Say Something [Songfic]

say-something

Flowssi storyline

starring by yoona and sehun.

 

romance-angst

songfic – christina aguilera feat a great big world

PG-13

poster: perfectback /thanks^^/

happy reading~!!^^

say something i’m giving up on you

and i am feeling so small

It was over on my head

i know nothing at all

Yoona at 5th [her pov]

aku memegang erat bajuku. Aku menahan air mataku yang akan keluar dengan deras nya. aku berlari, berlari menjauh dari keadaan yang bisa membuat ku mengamuk. aku berjalan pelan ke arah kamar ku. ku tatap foto yang berada di samping kasur ku. Aku rindu saat-saat yang membahagiakan.

Saat dimana aku bersama kedua orang tua ku bisa berlibur bersama, saat kita bertiga tertawa bersama, saat dimana mereka mencium kedua pipiku. aku ingin itu terjadi lagi, walau tidak untuk selamanya.

aku memeluk tubuh ku sendiri menggunakan selimut, aku hanya bisa diam. aku tak bisa mencampuri urusan kedua orang tua ku. ku dengar suara tangis ibuku yang begitu keras. kututup seluruh tubuh ku menggunakan selimut. aku tak ingin mendengar perdebatan kedua orang tua ku, itu akan menyakitkan hatiku.

“You don’t know!”

“know for what, huh?! you are fucking husband right! you..you…”

“Reyna! please stop this! Alisa and me just friend!”

“Friend? you think iam stupid hah? you kissing her!”

“No!”

“So, what?”

“Reyna please, Yoona in here. please stop!”

Yoona menahan tangis lalu dia melempar selimutnya. ia lalu turun dari kasur sambil membawa boneka kesayangan nya. ia bersembunyi di bawah kolong kasur nya.

 ia belum pernah mendengar kedua orang tua nya berdebat seperti ini. Ia takut jika kedua orang tua nya berpisah dan tidak bersamanya lagi. yang ia takut kan hanyalah itu.

mengapa cinta bisa begitu kejam?

….

say something i am giving up on you

i am sorry that i couldn’t get to you

anywhere i would have followed you

Sehun at 19th [he’s pov]

Aku menatap piano di depan ku. Aku tersenyum miris, kudekati piano itu lalu duduk diatasnya. Bayangan dirinya selalu menjalarin tubuh ku, mengingatkan ku pada senyum nya. dia pergi jauh dariku dan meninggalkan ku karena hanya ingin melanjutkan pendidikan nya.

Aku takut, takut jika hatiku berpaling darinya. Aku takut pada diriku sendiri, ke-egoisan ku sangat lah besar, bahkan aku sempat mengurung diri dikamar hanya karena dia tidak menelfon ataupun memberi kabar lewat pesan. ya, aku egois karena cintanya.

Tapi justru dengan ke-egoisan ku itulah yang membuat ku ingin selalu melindunginya. ingin selalu berada di samping nya. ingin selalu membelai rambutnya, menicum bibirnya, bahkan mendekap tubuh nya. Aku selalu ingin dia berada di sisiku sampai kita mengakhiri hidup kita.

Tapi aku juga mengerti, aku harus mengurangi ke-egoisan ku. Senyum nya senyum ku juga, tangisan nya adalah kerapuhan hatiku. aku tak ingin dengan sikap ku, dia menangis dan meninggalkan ku. Karena jika ia tersenyum karena ku, itu adalah dimana jantung ku benar-benar merasakan kebahagiaan yang tak terhingga.

Cinta memang membuat ku benar-benar gila.

….

and i will stumble and fall

i’m still learning to love

Just starting to crawl

Sehun-Yoona at 29th [Sehun Pov]

Aku bodoh. Sangat bodoh. aku mengecewakan ciptaan tuhan yang ditakdirkan untuk ku. ciptaan tuhan yang kutunggu selama ini untuk berdampingan dengan ku sampai akhir hayatku. Bahkan yang kuanggap ia adalah nafas ku sekarang dia hanyalah kegagalan ku.

