I Do Not Believe (Chap 4)

I do Not Believe yoona1

I Do Not Believe

Im Yoona | Cho Kyuhyun | Seohyun

Yuko Washaki

Romance | Sad | Pscyo

PG-15 | Chapter | Bad Story | Typo

Warning : di dalam ff ini ada kata-kata yang mengandung unsur tidak sopan,dan harap perhatikan tahun yang tertera di setiap kejadian. Jika ada tulisan dengan font miring, itu berarti flashback.

……………..

“Eonni”

Suara yang sudah sangat familiar baginya, kini melintas begitu saja. Melewati indra pendengaran miliknya. Menyadarkannya dari lamunan tak berujung yang diciptakan oleh dirinya sendiri. Tatapan datar masih tak beranjak sedikitpun dari wajah cantik rupawan miliknya

“Oppa ini eonni ku, Im Yoona. Kau pasti sudah mengenalnya kan”

Senyum meremehkan terlukis dengan jelas di wajah cantik gadis dengan nama Im Yoona tersebut. Menatap lurus pada sosok tegap yang sekarang berdiri dengan kokoh di depannya. Sakit. Itulah yang dirasakan sosok tegap dengan panggilan ‘Oppa’ tersebut, mendapat senyum seperti itu dari gadis yang teramat dicintainya. Ia tahu arti dari senyum yang di lemparkan untuknya itu.

“Hai Yoona-ssi, senang bisa mengenal mu”

“Ya. Tapi tidak untuk ku”

……………………………………………………………

CHAPTER 4

1 Januari 2010

“Berhenti”

Dengan sedikit tertatih, sosok namja tampan dengan postur tubuh tinggi miliknya. Berusaha mengejar langkah kaki lebar dari gadis cantik bertubuh ringkih yang berada jauh di depannya. Menulikan telinganya. Terus bejalan tanpa memperdulikan sosok tersebut yang tak kunjung menyerah mengejar dirinya

“Im Yoona. Apa kau dengar? Aku bilang berhenti sekarang!”

Sedikit bentakan di dalam pengucapan sebaris kalimat tersebut, berhasil membuat sosok gadis cantik tersebut menghentikan langkahnya. Luapan emosi tergambar jelas memenuhi tubuh ringkih miliknya. Dengan pandangan tajam, menatap sosok yang berjalan pelan dengan senyum kemenangan miliknya

“Why?!”

Tak ada jawaban. Sosok yang dilemparkan pertanyaan itu masih berjalan dengan pelan menghampiri dirinya, yah tentu dengan senyum kemenangan yang tak kunjung hilang. Membuatnya muak

“Apa susah untuk mu menghentikan langkah kaki mu yang lebar itu?”

Gadis dengan paras cantik tersebut hanya memutar bola matanya malas. Menatap tak suka atas pertanyaan tidak penting yang terlontar dari bibir tebal namja yang berada di hadapannya saat ini

“To the point sajalah Cho Kyuhyun”

“Oke. Oke”

Kini tatapan kehangatan yang dipancarkan bola mata dengan retina berwarna coklat tersebut meredup, tergantikan dengan tatapan tajam sirat keseriusan. Menatap dalam bola mata cantik yang dimiliki gadis dengan nama Im Yoona tersebut, mencoba menenggelaminya. Dengan pelan dan hati hati, bibir tebal tersebut kembali bergerak menyuarakan beberapa kata menjadi sebuah kalimat dengan pelan namun tegas.

“Berhentilah. Sudah cukup sampai disini”

Kumpulan emosi kembali menyelimuti sosok ringkih tersebut. Kepalan tangan kini mengerat dengan sempurna. Kegelapan kembali menyelimuti sorot mata indah miliknya. Yah, dia tau kemana arah pembicaraan ini berlangsung. Senyum tipis kini menghias dengan anggun di wajah cantik miliknya, menatap ‘biasa’ sosok namja tampan yang masih berdiri di hadapannya. Tatapan mata tajam sirat keseriusan masih merekat dengan rapih di wajah rupawan miliknya.

