Happy New Year, Im Yoona

HAPPY NEW YEAR, IM YOONA POSTER

Happy New Year, Im Yoona 
Written by Bells Trix 
Cast Cho Kyuhyun & Im Yoona 
Ficlet || Romance, Fluff || PG-13

p.s : anggap saja mereka berdua umurnya sama^^

“We’re not travelling back, so move on and welcome the new year eve.”

———————————–Happy reading!————————————

            Im Yoona, gadis ceria dengan senyum cantik yang selalu menghiasi hari-harinya. Ia tidak pernah terlihat murung di hadapan orang lain meskipun hatinya dilanda kesedihan. Sebisa mungkin ia selalu berusaha membuat orang lain bahagia karenanya.

 

Hal ini jelas berbanding terbalik dengan seorang Cho Kyuhyun. Ia adalah sahabat Yoona sejak kecil karena rumah mereka bertetangga. Menurut Yoona, Kyuhyun adalah orang yang dingin dan selalu taat pada aturan apapun. Namun dibalik kemisteriusannya sebagai seorang laki-laki, Kyuhyun adalah sosok yang baik hati dan senantiasa ada untuk Yoona.

 

Keduanya saling melengkapi hingga pada akhirnya Kyuhyun mulai menaruh perasaan pada gadis yang notabene adalah sahabat karibnya itu. Ia menyukai Im Yoona secara diam-diam selama 1 tahun ini dan tidak berani mengungkapkannya. Ia takut bila perasaannya itu nantinya akan mengalahkan persahabatan yang telah dijalin oleh mereka selama 18 tahun ini. Dan ia hanya bisa berbesar hati saat mengetahui bahwa Yoona sudah memiliki seorang kekasih.

 

Biarpun Yoona sudah memiliki seorang kekasih, perasaan Kyuhyun pada gadis itu tidak akan berubah. Bahkan ia sudah berjanji untuk selalu melindungi dan setia menjaga seorang Im Yoona sampai kapanpun.

 

-oo—

 

Yoona menghampiri Kyuhyun yang tengah asyik membaca novel di sofa ruang tamunya dengan televisi yang masih menyala. Tanpa persetujuan, Yoona segera duduk bersebelahan dengan laki-laki dengan rambut spike khasnya itu.

 

“Ya! Kyuhyun-ah, kelihatannya kau asyik sekali. Baca apa, sih?” Tanya Yoona penasaran seraya mengernyitkan dahinya dan membaca judul novel yang dibaca Kyuhyun.

 

Kyuhyun menurunkan novel dari hadapannya kemudian menatap Yoona sebentar dan balik membaca lagi.

 

Mwo? Kenapa kau tidak menjawabku? Ah, kau ini selalu begitu.”

 

Yoona memanyunkan bibir mungilnya. Namun seperti biasa, perhatian Kyuhyun tetap fokus pada sebuah novel berjudul ‘The Fault in Our Stars’ itu. Memang beginilah Cho Kyuhyun. Bila sudah fokus terhadap sesuatu, ia pasti akan sulit diganggu. Dan terkadang hal ini juga lah yang membuat Yoona lumayan jengkel dengan sifatnya yang terlalu serius.

 

“Bukankah kau sudah membaca judulnya?”

 

Ehm, iya. Ngomong-ngomong kau akan pergi kemana malam ini?”

 

“Memangnya kenapa?”

 

“Ini kan tahun baru, Kyuhyun-ah. Bagaimana, sih. Apa kau tidak punya janji kencan dengan pacarmu?”

 

Kali ini Kyuhyun menurunkan novelnya. Ia memandang sosok gadis di hadapannya dengan mengerutkan kening sambil menghembuskan nafas berat.

 

“Aku nggak punya. Jadi—“

 

“Ya,ya. Aku tahu kau akan tetap tinggal di rumah dengan menonton acara televisi yang membosankan lalu membaca novel lamamu itu lalu—“

 

Kyuhyun tersenyum mendengar celotehan Yoona yang selalu mengusik telinga namun ia sangat menyukainya. Sebelum gadis itu terlampau jauh, ia pun segera memotong kalimatnya.“Lalu kau sendiri akan pergi kemana?”

 

Eoh. Aku? Luhan sudah mengajakku berkencan di N Grill.” Ujarnya sambil mengerling-ngerlingkan kedua matanya menatap Kyuhyun pertanda ia sangat bahagia.

 

Heum. Semoga malammu menyenangkan.”

 

Kyuhyun tampak malas saat mendengar nama Luhan disebut. Entah mengapa telinganya selalu panas ketika mendengar nama Luhan. Namun, ia sendiri berusaha untuk berpura-pura mendukung hubungan Yoona dengan laki-laki itu. Ia pun kembali melanjutkan membaca novel yang berada di genggaman tangannya tersebut. Dan berusaha menetralisir pikirannya yang mulai mengacau memikirkan kencan Yoona nanti malam.