Seharus nya dimalam ini, disaat pasangan bahagia menikmati malam madu mereka di tempat yang mereka pilih berdua, menurutku malam ini adalah malam kematian ku. Perasaan ku yang bodoh telah berpaling ke arah lain. Inilah yang kutakut kan, aku takut aku tak bisa mencintainya seperti dulu.

Saat ia datang kepadaku, dan mengucap janji suci dengan ku di depan altar, saat dimana aku merasa sangat bersalah. menurutku, dia sangat bahagia, karena permintaan kita saat di sekolah menengah berhasil terwujudkan. Dan dahulu, kita juga sudah menyusun untuk kehidupan kedepan kita.

Tapi apa yang aku lakukan di malam pertama kita? Bahkan aku tak bisa mencium nya dengan cinta yang dulu pernah tumbuh di lubuk hatiku. aku tak bisa memeluk nya saat dimana aku rindu padanya. aku tak bisa membelai rambutnya saat dimana aku ingin mencium aromanya.

Saat kita akan bercinta pada malam ini, hasrat ku mulai muncul. tapi apa daya, hatiku tetap memaksaku untuk tidak menyentuh nya, kenapa? kenapa aku bisa berpaling darinya? keegoisan inikah? apakah hatiku sekarang sudah mulai egois saat ia kembali kepadaku?

Kenapa Tuhan tak pernah berpihak kepadaku?

“Sorry, baby. I can’t.”

Aku tau pasti hatinya sakit saat mendengar aku berbicara seperti itu. Aku benar-benar merasa bahwa ini bukan lah tubuhku yang sesungguhnya. Aku melihat nya, ia membelakangi ku. tak mau menatap ku sama sekali, aku juga tau ia menangis, walau aku tak mendengarkan suaranya dengan jelas.

Aku ingin sekali memeluk tubuh ramping yang sekarang terlihat rapuh itu. Tapi seperti apa yang kupikirkan tadi, hatiku tak mengijinkan nya. Kemudian, ku lihat ia duduk tapi tetap membelakangi ku. Lalu dia menolehkan kepalanya menatap ku, dengan cepat, aku langsung membuang muka.

Aku tak ingin melihat wajah sedih nya. Tak ingin melihat air matanya. Jika sampai aku melihat keadaan nya, aku tak akan bisa mengendalikan diriku sendiri. Perlahan dia berdiri dan berjalan pergi menjauh. Aku hanya menatap punggung nya yang semakin jauh dari pengelihatan ku.

Aku perlahan merubah posisi tidur ku. Aku memajukan badan ku, aku sudah memakai bantal yang tadi dipakai oleh Yoona. Kucium bantal itu, indra penciuman ku sekarang penuh dengan aroma nya, aku ingin terus menerus mencium aroma ini, tapi aku

Sorry, babe.

…..

say something i am giving up on you

I am sorry that i couldn’t get to you

anywhere i would have followed of you

say something i am giving up on you

and i am will swallow my pride

you’re the one that i love

and i am saying goodbye

Yoona Sehun at 89th [Sehun Pov]

Aku tercekat, rahang ku mengeras. Orang yang selama ini ku cintai dan juga ku buat dia kecewa sekarang terbaring lemah di atas kasur dengan infuss dan peralatan medis lain nya. aku tersenyum hambar. berusaha menahan tangis yang akan kukeluarkan.

aku merasakan janutng ku yang tak bisa berdetak seperti biasanya. Aku mendekati tempat tidur nya. Ku lihat badan nya yang semakin kurus, rambut coklat yang dulu sering kubelai sekarang menjadi berwarna putih. Tangan ku dengan pelan mengusap kening nya. Wajah nya benar-benar pucat.

Kulihat mesin yang menghubungkan selang dengan tangan nya. Di mesin itu terdapat sebuah garis yang sekarang berubah menjadi garis lurus. Aku benar-benar merasakan jantung ku copot. Aku bodoh, dulu aku pernah mengecewakan nya dan membiarkan nya meninggalkan ku. Dan sekarang aku mendapatkan balasan darinya.

