Happy News

happy newsHappy News

by cloverqua | main cast Cho Kyuhyun – Im Yoona

genreFluff – Married Life – Romance |rating PG 17 | lengthFiclet

disclaimer This fanfiction is purely my own. Cast belong’s God. I just borrowed the names of characters and places. Don’t plagiat this FF! Please keep RCL!

Happy reading | Hope you like it

2014©cloverqua

 

 

KLEK!

Yoona mematikan kompor di dapur yang baru saja digunakannya memasak. Aroma sup ayam ginseng begitu menggoda selera. Yoona tak sabar ingin segera menyantapnya. Ia pindahkan sup itu dari panci ke dalam dua mangkuk. Barulah Yoona meletakkannya ke atas meja makan. Berbagai peralatan makan sudah siap dan ditata rapi di atasnya.

“Apa dia masih tidur?” gumam Yoona bingung, menyadari suaminya belum terlihat di ruang makan. Diliriknya jam dinding yang ada di sudut ruangan. Hampir jam 7 pagi. Sebentar lagi waktunya berangkat kerja bagi suaminya.

Tanpa sempat melepas celemek yang dikenakannya, Yoona bergegas masuk ke kamar. Ia melihat suaminya itu masih terlelap tidur di ranjang. Selimut tebal dengan warna cokelat itu menutupi sebagian tubuhnya.

“Kyu, ini sudah pagi. Sebentar lagi kau harus bekerja. Ayo bangun,” ucap Yoona lembut sambil mengusap bahu Kyuhyun.Bibir wanita itu melengkung sempurna saat memandangi wajah polos sang suami. Yoona justru memainkan jarinya di atas wajah Kyuhyun. Jari tangan Yoona bergerak dari dahi, melewati hidung, mulut sampai ke dagu. Ia lakukan itu berulang-ulang sampai Kyuhyun membuka mata.

“Apa yang kau lakukan?” suara serak Kyuhyun terdengar saat pria itu mengerjapkan matanya. Sesekali pria itu menguap karena masih merasakan kantuk yang luar biasa. Semalam lembur hingga jam 11 malam, dan Kyuhyun baru bisa tidur jam 1 pagi. Memang pekerjaan sebagai kepala keluarga tidaklah mudah dan sangat melelahkan. Tapi,semua dijalaninya dengan suka cita tanpa pernah mengeluh. Terlebih jika ada sosok istri idaman seperti Yoona yang selalu berada di sisinya.

“Membangunkanmu. Memangnya apalagi,” ucap Yoona terkekeh.

Kyuhyun memutar posisi tubuhnya, menghadap ke arah lain. “Sepuluh menit lagi.”

Yoona menarik tangan Kyuhyun agar pria itu kembali menghadapnya. “Aku tahu kau lelah. Tapi, sebentar lagi kau harus berangkat ke kantor. Nanti bisa terlambat.”

“Sebentar lagi,” tolak Kyuhyun seraya menarik selimutnya.

Yoona gemas dengan sikap Kyuhyun yang begitu sulit dibangunkan di pagi hari. Terutama saat jika Kyuhyun sehabis lembur bekerja hingga larut malam.

“Ayo bangun,” sekuat tenaga Yoona menarik selimut yang dipakai Kyuhyun. Kemudian menarik tangan pria itu agar bangun dari posisinya. Namun bukan Kyuhyun namanya jika tidak berbuat jahil. Saat sang istri mati-matian menarik tubuhnya yang lebih berat, Kyuhyun justru menarik tubuh Yoona dengan satu tarikan kuat. Alhasil, tubuh Yoona sukses menimpa tubuhnya. Wanita itu menjerit kaget saat tak sengaja jatuh menimpa Kyuhyun.

“Kyuhyun!” Yoona berteriak malu saat pria itu tersenyum lebar padanya. Tangan kekarnya langsung memeluk erat tubuh Yoona. Membuat wanita itu sulit untuk bangun.

“Sebentar saja,” pinta Kyuhyun seraya memejamkan matanya. Ia menghirup aroma wangi dari rambut Yoona. Sementara sang istri hanya bisa bertahan pada posisinya yang menindih tubuh Kyuhyun. Wajah wanita itu merah padam. Ia tak habis pikir kenapa Kyuhyun senang sekali memeluknya seperti itu di pagi hari. Dengan alasan ia akan segera bangun setelah melakukannya.