“Hah… Kau ini berbicara apa Cho Kyuhyun? Aku tidak mengerti…” Dengan tarikan nafas pelan, gadis catik dengan nama Im Yoona tersebut menatap sosok rupawan dengan senyum tipis yang masih menghias wajahnya

“Im Yoona. Berhentilah. Cukup sampai disini. Ini bukan dirimu yang sesungguhnya” Kelirihan dari setiap kata yang terucap. Kesedihan yang tergambar jelas disorot tatapan tajam lelaki rupawan tersebut. Sakit yang teramat dalam, melihat orang yang kita cintai kini tenggelam dalam dunia kelam yang ia ciptakan sendiri. Sebagai pelampiasan rasa sakit dan kecewa yang dialaminya beberapa tahun lalu. Pembalasan dendam pun terasa belum cukup untuk menghilangkan semua itu.

“Bukan diriku yang Sesungguhnya? Tahu apa kau tentang diriku?” Senyum meremehkan terpahat jelas di wajahnya. Menatap rendah sosok pria yang berada di depannya. Kini bukan hanya kegelapan yang menyelimuti seluruh retina cantik miliknya, tetapi kilatan kemarahan dan sakit. Begitu jelas terlukis. Menegang. Tubuh lelaki dengan postur tinggi yang dimilikinya tersebut menengang mendapat tatapan serta senyum yang begitu menyayat hatinya

“Yoong…”

“Haha… berhenti? Apa aku berbuat salah sehingga kau menyuruh ku untuk berhenti? Bukan kah selama ini kau juga terlibat Tuan muda Cho Kyuhyun?” Tertawa sumbang. Meremehkan serta merendahkan sosok pria yang sedang berdiri di hadapannya dengan tatapan perih. Sakit. dan terluka.

“Yoong…”

“Kau menutupi semua kejahatan yang ku perbuat dengan sangat rapih dan bersih. Tentunya dengan kekuasaan yang kau punya. Ya, Aku tahu itu semua”

“Yoong…”

“Kenapa? Apa kau sudah lelah? jika ‘Ya’ maka berhentilah. Aku tidak pernah meminta kau melakukannya” Berbalik dan pergi meninggalkan namja dengan marga Cho tersebut. Tidak memberi ruang sedikit pun untuknya berbicara. Dengan penuh keraguan, pria dengan marga Cho tersebut menyuarakan suaranya. Menghentikan langkah kaki lebar gadis didepannya.

“Aku mencintai mu”

Angin dingin berhembus dengan kencang. Menerbangkan helai-helaian rambut panjang coklat bergelombang milik gadis cantik tersebut. Masih diam terpaku. Pria dengan marga Cho yang berada beberapa meter di belakangnya kembali menyuarakan suaranya, lebih keras.

“Karena Aku mencintai mu Im Yoona. Aku melakukan semua itu karena aku mencintai mu. Aku sudah lelah? Aku tidak pernah merasa lelah sedikit pun. Aku hanya ingin diri mu yang ku kenal dulu. Jika saat ini bukanlah waktunya, maka aku akan menunggu waktu itu. Aku akan menunggu kau menjadi dirimu yang dulu. Yang ku kenal. Dan selama itu… aku akan terus bersama mu. Melakukan apapun untuk mu”

….

….

….

 

2014

Kecanggungan terasa begitu nyata menyelimuti atmosfir seluruh ruang rumah dengan desain minimalis dan simple tersebut. Kehingan sudah begitu lama melanda dua sosok manusia yang berlawanan jenis tersebut. Sekitar tiga jam. Dentingan sendok yang beradu dengan piring. Suara televisi yang menyala. Menjadi latar belakang keheningan yang sedang terjadi

Sosok cantik yang berhadapan dengan televise, hanya menatap acara yang ditampilkan layar kaca datar tersebut dengan tatapan datar penuh kekosongan. Sedangkan, sosok pria dengan wajah penuh pesona yang tak dapat diragukan lagi, hanya sibuk memasukan beberapa suap makanan kemulutnya. Sesekali menatap sedih sosok yang sedang berhadapan dengan televisi milik mereka. Semenjak kepulangan mereka dari acara makan siang minggu lalu serta pernyataan hubungan mereka yang baru terjalin, tentunya dengan gadis bernama Seo Joo Hyun. Makhluk hina, beitulah menurut seorang gadis yang sedang menatap televisi di depannya dengan tatapan datar-Im Yoona.

