[Ficlet] My Miracle

A Fanfiction by Felicia Rena

MY MIRACLE

.

Cast:

Im Yoon Ah, CNBLUE Jong Hyun

Rating: PG 13+

Genre: Romance

Length: Ficlet

Disclaimer:

Stories are mine and pure fiction. All cast belong to God.

Please don’t be plagiat :)

Note: FF ini terinspirasi dari tulisan yang aku cantumin di akhir FF. Selain itu, lagu CNBLUE yang judulnya “My Miracle” juga recommended buat di dengerin sambil baca FF ini. Hehe. FF ini sudah di publish sebelumnya di blog pribadiku, tetapi yang di publish disini sudah diberi beberapa perbaikan berupa tambahan ataupun perubahan kata. Happy Sunday untuk semua DeerBurning shippers! ^^

Hope you’ll enjoy this fanfic ^^

.

I long to be close to you

I’ll be on your side Forever more

(My Miracle – CNBLUE)

Sinar matahari menerobos masuk menembus tirai yang tergantung di jendela. Silaunya membangunkan seorang pria yang sebelumnya sedang terlelap. Perlahan pria itu membuka matanya, mengerjapkannya beberapa kali sampai ia terbiasa dengan sinar yang jatuh dan menerangi kamarnya.

Pria itu menggeliat pelan, berusaha mengumpulkan kesadarannya yang belum terkumpul sepenuhnya. Ia melirik jam dinding yang tergantung dikamarnya. Jarum jam itu menunjukkan pukul enam pagi. Sekarang hari Mingguu, dan itu berarti ia tidak perlu pergi ke kantor. Ia bisa menghabiskan waktunya lebih lama di atas kasur yang tidak ingin ditinggalkannya.

Suara dengkuran halus di sebelahnya seolah menyadarkan pria itu. Ia menoleh dan melihat seorang wanita yang masih terlelap di sebelahnya. Wajah wanita itu terlihat polos dan cantik, membuat si pria tersenyum ketika melihatnya.

Entah sudah berapa menit yang ia gunakan untuk memandangi wajah wanitanya itu. Hal itu sudah menjadi kebiasaannya setiap pagi. Ia akan bangun lebih pagi dari wanita itu kemudian memandangi wajahnya sampai si wanita terbangun.

“Sampai kapan kau akan memandangiku seperti itu terus?”

Suara wanita itu mengejutkan si pria yang masih belum melepas pandangannya. Sekejap kemudian, pria itu terkekeh pelan dan memalingkan wajahnya menatap langit-langit.

“Kau sudah bangun rupanya?” tanya pria itu sambil kembali menoleh ke arah si wanita.

Wanita itu sudah membuka kedua matanya. “Selamat pagi,” ucap wanita itu.

“Selamat pagi, nyonya Lee,” balas pria itu.

Si wanita mengeluarkan tawa merdu mendengar panggilan yang dilontarkan oleh pria yang sudah dua tahun ini menjadi suaminya. Ia sangat menyukai ketika suaminya memanggilnya dengan panggilan itu.

“Kenapa kau selalu memandangiku seperti itu setiap pagi, tuan Lee?” tanya wanita itu dengan kedua alis bertaut. Ia mengetahui kebiasaan suaminya yang selalu memandangi dirinya yang masih tidur setiap pagi. Walaupun ia sudah pernah menanyakan hal itu sebelumnya, namun suaminya hanya menjawab dengan senyuman tanpa memberitahukan alasannya.

“Apa kau tidak tahu kalau itu sangat menyeramkan?” tambahnya.

Pria itu, Lee Jonghyun, terkekeh dan kembali menatap langit-langit. Untuk kesekian kalinya, ia kembali tidak menjawab pertanyaan istrinya itu.

Ya! Lee Jonghyun!” Wanita itu bangun dan duduk di atas tempat tidurnya sambil melemparkan tatapan kesal pada suaminya.

Jonghyun tertawa kecil melihat ekspresi Yoona. Wajah istrinya itu tampak kusut khas seseorang yang baru saja bangun dari tidurnya. Rambutnya yang panjang tampak berantakan. Namun bagi Jonghyun, penampilan Yoona yang seperti itu adalah yang paling cantik.

“Ini masih pagi, Yoona-ya. Jangan memasang wajah seperti itu,” ucap Jonghyun sambil tersenyum. Tangannya menarik-narik tangan istrinya, bermaksud membuat istrinya itu kembali berbaring di sebelahnya.

