birthday boy? Hari ini Kyungsoo ulang tahun..” Seru Myungsoo mengelus tangan tanda tak sabar.

“Aisshh, dia lagi? Apa kalian tak iba dengan mata bulat itu? Ia selalu kena ulah!”Tolak Yoona yang tak melepas pandangan pada pena dan kertasnya.

“Entahlah, kurasa ia sasaran paling empuk.” Jongin mengangkat bahunya.

“Bagaimana? Mau bergabung?”Kedua pria itu berdiri sembari menunggu jawaban yang mereka harapkan adalah anggukan dari Yoona.

“Aku tak bisa menolak…”

Yoona, Jongin dan Myungsoo, sudah bukan pemandangan lazim. Berjalan angkuh membusngkan dada, terlihat jelas mereka tengah mengincar atau tengah mencari sesosok mangsa. Dan sudah terencana, kali ini birthday boy lah yang terkena imbas.

Kyungsoo tengah menikmati kue buah tangan Sunny kekasihnya. Sungguh kebetulan sepasang kekasih korban bully-an menjadi kudapan nikmat ke-3 berandal yang sudah mempersiapkan  jurus pamungkas. Tanpa buang waktu, ketiga manusia nista itu duduk te[at dimeja kyungsoo dan Sunny tengah menikmati black forest.

“Ekhem… Kurasa itu lezat..” Myungsoo melirik kearah black forest yang masih tersisa dinampan alumunium foil.

“Kau boleh mengambilnya..” Ujar Sunny tak ingin memperpanjang masalah, kyungsoo mengangguki ucapan kekasihnya.

“Wahh sayangnya bukan itu yang kami mau…”Smirk Jongin.

“Kami mau lebih, bagaimana dengan pajak ulang tahun? Kurasa kau tidak keberatan Kyungsoo menraktir kami dikedai pizza sepulang sekolah nanti.”Yoona tersenyum menampakkan mukanya yang sudah tak diragukan angkuh.

“Emmm…” Kyungsoo mencerna perkataan Yoona, Sunny yang ikut terpojok menelan ludahnya susah payah.

“Im Yoona…” Sosok namja datang menghampiri Yoona dan langsung menarik lengan kirinya pergi menjauh.

“Yak.. yak… Apa yang namja itu lakukan?”Seruan Myungsoo membuatnya dan Jongin beranjak pergi meninggalkan pasangan kekasih itu dan segera mengejar Yoona dan Kyuhyun.

Kyuhyun menarik Yoons menuju taman dekat kelas 12 C. Segera Yoona menarik lepas pergelangannya dan bersungut membuang muka.

“Gadis nakal! Bukankah aku sudah memperingatimu?? Harus berapa kali kuajarkan??” Gerutu Kyuhyun merutuki Yoona yang tak berucap sedikitpun.

“Im Yoona.. Jawab aku..” Kyuhyun memegang pundak Yoona yang segera ditangkis oleh tangan seseorang.

“Myungsoo?” Yoona menoleh ketika kyuhyun merapalkan nama itu.

“Isshh.. Apa yang kau lakukan?”Bentak Yoona melihat 2 namja yang berdiri disebalah kyuhyun.

“Of course melindungimu..”Ucap Jongin.

“Dari apa? Kyuhyun? Ahh untuk apa kalian melakukannya? Ia tak lebih dari membasmi kutu dikepala orang botak..”Seru Yoona memicingkan mata kearah Kyuhyun. Kyuhyun tak memasukkannya kedalam hati, memang begini lagak yeoja didepannya. Sok kuat kala ada orang lain didekatnya, jika saja ia sendiri dan menghadapi kyuhyun, percayalah, nyalinya pasti ciyut.

“Aduh, kata-kata yang keren nona..” Sambung Kyuhyun mengeluarkan senyum simpul khas miliknya.

“Kau jangan macam-macam dengannya ya..” Peringatan itu terlontar dari mulut dua namja brandal itu bersamaan.

“Tentu, untuk apa juga aku melakukannya? Membuang waktu saja..” Kyuhyun segera meninggalkan Yoona dan kedua namja itu menuju kelas 12 C.

Yoona yang ikut jenuh hanya memandangi dua namja brandal yang melihatnya sedari tadipun, ikut meninggalkan taman menuju 12 C. Dan segera duduk disebelah Kyuhyun, bukan bermaksud apa-apa, memang itu mejanya, dan kebetulan teman sebangkunya adalah Kyuhyun.

“Kau marah? Apa kau marah?” Ujar Yoona menyikut pergelangan tangan Kyuhyunb beberapa kali.

“Untuk apa aku marah?”Sambungnya tak menengok kearah Yoona.

“Yak! Kau marah..” Seru Yoona yang kembali menyikut Kyuhyun agak kencang.