“Yoong”

Tak ada jawaban. Hanya keheningan yang didapat dari panggilan lembut itu. Dengan langkah pelan, sosok pria yang sedari tadi sibuk dengan kegiatan makannya mulai melangkahkan kakinya mendekat. Mengikis jarak yang ada. Dengan lembut, tangan kekar miliknya menyentuh bahu gadis yang sudah hampir 2 tahun ini menyandang gelar sebagai Istrinya. Seakan kekasaran yang dilakukannya akan menyebabkan sosok caantik di depannya itu menghilang tanpa jejak.

“Singkirkan tangan mu dari ku”

DEG

Seakan hantaman batu besar menimpa dirinya bertubi-tubi. Ribuan jarum menusuk tepat di ulu hati miliknya. Sebaris kalimat sederhana namun menyakitkan itu, keluar begitu saja dari bibir tipis gadis miliknya. Dengan nada bicara yang lebih dingin dari biasanya. Dengan hati yang terbilang tak ikhlas, pria dengan paras rupawan miliknya menarik kembali tangan kekar yang menyentuh bahu Istrinya.

“Yoong… ada yang harus kita bicarakan”

“Bicaralah. Hanya ada kita berdua disini bukan?”

Hembusan nafas berat terdengar jelas, memecah kesunyian yang sejak beberapa minggu tercipta. Kefrustasian tertera jelas di wajah penuh pesona yang dimiliki pria itu-Cho Kyuhyun.

“Kenapa dengan mu? Bukankah ini semua berjalan sesuai dengan rencana yang sudah tersusun?”

Decakan kecil keluar dengan spontan dari bibir tipis gadis bernama Im Yoona tersebut, meremehkan. Beranjak dari duduk tenangnya, berbalik menatap seseorang yang sudah menjadi Pria-nya selama 2 tahun ini. Oh tunggu, apakah kita selama ini sudah salah menyebut sosok cantik tersebut dengan sebutan ‘gadis’? baiklah, saat ini kita akan mulai menyebutnya dengan sebutan ‘wanita’ karena ia sudah lama melepaskan ke’gadis’an nya dengan sosok pria yang saat ini sudah menjadi suaminya..

“Tuan Cho Kyuhyun… apa ‘hubungan’ kalian juga terdapat dalam rencana kita?”

“Ny. Cho…”

“Kau tidak perlu menjelaskan apapun lagi, semua sudah cukup jelas. Trimakasih karena telah menunjukan bagaimana itu ‘Cinta’ dan seperti perkiraan ku, itu semua hanya OMONG KOSONG”

….

….

….

3 Juni 2012

Hentakan keras yang diberikan sungguh begitu menyakitkan hati sang pemilik tangan yang saat ini hanya bisa menatap nanar sosok cantik yang berdiri didepannya, membelakangi. Masih tertera jelas bagaimana sosok cantik itu hendak menyakiti dirinya sendiri, disaat semua rencana yang disusun rapih olehnya kacau seketika. Dan kini, sosok itu kembali hendak menyakiti dirinya kembali.

“Yoong…”

Hening. Hanya hembusan angin musim semi yang mengiringi setiap detik yang terjadi. Setiap keheningan dan kesunyian yang meliputi. Keduanya, kini hanya sibuk dengan pikiran mereka masing-masing. Helaan nafas berat terhembus dari salah satu diantara mereka, mengawali sebuah pembicaraan..

“Pergilah. Pergilah dari kehidupan ku, untuk selamanya…..”

“Yoong, kau ini berbicara apa eoh?”

“Aku ingin kau pergi, pergi untuk selamanya dari kehidupan ku. Sudah cukup kau terlibat dalam semua masalah ku. sudah cukup kau terjatuh kedalam dunia kelam yang ku ciptakan”

Membalikan tubuhnya, menatap sendu sosok pria yang kini hanya menatapnya dengan tatapan bingung. Tatapan sendu penuh dengan kelembutan yang sudah lama lenyap entah kemana, kini kembali menghiasi wajah dengan kecantikan yang tak perlu diragukan lagi.