Ya, inilah yang tepat untuk ku, aku lelaki bodoh yang membuat seorang wanita yang sudah menjadi takdirku, meninggalkan ku. Aku menaiki kasurnya, aku tidur di samping tubuh nya. Aku memeluk nya pelan, 60 tahun yang sudah aku nantikan akhirnya tubuh ku mengijinkan ku untuk memeluk nya. Aku juga mencium pipinya.

Aku menangis, ya, aku harus menerima kenyataan pahit ini. Aku tau ini juga termasuk kesalahan ku tak bisa menyempatkan 60 tahun dengan baik. Aku bahkan lupa dengan susunan rencana ku bersama Yoona untuk kehidupan kita. Hanya karena ke-egoisan ku, aku merusak segala rencana yang sudah disiapkan.

Aku menangis di sebelah Yoona. menangis meratapi kepergian nya. Aku sekarang hanya bisa melihat matanya tertutup dan tak akan terbuka untuk selamanya. Dan juga, aku tak akan melihat nya tersenyum untuk ku lagi dan tertawa bersama lagi.

Aku perlahan turun dari kasurnya dan berusaha berdiri. Ku genggam tangan nya erat. Bahkan, aku tak bisa merasakan genggaman nya lagi. Ku taruh tangan nya di pipiku. Ingin ku akhiri hidup ku sekarang juga. Tapi apa daya, tubuh ku tak mengijinkan nya lagi, membiarkan waktu yang akan menjawab akhir hayatku.

“sorry, sorry, sorry.”

Aku memberikan nya flying kiss untuk yang terakhir kalinya, aku ingat saat dulu ia sering memberikan ku flying kiss, saat dimana ia hanya akan masuk ke rumah nya. Aku tersenyum miris. Aku tau, inilah yang kudapat dari keegoisan ku dulu.

Egois membuat ku menyesal saat diakhir hidupku.

END

A/N: Hai semua~~ Hohoho, gatau kenapa lagi pengin nulis ff, dan akhir akhir ini lagi suka sama lagu say something – a great big world feat christina aguilera, jadi deh ff yang bener-bener gajeee ini, sebenernya ini udah jadi lamaaa bangeeet, tapi lagi nunggu poster nya aja hehe😀 aku juga buat pairing nya Sehun-Yoona, karena aku lagii suka sama mereka. Tapi OTP1 aku tetep LuYoon ah ya.

disini ada beberapa yang aku tambahin soalnya ntar kalo ngikut di mv nya say something, kalo di buat fanfic ntar takut nya para readers pada gak ngerti. Sebenernya ini ff juga gaje banget ya wkwk, yah aku berdoa aja semoga readers pada ngerti.

Tolong yang baca kasih komentar ya, kritikan juga boleh ^^, tunggu ff yang akan post selanjut nya yaa~~ tau gak ff apa? aku juga gak tau hahaha /tawa evil/ (?). Udah ya tunggu aja hahaha, Makasih juga ya udah sempet baca ff gaje ini.

Dan ff ini juga udah aku post di blog aku, http://visualdream232.wordpress.com/ . dan sebenernya aku masih pengin ngelanjutin ff “Romance Street”,”Fake Love”. ada yang inget gak? Aku juga baru balik dari hiatus. Ditunggu aja ya dua ff itu^^

gumawo ^^ /bow/

22 thoughts on “Say Something [Songfic]

  1. aku agak bingung….. Dgn rasa egois sehun yg melarang dia berhubungan dengan yoona…. Tp nice story author and thanks for yoonhun story

  2. Bagus thor, tp kok sad T.T Sehun jangan egois dong. Tapi ngga papa, bagus kok thor. Bikin ff Sehun Yoona lagi yaa thor. Aku suka mereka.. Fighting!!

  3. mau koreksi bbrp hal
    1. you IS fucking >harus nya ARE yaa
    2. i and alisa just friend > seharusnya Alisa and ME
    overall bagus kok
    meski sad ending sih..😦
    keep writing okey ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s