“Sudah. Ayo lekas bangun, Kyu,” titah Yoona tersipu. Kyuhyun memang selalu berhasil membuatnya kehabisan kata-kata dengan segudang aksi romantisnya itu.

Kyuhyun tersenyum lebar, kemudian tanpa ragu langsung mengecup pipi Yoona.

“Selamat pagi, istriku . . .” bisik Kyuhyun pelan dan sukses membuat darah Yoona berdesir. Wajahnya semakin memerah.

“Hentikan, Kyu. Kenapa kau selalu membuatku malu seperti ini?” pinta Yoona seraya membenamkan wajahnya di pelukan Kyuhyun.

“Kenapa? Kau tidak suka?” tanya Kyuhyun geli. “Aku justru senang melakukannya, Yoong. Wajahmu tampak manis saat seperti ini. Aku suka.”

Yoona langsung melepaskan diri dari pelukan Kyuhyun. Ia bergerak cepat menuju pintu kamar.

“Cepat mandi dan ganti pakaianmu,” ujar Yoona sebelum wanita itu keluar dari kamar. Semburat rona merah masih menghiasi wajah cantiknya.

Kyuhyun terkekeh pelan. Menggoda istrinya seperti itu memang telah menjadi kebiasaannya. Bagi Kyuhyun, menciptakan suasana romantis di pagi hari bisa menambah jumlah semangatnya sebelum berangkat bekerja. Bahkan terbukti ampuh menghilangkan rasa lelahnya setelah lembur semalaman.

“Aish, Yoong. Kau sangat menggemaskan,” gumam Kyuhyun senang.

Sementara Yoona yang sudah berada di ruang makan, tampak menyiapkan sarapan untuk Kyuhyun. Sedari tadi bibirnya terus melengkung. Walau terkadang berlebihan, Yoona tidak bisa berbohong jika ia senang dengan perhatian yang diberikan Kyuhyun.

“Dasar. Setiap pagi selalu seperti ini,” ucap Yoona senang.

Setelah sarapan benar-benar siap, Yoona melepas celemeknya dan menunggu Kyuhyun. Ia duduk lebih dulu karena sedikit kelelahan usai menyiapkan sarapannya. Sebagai istri, bangun pagi-pagi dan menyiapkan semua keperluan untuk sang suami adalah kewajiban utamanya. Rutinitas itu sudah dijalankannya semenjak resmi dinikahi Kyuhyun 2 tahun silam.

“Sarapan apa yang kau buat?”

Suara Kyuhyun mengalihkan perhatian Yoona. Pria itu sudah terlihat rapi dengan setelan jas berwarna biru tua. Kemeja panjang berwarna putih serta dasi hitam motif garis yang dikenakannya. Kyuhyun letakkan sejenak tas kerjanya di samping kursi. Matanya menatap takjub ke meja makan yang sudah dipenuhi hidangan sarapan buatan Yoona.

“Sup ayam ginseng,” jawab Yoona singkat. “Ini bagus untuk pemulihan tubuhmu yang kelelahan karena lembur semalam.”

Kyuhyun tersenyum senang, “Kau memang istri yang sangat perhatian.”

Yoona hanya menundukkan kepalasaat Kyuhyun kembali melontarkan pujian untuknya. Kyuhyun terkekeh geli melihat reaksi istrinya yang begitu mudah tersipu.

Keduanya pun tampak lahap menikmati sarapan bersama. Sesekali mereka saling menyuapi satu sama lain. Suasana romantis itu terasa kental di ruang makan. Kyuhyun tak henti-hentinya mencuri kesempatan untuk mengecup pipi Yoona.

“Kau mau tahu, pendapatku tentang sarapan ini?” tanya Kyuhyun tiba-tiba dan dibalas anggukan Yoona.

“Tentu. Apa pendapatmu?”

Sudut bibir Kyuhyun terangkat, “Sarapan ini terasa sangat manis.”

Dahi Yoona berkerut. Ia kembali mencicipi sup ayam ginseng yang dimasaknya. Untuk beberapa detik, wajahnya terlihat bingung.

“Maksudmu sup ayam ginseng ini?” tanya Yoona ragu. “Rasanya gurih, Kyu. Tidak manis seperti yang kau katakan.”