“Sudah cukup. Jangan lebih dari ini, Kyu…”

“Apa maksud mu? Kau tahu bahwa aku tidak akan pernah pergi sekalipun kau memintanya, aku akan selalu dan terus bersama mu. Berhenti meminta sesuatu yang tidak akan pernah bisa ku lakukan”

“Tapi Kyu…”

Dalam satu tarikan, gadis dengan paras cantik miliknya itu masuk kedalam dekapan hangat seseorang yang tanpa sadar selalu menjadi sandarannya dalam beberapa tahun belakangan ini. Seseorang dengan seribu pesona miliknya dapat memikat hati para wanita. Seseorang yang tak pernah diharapkan sebelumnya hadir dalam kehidupannya.

“Sssttt sudah ku katakan bukan?”

Entah apa yang terjadi pada dirinya, gadis itu terasa begitu nyaman dalam dekapan hangat pria didepannya. Perasaan yang sudah lama rasanya hilang dari kehidupannya bebrapa tahun silam, kini kembali ia rasakan pada sosok pria yang terbilang sempurna ini.

“Aku senang melihat mu yang seperti ini, rasanya seperti aku melihat kau dulu”

….

….

….

 

2014

YOONA

“Bunuh wanita jalang itu dengan tangan mu sendiri. Di depan ku..”

Merapatkan bibirku, membiarkan sebaris kalimat yang sangat ku senangi menggantung membiarkan angin membawanya pergi. Membalikan badan ku, melanjutkan kalimat yang sengaja ku buat menggantung

“Bisa?”

Menatap sengit sosoknya yang kini menatapku dengan wajah penuh keterkejutan miliknya itu. Mata yang membulat penuh, bibir yang terkatup rapat dengan kepalan tangan yang menguat. Aku tertawa sinis melihat melih respon yang diberikan.

“Dari respon yang ku dapat, sepertinya kau tak akan sanggup membunuh sang kekasih mu itukan Tn.Cho?”

Dia hanya diam mematung tanpa ada niatan untuk menjawab ku. Menatap ku dengan mata coklat gelap miliknya, aku menatap balik tepat di manik matanya. Menantang.

“Pergilah”

“Pergi menjauh dari hidup ku… atau mungkin… menghilang terdengar lebih baik? Aku tidak akan pernah mau menerima seorang penghianat dalam kehidupanku untuk kedua kalinya” Lanjutku dengan menatap datar dirinya yang terlihat menegang mendengar seuntai kalimat yang terucap keluar dari bibir ku, kepalan tangan disisi tubuhnya semangkin mengerat

“Oh kau tidak mau pergi? Ah ya, aku baru mengingatnya… ini rumah mu. Baiklah, kalau begitu biar aku yang akan pergi”

Ku ayunkan kaki ku menjauh, melewati dirinya begitu saja yang masih diam mematung dengan rahang yang terlihat mengeras, yang dapat ku tebak ia sedang menahan segala macam emosi yang membludak memenuhi dirinya saat ini.

Jika kalian ingin tau. Aku sedikit shock mengetahui hubungan yang terjalin diantara mereka, tepatnya seminggu yang lalu mereka sendirilah yang mengatakannya. Hati ku mencelos sakit, perih rasanya. Ia tidak pernah mengatakan tentang adanya hubungan dalam rencana yang sudah tersusun ini. Penghiatan yang dilakukan olehnya, seseorang yang mulai membuat ku MUNGKIN percaya dengan adanya ‘Cinta’ mengingat betapa ia selalu mendukung ku melakukan apapun yang ku mau. Menepati janjinya. Penghiatan untuk kedua kalinya dalam hidup ku, dia dan Ayah ku. Mereka tidak ada bedanya.

Sekarang, dunia kelam ku terasa semakin sempurna. Bodohnya diriku. Kau hampir termakan dengan segala janji manis yang dia ucapkan, Im Yoona. Seharusnya kau belajar dari pengalaman mu yang sebelumnya bodoh.