Yoona mencebikkan bibir bawahnya dengan masih menatap kesal pada Jonghyun. Ia menarik tangannya yang sedari tadi ditarik oleh suaminya.

Araseo. Aku mengerti. Aku akan memberitahumu,” bisik Jonghyun pelan. Ia menatap Yoona sambil tersenyum lembut.

“Kau ingin tahu kenapa aku suka memandangimu setiap pagi?” tanya Jonghyun.

Yoona menganggukkan kepalanya.

“Setiap kali aku bangun di pagi hari dan melihatmu ada di sampingku, aku merasa sangat bahagia,” ujar Jonghyun dengan nada lembut. Ia meraih kembali tangan Yoona dan mengelusnya pelan. “Aku sangat bahagia karena kita bersama.”

“Aku bukanlah lelaki yang suka mengumbar kata-kata romantis. Sulit bagiku untuk mengatakan perasaanku padamu, tetapi aku ingin kau tahu betapa berartinya dirimu bagiku,” lanjut Jonghyun. “Setiap kali aku bangun dan melihatmu di sampingku, aku merasa tidak ada lagi yang perlu aku khawatirkan. Aku tahu hariku akan baik-baik saja karena kau ada bersamaku.”

Yoona tercengang mendengar penuturan Jonghyun. Kedua pipinya bersemu merah dan membuat Jonghyun tersenyum geli melihatnya.

“Kemarilah.” Jonghyun menarik Yoona dan mendekap wanita itu di atas dadanya, membiarkan istrinya mendengar irama detak jantungnya.

“Aku mencintaimu,” bisik Yoona pelan. Senyum terukir manis di wajah cantiknya yang masih polos tanpa make-up.

Jonghyun membelai rambut cokelat panjang istrinya itu sambil tersenyum. “Aku juga mencintaimu. Sangat.”

“Aku akan memberitahumu satu hal,” ujar Jonghyun.

Kata-kata Jonghyun itu membuat Yoona mengangkat kepalanya dan menatap suaminya dengan pandangan bertanya.

“Berhubung kita sudah ada dalam suasana yang romantis di pagi hari, maka aku akan mengatakan sesuatu yang tidak bisa kukatakan sebelumnya. Aku hanya akan mengatakannya sekali, jadi dengarkan baik-baik,” ucap Jonghyun.

Yoona sedikit menaikkan alisnya sambil menunggu apa yang akan dikatakan oleh Jonghyun. Pria itu kemudian tersenyum menampilkan lesung pipinya yang memesona.

“Aku ingin kau tahu bahwa aku tidak ingin kehilangan dirimu,” tutur Jonghyun. “Keinginanku hanya satu. Aku ingin selalu ada di dekatmu. Aku akan selalu ada di sisimu.”

“Karena kau adalah sebuah keajaiban bagiku. Memilikimu adalah suatu hadiah terbesar yang tidak akan kutukar dengan apapun.” Jonghyun mengakhiri kalimatnya sambil memberikan kecupan ringan di kening istrinya itu.

Yoona mengerjapkan kedua matanya. Ketika ia menyadari apa yang baru saja terjadi dan apa saja yang baru dikatakan oleh Jonghyun, ia mengulas senyum dengan menarik sudut bibirnya ke atas.

Gomawo,” ucap Yoona.

“Untuk?”

“Mencintaiku.” Yoona menjawab pertanyaan Jonghyun sambil mendaratkan morning kiss di bibir suaminya.

“Cintamu adalah sebuah keajaiban bagiku.”

.

When I wake up each morning and see you next to me,

I know that my day will be all right.

Sometimes it is hard to put feelings into words,

but I want you to know how you affect me.

When I wake up and see you in the morning,

I am so happy that we are together.

.

END

 Please leave your comment🙂

*Note: Btw, DeerBurning shippers, mau promosi dikit nih, mampir yuk ke blog DeerBurning Story, blog baru all about uri deerburning couple😀

17 thoughts on “[Ficlet] My Miracle

  1. Deerburning, uuuuuhh, aku kangen banget sama mereka berdua dan taunya kakak dateng lagi dengan ff Deerburning, haha …
    Itu Jonghyun manis banget, dan kayaknya aku enggak bakal kuat digituin. Maklum, kak, aku agak anti sama gombal-gombal xD
    Pokoknya ff ini keren, dari plotnya, gaya bahasanya, alurnya, blah blah blah. Maaf kalo aku baru baca sekarang, kak T^T

  2. so sweet bgt nih psangan jonghyun yoona,,
    apalagi jonghyun, kt2 nya romantis bgt..
    ff bgus thor, buat ff deerburning lg y..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s