 

“Kau juga, Kyuhyun-ah. Aku harus bersiap-siap.”

 

Kyuhyun menurunkan novelnya. Semangatnya membaca memudar.

 

“Yah. Aku juga bersiap-siap. Bersiap untuk makan hati. Heol.”

 

-oo—

 

Yoona sudah tampak siap dengan atasan warna putih dengan rok hampir selutut yang membalut tubuhnya. Ia berkacak pinggang sejenak di hadapan cermin meja rias sambil terus menyunggingkan senyum.

 

Hari ini akan menjadi hari bahagiaku bersama Luhan, batin Yoona.

 

Setelah itu Yoona segera mengambil tas selempang warna hijau tosca nya yang terletak di atas tempat tidur kemudian berangkat menuju N Grill yang berada di N Seoul Tower.

 

-oo—

 

“Terima kasih sudah mengantarku. Kau memang sangat baik.”

 

“Cepat turun. Siapa tahu Luhan sudah menunggu di dalam. Kau tidak mau dia menunggu, kan?”

 

Yoona mengangguk seraya melempar senyum khasnya untuk Kyuhyun.”Ne ne, arraseo.

 

Gadis itu memegang handle pintu mobil milik Kyuhyun. Sebelum Yoona turun, Kyuhyun sempat berpesan.

 

Eum. Kalau terjadi sesuatu, hubungi aku. Okay? Aku akan menunggumu di Bosingak.”

 

Yoona tersenyum sekali lagi kemudian mengangguk berulang kali. Tanpa basa-basi, ia segera turun dan menutup pintu mobil milik Kyuhyun. Ia juga melambaikan tangan saat mobil mercedes benz warna silver itu melaju meninggalkan pelataran N Seoul Tower.

 

Drrt .. Drrt ..

 

Tiba-tiba ponsel Yoona bergetar menandakan ada panggilan masuk. Yoona segera mengambil ponsel dari dalam tasnya dan menatap layar sejenak yang menampilkan nama ‘Luhan’.

 

Eoh. Chagiya.”

 

“Kau masih disana?”

 

Ne? Aku baru saja datang.”

 

Eoh. Eum. Ada yang ingin aku bicarakan.”

 

“Ya. Apa?”

 

Perasaan Yoona mulai gelisah. Ia merasa seperti ada sesuatu yang tidak beres dengan Luhan. Ia melirik ke arah jam tangan warna putih tulang yang melingkar di pergelangan tangan kirinya. Pukul 11.37 KST. Ia kira Luhan sudah menunggunya di dalam kafe yang spesial buka 24 jam untuk perayaan akhir tahun ini. Namun ternyata tidak.

 

“Ini tentang hubungan kita.”

 

“Katakan saja.”

 

Terjadi keheningan untuk beberapa detik setelahnya.

 

Mian. Aku ingin, hubungan kita berakhir disini.”

 

Yoona berusaha menelan saliva setelah mendengar perkataan Luhan. Rasanya seperti ada yang menohok pangkal tenggorokannya hingga membuat susah bernafas. Namun bukan Yoona namanya bila ia tidak pandai menutupi perasaan.

 

“Ya? Ta-tapi kenapa?” Tanyanya tergagap karena tenggorokannya seperti tercekat.

 

“Krystal memintaku untuk kembali dengannya. Dan, kau tahu, kan? Aku masih mencintai Krystal.”

 

Eoh. Begitu ya. Ah—“

 

Mian. Kau tidak apa-apa, kan? Lagipula hubungan kita baru berjalan 1 bulan.”

 

“Ah, ne. Aku baik-baik saja. Aku terlalu bersemangat menemuimu malam ini padahal kau sendiri tidak menungguku.” Ucap Yoona berusaha terdengar ceria seperti biasanya padahal air matanya sendiri sudah mengalir sedari tadi.

 

Tanpa menunggu perkataan Luhan selanjutnya, Yoona lansung mengakhiri panggilan. Ia kemudian memanggil taksi dan meminta untuk mengantarkannya ke Bosingak—tempat dimana malam pergantian tahun warga Seoul dirayakan sambil menunggu denting lonceng Bosingak dengan meriah.

 

-oo—

 

Kyuhyun duduk di atas kap mobilnya seraya mengamati pelataran Bosingak di Jongno-gu, yang mulai rame dengan antusiasme masyarakat yang ingin menyambut tahun baru 2015. Ia menarik nafas panjang dan menghembuskannya dengan berat membayangkan bagaimana kencan Yoona dan Luhan malam ini. Hatinya benar-benar merasa sakit.

 

Tap .. Tap ..

 

Terdengar langkah kaki yang mendekat ke arahnya.Kyuhyun menoleh ke kiri dan mendapati gadis itu tengah menangis sambil berjalan mendatanginya. Ya, dia. Im Yoona.