“Akan ku lakukan”

Langkah ku terhenti. Suara dengan bernada berat namun terkesan sangat dingin menyeruak memenuhi seluruh ruang. Aku terdiam mematung, menggu kalimat selanjutnya yang akan terucap

“Aku akan membunuhnya. Didepan mu”

Dapat ku dengar suara langkah sepatu yang bertabrakan dengan lantai marmer, semakin mendekat. Hingga akhirnya aku dapat merasakan lengat kokoh nan hangat melingkar memenuhi seluruh ruang di perutku. Hembusan nafas berat namun terasa hangat menerpa tepat dilekukan kulit leher ku. Terdiam mempertahankan benteng pertahanan ku yang mungkin saja akan runtuh saat ini juga. Aku masih marah dan kecewa padanya, walau tak dapat ku ungkiri bahwa aku senang mendengar jawaban yang terlontar dari bibir sexy miliknya itu

“Bahkan jika kau meminta ku untuk melakukannya sekarang, aku akan melakukannya. Ketahulah itu. dan aku tidak akan pernah menghianati janji ataupun kata-kata terucap dari bibir ku. Aku mencintai mu Ny.Cho ku

Entah kenapa, hati ku terasa hangat mendengar kata-kata yang ia ucapkan itu. Haruskah aku mempercayainya? Dia sudah berbohong pada ku tentang satu hal dan hal itu dapat mengakibatkan kebohongan untuk seterusnya. Aku kembali meragu atasnya. Dengan tarikan nafas dalam, aku berbalik dan memandangnya. Tepat dimanik mata coklat gelap miliknya, mengalungkan lenganku pada lehernya. Tersenyum manis sebelum aku kembali menyuarakan suara ku….

“Kalau begitu, bisa aku meminta sesuatu dari mu sekali lagi?”

END

Nah! chapter 4 yang kalian semua tunggu-tunggu udah muncul kepermukaan ni/? ^^ hehehe sebenarnya sih mau author post 3 atau 2 hari lagi, tapi mumpung author nggak tega buat semua orang penasaran dan nebak-nebak yang negatif/? author post sekarang deh 🙂

Mian ne, kalau ternyata mengecewakan…. nggak sesuai dengan bayangan kalian 😦 dan Mian kalau ff chap 4 ini mungkin menurut kalian kependekan, abis author nggak bisa nulis yang panjang-panjang. kalo nulis yang panjang, chap 5 nya akan semakin lebih lama lagi takutnya 😦

yaudadeh kayaknya author banyak bacot ya hehehe^^ ditunggu komentar-komentar kalian ne dan sebelumnya terimakasih atas kontar kalian di teaser nya, maaf author tidak bisa balas satu-satu karena author sedang menjalani uts🙂

41 thoughts on “I Do Not Believe (Chap 4)

  1. tu lum end kn min?al y tulisannya end?yoona eonni mau mnta pa lg? jd pnsran
    mdh2an dgn cnta tlusnya kyu, yoona eonni bs mnghilngkn bls dendamnya?kyu ma yoona eonni dh nikah to.pntesan yoona eonni mrh pas kyu diknlin jd pcr adxnya.ditunggu nextnya min

  2. bikin penasaran thor sumpah,koreksi ada sedikit typo di awal ff tapi untung aku bisa nebak itu kata apa kkk~ keep write thor😀

  3. Wah keren banget, deg”an banget waktu Yoona eonni, mau ninggalin kyu oppa, keren banget, ditunggu part selanjutnya Chingu🙂😀

  4. Yoona serem bgt dsini ih tkutnya ending nya dia gila atau dipenjara .haduhhh
    ga nyangka mreka udah nikah yah .kirain blum .hnmnm makin penasaran .ayo semangat thor

  5. yey,akhirnya keluar juga
    Waktu keluar teaser ny aku kira kyuhyun bakal berpaling ke seohyun,tp ternyata stay kyuna
    Lanjut thor (y)

  6. cinta kyu ke yoona besar bgt, sampe rela melakukan kejahatan demi menuruti kemauan yoona…..
    penasaran dgn permintaan yoona, dtggu chap slanjutnya……:-)

  7. oi oi oi chingu. aku gatau harus ngomen apa….. kyuhyun itu perfect bangettttngettttngettttttttt
    please buat yoona jadi baik hati lagi. aku gak tega thor ngeliat yoona kayak gitu😦
    aku juga gak bisa bayangin kyuhyun ngebunuh seohyun huhuhu

  8. Waahhh konfliknya semakin memanas aja nih thor ,
    Aku tunggu next chapter nyaa
    Jangan lama-lama ya thor publisnya kalo bisa lebih panjang lagi ini terlalu pendek😦
    Keep writing

  9. .aigoo.. Akhrnya d’post jg chap 4 nya😀
    wah, kyu bnaran thuc mau membnuh soehyun d’dpn yoona? Gk apalah asal kyuhyun gk brhiant ma yoona🙂
    wah, yoona mw minta permintaan ap lg thuc?
    Chapter 5 d’tnggu n smangat bwt UTS nya🙂 smoga lncar🙂 #aku jg lg UTS!!