“Seharusnya kau yang marah, bukankah begitu? Aku murid aneh datang tiba-tiba, aku yang notabenya bukan siapa-siapa bersikeras merubah sikap burukmu, tidakkah aku mengganggu? Mencampuri urusanmu dengan lelaki bajingan diclub tadi malam, wah benar-benar berulah aku.” Jelas Kyuhyun dengan nada datar tak berpaling dari lebaran buku sejarah yang tengah ia baca.

“Terimakasih..” Sahut Yoona tersenyum simpul kearah Kyuhyun tanpa balasan.

“Untuk?” Tanya Kyuhyun menautkan alisnya bingung.

“Untuk kehadiranmu..” Ucap Yoona yang kini tengah bersiap tidur dengan posisi menopang kepalanya ditangan kanan.

“Hey! Jangan tidur!” Seru Kyuhyun menepuk meja beberapa kali.

“Bukankah ini waktu istirahat?” Ujar Yoona, Kyuhyun hanya melihat yeoja disebelahnya dengan senyuman. Kalian tau? Sepertinya Kyuhyun merasakan suatu perasaan aneh direlung hatinya.

Bulu abu-abu tengah terhias ditubuh namja tampan itu. Ginjalnya serasa ingin keluar dari tempatnya. Berevolusi bukanlah sesuatu yang mudah. Rasanya sangatlah sakit hingga mengetarkan ubun-ubun. Dan kala ia berubah, ia dapat mampir ke armadia, sekalipun hanya untuk bertegeur sapa dengan makhluk-makhluk disana.

“Hey sandman, bagaimana dengan mimpiki mala mini?” Tegur kyuhyun pada makluk serbuk emas pembawa mimpi baik.

“Kau hebat wolf, kau mengendalikan dirimu dengan baik, kan kuberikan santapan lezat untuk mimpimu malam ini.” Ujar sandman mengakhiri ucapannya dengan kedipan mata sebelah kanan.

“Terimakasih, kau memang terbaik..” timpal Kyuhyun yang segera meninggalkan kawah mimpi.

Kyuhyun menyusuri setapak armadia yang dihiasi bebatuan berwarna, armadia memang tempat paling indah dalam hidupnya. Tapi armadia tak berbeda dengan bumi yang banyak dihujani masalah, muali dari alam hinga ulah makhluknya. Contoh saja kriminalitas, di armadia juga ada, global warming, itu juga ada.

“Wolf, raja han memanggilmu…” Sesosok kurcaci berukuran 60 cm menghampirinya. Kuracaci itu biasa disebit Leron, mereka adalah makhluk kerdil penyampai amanat paling dipercaya.

“terimakasih ron..” Seru Kyuhyun yang segera memijak setapak dengan berlari menggunakan keempat buah kakinya menuju kerajaan. (kyuhyun tengah berubah menjadi werewolf.)

Perjalanan tidaklah menempuh waktu yang lama, entah bagaimana caranya negeri armadia terasa sangat kecil sekalipun betuknya bulat sama halnya dengan planet. Kyuhyun mengetuk pintu singgsana, dan sesosok peri datang membukakannya, kyuhyun menunduk terimakasih, ia memasuki ruangan yang didominasi warna emas itu, dan terduduk seorang raja yang wajahnya similar dengan manusia tengah memandangnya dengan senyum.

“Wah wah wah… wolfku mengerjakan tugasnya dengan sangat baik ternyata, kau memang multi talenta wolf cho..” Tanggapnya dengan menyertakan marga wolfnya ‘Cho’.

“Terimakasih raja… ehem, tapi aku ingin bertanya, atas dasar apa kau mengirimku menjadi seorang manusia dengan kepribadian jauh dari perawakan seorang werewolf? Jika kau mau meberikan gadis itu lelaki tampan sepertiku, kau bisa menjelmakan seorang peri kan?” Tanya Kyuhyun yang hingga kini masih kebingungan dengan tugas yang raja Han berikan padanya.

“kau hanya perlu menjalankannya.. Aku tak ingin mendengar pertanyaan apapun, kau makhluk yang terpilih, maka berbangga hatilah..”

“Baiklah raja.. maafkan pertanyaanku tadi.”

Yoona POV

Aku tengah membuka album bercorak bunga marun yang sengaja kusimpan dibawah kasur. Percayalah, kedua orang tuaku pasti sudah melupakan memorial kecil ini. Aku menmbuka tiap halaman lusuhnya, membiarkan diorama itu terputar. Aku anak tunggal, maka kesepian adalah teman baikku. Dulu, kala keluargaku masih hidup cukup, kami bahkan sangat menikmati dan mensyukuri tiap jengl rezeki tuhan. Namun kini, kedua orangtuaku gila harta. Mereka bahkan tak sempat menyisihkan waktu untukku.

Lembaran terakhir terbuka kulihat keluargaku 12 tahun silam, ketika itu keluargaku harmonis. Terlihat difoto itu, appa memelukku yang tengah memakai dress merah muda, semuanya berkumpul, ada nenek dan juga kakek, sepeninggal mereka membuat hariku larut dalam kesepian.