“Tidak, Yoong. Terasa sangat manis,” jawab Kyuhyun seraya mendekatkan wajahnya pada Yoona. “Karena aku menikmatinya bersamamu.”

BLUSH!

Lagi-lagi wajah Yoona merah padam. Rayuan maut Kyuhyun kembali keluar. Sungguh, pria itu memang pandai merangkai kata-kata romantis untuk Yoona.

“Kau ini . . .” Yoona mencubit gemas pipi Kyuhyun sampai pria itu mengerang kesakitan.

“Sakit! Kenapa kau mencubit pipiku?” protes Kyuhyun seraya mengusap pipinya yang memerah.

Yoona tertawa geli. Ia puas membalas sikap Kyuhyun. Tangannya lalu mengusap wajah Kyuhyun dengan senyum lebar yang masih terukir di wajahnya.

“Siapa suruh kau begitu tampan, Kyu,” sahut Yoona dan disambut senyum oleh Kyuhyun.

Dalam hitungan detik, Kyuhyun mendekatkan wajahnya pada Yoona. Sudah bisa ditebak apa yang dilakukannya. Yoona sempat kaget, namun perlahan menikmati ciuman yang mereka lakukan. Ciuman yang begitu manis sampai terasa lumer di bibir. Bagaikan tengah menikmati manisnya cokelat.

“Tunggu . . .” tiba-tiba Yoona menjauhkan wajahnya dari Kyuhyun. Wanita itu tampak terlihat aneh karena merasakan sesuatu di perutnya.

“Ada apa?” tanya Kyuhyun cemas saat melihat perubahan raut wajah Yoona..

Yoona belum menjawab. Sedetik kemudian, raut wajahnya kembali aneh. Perutnya terasa mual. Yoona berlari menuju wastafel yang ada di dapur. Dalam sekejap, sarapan yang sudah disantapnya terpaksa dimuntahkan karena Yoona tak tahan dengan rasa mual di perutnya.

Kyuhyun bangkit dari kursi dan menghampiri istrinya. Pria itu mencemaskan kondisi Yoona. Wajah wanita itu berkeringat dan pucat. Tampak turun dibanding sebelumnya.

“Kita ke rumah sakit? Kau tampak kurang sehat,” usul Kyuhyun.

“Haruskah ke rumah sakit?” tanya Yoona ragu.

Kyuhyun mengangguk yakin, “Lebih cepat diperiksa itu lebih baik. Aku tidak mau terjadi apa-apa denganmu.”

Yoona tidak bertanya lagi. Ia turuti permintaan suaminya. Kyuhyun memapah Yoona menuju mobilnya. Ia segera menyalakan mesin mobil dan melajukannya menuju rumah sakit terdekat. Kyuhyun yang biasanya menaiki mobil dengan kecepatan tinggi, harus rela menurunkan kecepatan demi kebaikan Yoona.

Setibanya di rumah sakit Seoul, Kyuhyun memapah Yoona masuk menuju lantai 3 rumah sakit. Dengan penuh perhatian, Kyuhyun merangkul Yoona. Setiap wanita yang melihat mereka, terkadang merasa iri pada Yoona. Yoona memang sangat beruntung memiliki suami yang sangat perhatian padanya. Bahkan sampai rela menunda urusan pekerjaan sebentar hanya untuk Yoona.

Kyuhyun dan Yoona mendatangi dokter pribadi keluarga mereka, Dokter Kim Eunji.Kyuhyun menunggu di dekat meja Dokter Kim. Sementara Yoona masih diperiksa kondisinya di ruang pemeriksaan. Wajah pria itu tampak cemas. Ia takut jika terjadi hal buruk pada istrinya.

SRET!

Bunyi tarikan tirai yang dibuka membuat Kyuhyun menoleh kaget. Kyuhyun dengan sigap menghampiri Yoona, lalu memapahnya sampai duduk di tempat yang ia duduki semula.

“Dokter Kim, bagaimana kondisi Yoona?” tanya Kyuhyun cemas. Sementara Yoona hanya bereaksi datar dengan wajah sedikit pucat.

Reaksi yang berbeda justru terlihat dari Dokter Kim. Wanita itu tersenyum lebar ke arah Kyuhyun dan Yoona. Sikapnya sukses membuat sepasang suami istri itu saling memandang bingung.