  10. Yoona gilaaak hahahahaha minta apa kah dia??? Terserah deh mau dibuat apa aja karakter mereka yg penting HAPPY EMD DAN KYUNA END!!!!!! ditunggu next chap HWAITING

  11. mereka uda nikah ?? 2 tahun ? gak ada yang tau ??
    beneran kyu oppa bakalan ngebunuh seohyun ?? sebesar itukh cintanya ??
    kaya apa nnt reaksi seohyun klu tau ini, semoga kyu oppa gak ada perasaan sma seohyun… dan endingnya harus kyu oppa sama yoona eonni ya thor…^^ #maksa..
    di tunggu next chapnya.. jgn lama2 ya…
    dan semangat untuk UTS nya… ^^

  12. waktu aq bca da tlisan end d situ aq jdi shock….. tpi stelah aq bca lg trxata msh lnjut……
    krain yoona n kyu mzh pcran….. cpat hlangkan dendamnya yoona ya thor…. ksihan the tau yoona kyak gtu…..

  13. yoona makin kesini makin serem ya, ditunggu kelanjutannya (btw agak kaget pas liat tulisan “end” eh pas baca author’s note ternyata ini bukan chapter terakhir, lega deh) fighting~

  14. waduh thor..pensran bgt sma.klnjutannya. plissss klo akhirnya itu kyuna happy ending. dan smoga kyu gk da prsaan sma skali sama seo.

  15. Penghianatan?? Kyuhyun menjalin hubungan dg seohyun?? Brharap di chapter selanjutnya ada jawabannya.. msh gantung chingu.. tpi bagus kok, semangat ya chinguu..🙂

  16. Author…… Kenapa akhir mau tbc kenapa ga dilanjutin ampe apa yg yoona lakuin ma kyuhyun setelah ngalungin tangannya dileher kyuhyun…hehehhehe maaf agak ketularan eunhyuk….
    Oh iyya thor, Άϑa̐ beberapa kata yg kurang satu huruf misal ketahulah harusnya ketahuilah……
    Nexxxt yyya thor…. Penasaran…

  17. Nah loh, kira2 apa yg diminta Yoona untuk sesuatu yg sekali lagi itu?

    Hahhh, kenapa Yoong masi ragu sama Kyu setelah dia rela melakukan apapun untuknya. Bahkan diminta membunuhpun Kyunya mau2 aja tuh. Untuk k belakangnya, pengen terjadi sesuatu sama Kyu yg bisa buat Yoona sedih *jahat

  18. Gua ma ga peduli mau karakter Yoona kaya apa asal dia Yoona, gua terima *jiwapenskumat. Huah, entah kenapa gua ga bisa ga benci ke Seo. Setiap gua baca ff Yoona tapi ada Seo serasa di telinga gua keluar apinya :v Seru banget. Uji nyali banget. Tapi, please KyuNa harus happy ending. Kalau sampai sad ending, sampai Yoona tersakiti…berarti author harus tanggung jawab :”( Kalo gua nangis harus dipanggilin Sehun loh *eh?salahpokus. Oke, just it. Hwaiting😉

  19. crita ny keren bnget chingu,. aku ska bca ny,. moga kyu gk jd pnghianat ke 2 d hidup ny yoona,. kasian yoona, pasti n gk dragukan lg khidupan yoona +klam,. n moga kyu bs rubah yoona sperti dlu lg,. dtggu klanjutannya chingu,.

  20. huaaa…yoongie jdi phsycopat g-t…, kasian kyuhyun,. tpi untung aja kyu msih setia sma yoona. moga aj, kyu g cinta bneran sma seohyun,,.
    d tunggu next chapternya!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s