Kurasa mengingatnya terus menerus hanya akan membuat keadaan tambah buruk. Syukur namja itu datang, keberandalanku bukanlah perawakan asli diriku, aku hanya menutupi kerapuhanku dengan itu. Dan ketika ia datang berkeinginan merubahku, tentu kuterima dengan tanpa pikir lama.

Namun aku bingung, apa memang tuhan menakdirkan alurnya seperti ini? Membiarkan aku belajar dengan perasaan lebih pada guruku? Ahh… Cho Kyuhyun, bagaimana bisa aku jatuh cinta denganmu??

To be continued…

32 thoughts on “I’ll Change You Chap 3

  1. Makin seru nih. Ciiieee yoona jatuh cinta ke kyu tuh, kyu juga tuh tapi belum sadar deh.
    Apa yoonanya jadi bad girl karena kurang kasih sayang dari ortu + kesepian ya thor? Kalau ia kasihan baaangeet deh, berharap kyupa tidah ninggalin dia nih.
    Masiih penasaran mengapa raja memberi tugas seperti itu ke kyu nih.
    Keep writing thor. Next jangan lama lama ya. Heheheh ^_^

  2. Mwo? Wah Yoona jatuh cinta thuc ma Kyu oppa dan telah menyadarix.
    Aigoo, Myungsoo dan jongin nya gak mw d’hentikn jg thuc? Masa cuman yoona yg mau d’hentikn sifat brandalx itu!?
    Kyu oppa keren deh.. Aku suka m0ment KyuNanya🙂
    next chap d.tnggu yah😉 fighting~
    keep writting thor!!

  3. wahh makin seru banhkan yoona eonni udah jatuh cinta ma kyupa.
    eohh jadi begitu asal mula yoona eonni bersikap seberti itu.
    nextttt…di tunggu banget kelanjutannya

  4. seruuu ff nie,,,
    makin ksni makin pnasaran thor,,
    knp kyuhyun dikirim untuk merubah yoona, n da hubungan ap raja tu dgn yoona,,,
    smga jawabanx gk lama,, hhhhh,, fighting thor, q tunggu jwbanx

  5. Waaah makin rameeee .. Yoong udh jatuh cinta ama kyu .. Dan sebenernya kyu juga gtu .. Ahahahahaha ,, ayoo next doong

  6. Waahhh yoona udah mulai jatuh cinta sama kyuhyub ceritanya nih thor hehhehe
    Aku harap kyuhyun jga cepet cepet jatuh cinta sama yoona.
    Next chapter lebih panjang lagi ya thor dan jangan lama lama
    Keep writing

  7. wahh trnyata yoona udh jth cinta sm kyu ❤
    msh penasaran alasan raja han ngutus kyu bwt merubah sikap yoona..
    next ditunggu, kl bs jgn lama2 ya thor ^^

  8. Aigooo
    Ternyata memang cuma kyu oppa yg bisa ngadepin yoong oenni
    Hehehe
    Penasaran sama alasan di kirimnya kyu oppa buat ngerubah yoong oenni
    Gomawo ffnya udah dilanjut oenni
    Tetap semangat oenni

  9. Waaaaaah…… sdh da yg jtuh cnta tryta… hahaha… kren thoooor…. aaaah.. mnis bggt… keep fighting thoor^^

  10. wah kyuna dh sling jtuh cinta tu hehe,yoona bersift kyk gtu gr2 dia nutupin kseduhannya krna ortu sbuk sndri2 gak pernh merhatiin dia lg.tp tkut nanti lox yoona dh jtuh cinta ma kyu tp kyu ninggailn oona eonni nanti gimn nasibnya yoona eonni?ditunggu nextnya min

  11. Udah update ya? Aku udah bolak balik ke wp ini mau liat ff ini sdh publish atau blom hehehe

    Wahh mereka berdua sudah mulai jatuh cinta nihh, tp penasaran gimana reaksi yoona waktu tau kyu rupanya werewolf??

  12. daebakkk thor tapi tolong ne author alurnya jgn cepet ” aku suka karakter yoona yg sebenarnya rapuh tapi dia tutupi jadi tau di part ini mereka sudah punya rasa .

  13. wah seruuu….bagus banget ff.y
    akhirnya yoona sedikit demi sedikit berubah…
    kyanya..yoona mulai suka sama kyuhyun
    .
    ditunggu yg berikutnya ka..

  14. Jiahh yoona duluan yang suka sma kyu,, ternyata yoona kasian yah, dia gk seburuk yang dikira.. dia melakukan itu sebagai bentuk pengalihan kesepiannya, knpa orang tua yoona tega bgt tinggalin anaknya sendirian..
    Tanpa memikirkan dampaknya
    Yoona yang tabah ya?
    Dan yakin suatu saat nanti
    Orang tuamu pasti akan berubah kayak dlu lagi
    Entah karena kejadian apa nantinya yang bisa merubahnya..

  15. Yoona jadi bad girl karena kesepian ,kyuhyun disuruh ubah sikap yoona ,cieeee …. yoong mulai jatuh cinta ma kyu nih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s