“Jangan khawatir, Kyu. Sebaliknya, kau harus merasa senang dengan berita yang akan kusampaikan,” ucap Dokter Kim senang.

Dahi Kyuhyun berkerut, “Apa maksudmu, Dokter Kim?”

Dokter Kim menjabat tangan Kyuhyun, “Selamat, Kyu. Sebentar lagi kau akan segera menjadi ayah.”

“Apa?” Kyuhyun berteriak kaget.

Dokter Kim beralih memandangi Yoona, “Dan kau akan segera menjadi ibu, Yoong. Kau sedang hamil. Usia kandunganmu sudah 3 minggu.”

Wajah Kyuhyun dan Yoona sumringah. Keduanya tersenyum senang mendengar kabar bahagia yang disampaikan Dokter Kim.

“Benarkah?” tanya Yoona tak percaya. Anggukan Dokter Kim membuat Yoona terharu. Ia menoleh ke arah Kyuhyun yang tengah menatapnya. Pria itu bahkan tak sanggup berkata apapun, selain langsung memeluknya dengan erat.

“Kyu, kau dengar? Kita akan segera mempunyai anak. Kita akan menjadi orang tua,” ujar Yoona terharu seraya menggenggam tangan Kyuhyun.

Kyuhyun mengangguk. Tangannya mengusap lembut perut Yoona. Bibir pria itu terus melengkung.

“Kau senang?” tanya Yoona saat Kyuhyun menatapnya penuh haru.

“Ya, aku sangat senang, Yoong. Terima kasih,” ucap Kyuhyun seraya memeluk erat tubuh Yoona. “Ini kabar bahagia untuk kita.”

Yoona tersenyum. Matanya menatap dalam ke bola mata Kyuhyun yang berbinar. Wajah keduanya kembali mendekat satu sama lain.

“Ehem . . .”

Kyuhyun dan Yoona terkesiap saat mendengar suara Dokter Kim. Mereka baru sadar jika masih berada di ruangan Dokter Kim. Wanita itu tampak menggelengkan kepalanya, memandangi sepasang suami istri yang berniat berciuman di depannya.

“Ah, maafkan kami, Dokter Kim,” ucap Kyuhyun tersipu. Sementara Yoona hanya tersenyum dengan wajah memerah. Keduanya bangkit dari kursi dan bersiap meninggalkan ruang Dokter Kim.

“Terima kasih atas bantuanmu, Dokter Kim,” sahut Yoona senang.

Dokter Kim mengangguk, “Jaga kesehatanmu, Yoong. Khususnya kesehatan janinmu.”

“Tentu. Aku pasti akan menjaganya sebaik mungkin,” balas Yoona tersenyum.

“Aku pun akan terus menjaga Yoona dan calon anak kami, Dokter Kim,” sambung Kyuhyun dan disambut tawa Dokter Kim.

“Baiklah, kalian boleh pergi. Hati-hati,” ucap Dokter Kim seraya tersenyum.

Kyuhyun dan Yoona berjalan berdampingan keluar dari ruangan Dokter Kim. Rona bahagia tampak tergambar jelas di wajah masing-masing. Sedari tadi, tangan Kyuhyun terus menggenggam erat tangan Yoona. Ia bahkan tak melepas rangkulan tangannya dari bahu Yoona.

Yoona merasa malu, lantaran diperhatikan banyak orang di rumah sakit.

“Kyu, jangan bersikap berlebihan. Semua orang memperhatikan kita,” pinta Yoona sambil menunduk dalam.

“Biar saja. Dengan kabar bahagia ini, aku tidak mungkin tidak memberikan perhatian padamu. Aku ingin kau selalu merasa senang dan tenang. Bukankah wanita yang sedang hamil tidak boleh mengalami stress?” Kyuhyun mengulum senyum dan mengusap wajah Yoona.

“Baiklah, terserah kau saja,” ucap Yoona menyerah dengan kemauan keras Kyuhyun. Suaminya itu memang tidak bisa dilawan jika sudah memutuskan sesuatu.

Kyuhyun dan Yoona memasuki lift untuk turun ke lantai 1. Di dalam lift hanya ada mereka berdua saja. Yoona masih berpelukan erat pada Kyuhyun. Sementara Kyuhyun tampak membelai lembut kepala Yoona.