 

“Yoona-ya? Waeyo? Kenapa kau pulang secepat ini? Dan kenapa kau menangis?”

 

Yoona lansung memeluk Kyuhyun dan menumpahkan kesedihannya. Sepertinya Kyuhyun mengerti apa yang baru saja terjadi pada gadisnya itu. Ia pun balas memeluk Yoona dengan penuh kasih sayang. Baru pertama kalinya ia menyaksikan Yoona menangis seperti ini.

 

“Apa aku terlihat bodoh?” Yoona melepaskan pelukan lalu mengusap air matanya dengan kasar sambil tertawa hambar. Baru kali ini ia merasakan sakit hati yang teramat dalam.

 

“Bagaimana kencanmu? Apa dia menyakitimu?”

 

Ya, mungkin saja itu adalah pertanyaan bodoh yang tidak perlu dijawab, gumam Kyuhyun dalam hati.

 

Eum. Jadi, dia memutuskanku demi Krystal. Haha. Adik kelas kita yang populer itu. Kau tahu, kan?”

 

Lagi. Yoona menangis lagi. Baru saja air matanya reda.

 

Kyuhyun mengusap lembut kedua pipi Yoona yang dipenuhi air mata dengan ibu jarinya. Kemudian menarik gadis itu ke dalam pelukannya. Ia memahami betul apa yang tengah dirasakan Yoona. Entah mengapa, hatinya juga ikut merasa pilu.

 

“Sudahlah. Berhenti menangis untuknya.”

 

Dum .. Dum ..

 

Tiba-tiba suara petasan mengagetkan keduanya. Mereka pun melepaskan pelukan dan menatap ke arah langit cerah Seoul malam ini yang ditaburi dengan gemerlap petasan. Rupanya denting lonceng Bosingak sudah berbunyi beberapa detik yang lalu, menandakan bahwa tahun telah berganti. Masyarakat pun terdengar bersorak sorai menyaksikan keindahan berbagai macam petasan yang menghiasi langit tengah malam ini.

 

“Lihat! Kau sudah berhenti menangis rupanya.” Ujar Kyuhyun tiba-tiba yang membuat pandangan Yoona beralih padanya.

 

Yoona menghapus seluruh air mata yang tersisa di pipinya.

 

Mwo? Aish.” Yoona tersenyum menahan malu hingga pipinya terlihat semburat merah.”Heum. Lagipula Luhan sudah menjadi bagian dari masa lalu, kan?”

 

“Secepat itu, kah?”

 

Heum. Dia adalah bagian dari tahun lalu. Jadi—“

 

Kyuhyun menyahut seraya merangkulkan tangannya ke bahu gadis berambut coklat itu.”Ya, kau benar. We’re not travelling back, huh? So, move on, my Yoona. Kau pasti bisa. Kau kan gadis yang kuat”

 

Yoona tersenyum penuh arti menatap Kyuhyun kemudian tertawa lepas untuk membuat beban hatinya sedikit hilang. Hatinya sudah sedikit lega sekarang. Dengan kehadiran Kyuhyun disampingnya, ia merasa jauh lebih baik.

 

Ah, Kyuhyun-ah. You’re the best boy friend that I ever had in my whole life. Goodbye 2014. Thanks for everything. Hey, welcome my new year. Be amazing for me. Hihi.

 

-Happy New Year, everyone. Be fantastic in 2015 era-

 

 

 

 

13 thoughts on “Happy New Year, Im Yoona

  1. yaaaa tbc…kerennnn….ya ampyunn luhan bkin keselnaj..msa mutusin lewat telpon..kga gentle bgt…kyu lgi cba lgsg nyatain cintanya ke yoong..siapa tw aj yoong terima….dtggu ff lainnya..

  2. Kirain kyuhyun mau nembak yoona eh ternyata enggak -.-
    Tapi aku tetep suka sama ceritanya thor
    Ditunggu FF yoona kyuhyun yg lain
    Keep writing yah

  3. Bagus baguus hahaha kyuhyunnya keren disini ga egois aaah such a gentleman!!!! Ditunggu ff yg lain dan ttp kyuna ending and happy ending HWAITIIING^^~~♡♡

  4. Ahhhomg kirain kyu mau confess tapi malah ngga. Ffnya udah seru tapi masih ada kata-kata yang penulisannya kurang baku jadi agak aneh aja tiba-tiba ada yang nyempil. Ditunggu ff lainnya~

  5. Ya ampun, Luhan pengen aku buang ke jambannya kera sakti deh *eh/?*plak*
    Yah walaupun Kyuna cuma berteman, tapi tetep aja sweet (y)
    Happy New Year too Im YoonA :*
    Fighting! ^^

  6. jadi Kyu tetep ga nyatain perasaannya k Yoona? oh, sayang sekali.. Ada beberapa kata yg ga baku nih..lebih baik gunakan bahasa yg baku aja, soalnya lebih enak pas dibaca..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s