“Bolehkah aku memberikanmu hadiah pertama atas kehamilanmu?” tanya Kyuhyun tiba-tiba.

Kedua alis Yoona bertaut, “Hadiah pertama?”

Tanpa ragu, Kyuhyun memutar tubuh Yoona hingga wanita itu menghadapnya. Tangannya menyentuh pipi Yoona. Ia dekatkan wajahnya dan dalam hitungan detik bibir Kyuhyun kembali mencium bibir Yoona.

Yoona tak menolak apa yang dilakukan Kyuhyun. Wanita itu justru mengalungkan kedua tangannya di leher Kyuhyun. Mereka kembali menikmati ciuman mesra yang menautkan bibir mereka.

TING!

Pintu lift perlahan terbuka. Beberapa orang yang menunggu di depan lift tampak kaget saat melihat kegiatan yang dilakukan Kyuhyun dan Yoona. Sepasang suami istri itu tak sadar jika pintu lift yang mereka naiki sudah terbuka. Mereka masih asyik menikmati ciuman yang mereka lakukan.

Mendengar suara berisik di sekitarnya, Yoona menoleh ke arah pintu. Mata wanita itu terbelalak saat menyaksikan orang-orang tersenyum ke arahnya. Reaksi yang sama juga diperlihatkan Kyuhyun. Keduanya langsung melepaskan pelukan mereka dan menghentikan aksi ciuman yang mereka lakukan. Tangan Kyuhyun refleks menekan tombol untuk menutup pintu lift. Setelah pintu lift tertutup, semua orang yang berniat menaiki pintu lift tersebut hanya tertawa geli dengan tingkah Kyuhyun dan Yoona.

Sementara di dalam lift, wajah memerah Kyuhyun dan Yoona semakin terlihat. Keduanya saling menatap, lalu tertawa bersama dengan kecerobohan yang mereka lakukan. Berciuman di tempat umum, mereka sudah tahu resikonya. Itulah yang mereka rasakan saat ini.

Kyuhyun melingkarkan salah satu tangannya di pinggang Yoona. Sementara tangan yang satunya mengusap lembut perut Yoona. Pria itu tersenyum dan disambut tawa oleh Yoona.

“Jadi, itu tadi hadiah pertama yang kau berikan?” tanya Yoona geli.

Kyuhyun mengangguk, “Aku belum memikirkan hadiah berikutnya. Nanti sajalah. Aku masih malu dengan kejadian tadi.”

Tawa Yoona meledak, “Siapa suruh kau menciumku di tempat seperti ini?”

Kyuhyun memicingkan matanya, “Tapi kau juga menikmatinya, Yoong.”

Yoona tersipu malu. Ia langsung membenamkan wajah memerahnya di pelukan Kyuhyun. Sedangkan Kyuhyun hanya tertawa geli dengan reaksi Yoona.

“Ini sungguh kabar yang membahagiakan, Yoong. Terima kasih. Aku benar-benar sangat senang,” ujar Kyuhyun.

Dikecupnya kening Yoona dengan penuh kasih sayang, “Saranghae . . .”

Nado saranghae . . .” balas Yoona tersipu. Ia semakin mengeratkan pelukan tangannya pada tubuh Kyuhyun.

Kini, kehidupan rumah tangga mereka akan selalu diwarnai kebahagiaan. Bukan hanya suasana romantis yang selalu mereka ciptakan, melainkan kabar bahagia yang baru saja mereka terima itu. Janin buah hati mereka, telah tumbuh di rahim Yoona. Keduanya telah siap, menyambut anggota baru di keluarga kecil mereka.

­-THE END-

Halo, masih ingat sama aku? Sebelumnya aku jadi author di ImYoonaFiction, tapi cuma sebentar sekali. Karena khawatir nggak bisa memenuhi kewajiban sebagai author (karena sudah banyak bergabung di blog dan fokus sama skripsi) aku putuskan untuk resign (mohon maaf buat owner dan seluruh staff IYF *bow*). Dan sekarang, aku memilih menjadi author freelance saja. Bagaimana pun blog ini sangat menarik perhatianku. Berhubung aku Yoonaddict, pastinya suka sekali dengan blog ini hehe😀

Dan, akhirnya setelah sekian lama (hampir setahun kayaknya), aku membuat FF KyuNa lagi yang bukan re-make dari FF Yoona dengan pairing lain. Ada yang masih inget? Dulu aku buat FF KyuNa di blog pribadi yang nama blognya ‘rismariilinestory’. Waktu itu masih pakai pen-name rismarii. Sekarang sudah ganti jadi cloverqua (sebelumnya sempat pakai nama rizuki07 hehe).

Aku kurang yakin, apakah FF KyuNa yang aku tulis masih sama seperti dulu. Sudah lama banget sih. Jadi agak nggak pede gimana gitu, hehe.

Maaf kalau kurang memuaskan ya (termasuk typo jika ada atau alur cerita yang kecepetan). Ini lagi persiapan buat comeback nulis FF KyuNa lagi (cuma lebih ke short fiction yg langsung tamat, belum berniat untuk yg long fiction). Padahal masih puyeng sama skripsi yang belum kelar2 *astaga*😀

Terima kasih untuk admin yang sudah publish FF-ku untuk pertama kalinya sebagai author freelance. Juga terima kasih untuk readers yang sudah membacanya❤😉

-cloverqua-

37 thoughts on “Happy News

  1. Aigoo, daebak thor. Nhe maniss bnget critanya😉
    kyuna brciuman d.dlm lift, aigoo btpa malu nya mrka jika dilihatin gt.
    D.tnggu thor karya ff lainx, trutama ff yoongexokyu❤
    tetp smangat ma kripsinya.

  2. Omo.. Romantis banget mrka
    Kalau aku jdi orng” yg nyaksiin mrka ciuman psti udh iri..
    Critax ringan dan manis pke Bgt.

    D’tunggu karya yg lainx🙂

  3. pasangan kyuna kayak penganti baru aja mesra terus.. yoona pun masih malu-malu dicium kyu padahal dah nikah 2 tahun..
    sweet banget mereka berdua ..
    ditunggu karya laen mu..

  4. Eonniii…. Aku menantikan FF KyuNa darimu sudah dari tahun kapan. Akhirnya bikin lagi..
    Cihuuyy!! ? Mana FFnya bikin senyum2 gaje lagi..
    Aaiihh betapa so sweetnya KyuNa hari ini. Karena merried Life jadi banyak adegan kisseunya.. Hmm bukankah itu menarik?? Wkwkw
    aku selalu tau dirimu, dari rismarii rizuky07 ataupun cloverqua. Hahaah
    nice fanfic eonn.. Sering2lah bikin ff genre begini,. Oneshoot, Twoshoot, Drabble, terserah, kalau perlu Hiatus dari blog pribadinya jangan lama2.
    Semangat buat Skripsinya ya.

  5. Wowww sweet banget, akhirnya author rismarii comeback sama FF KyuNa
    Aku tunggu FF Kyuna yg marriage ya thor
    Keep writing !
    Dan semangat buat skripsinyaaa

  6. ah manis ya thor ceritanya :3 di awal aja udah diceritain kehidupan kyuna yg bahagia banget. pasti bakal lebih bahagia lagi waktu little kyu lahir🙂

  7. Annyeooong..aku reader baru..yaelah, saking cintanya mereka ya ampe ciuman depan umum gtu..serasa dunia ga ada penghuni lain..ffnya keren..dtunggu yg laennya yach..yg pasti main castnya KyuNa..semangat berkarya author

  8. Rismarii eonnie~~~~~ boggoshipppoooooo😦 so sweet banget terbayar sudah penantian ff mu selama ini :’) ditunggu ff yg laiiiin hwaitiiing♡♡

  9. hai.. agak tertohok waktu baca cuap2mu yang resign gara2 skripsi sementara aku juga mengalami hal yang sama… kadang2 aku ngerasa terlalu banyak main diblog sampe kerjaan skripsi jadi keteteran, tapi tenang aja. aku juga bakalan fokuslagi ke skripsi kok, ayo semangat🙂 hahah tapi namanya hobi ya, malah selesai di corat coret sama dosen, ide buat nulis langsung aj muncul. wellcomback lah pokoke..

  10. Sooo sweeet bangeeet sih. Kyu nya rooomantis bangeeet, bikin iri saja nih. Duh sampai senyam senyum sendiri baca di bagian endiiing nya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s