Because Friendship Number One

bfno-cover-ff

Author:Hanhanna

Cast:Krystal Jung as Krystal

Im Yoona as Yoona

Xi Luhan as Luhan

Other Cast:Seo Joo Hyun aka Seohyun

Genre:Friendship,Angst

Length:Oneshot

Kringggg..

“Annyeonghaseo”sapa gadis berambut merah yang bernama Krystal Jung.”Ke gereja?”

“Sekarang?”

“Ah Ne,sampai ketemu eon”Pik.Sambungan telepon di putus.Aku harus segera mandi batin Krystal.

5 Minute Later

Krystal sudah mengganti piamanya dengan dress selutut berwarna tosca yang dipadu dengan cardigan putih.Krystal menyisir rambutnya lalu memakaikan cologne ditubuhnya.Dia segera keluar dari flat miliknya lalu menguncinya.Setelah memastikan sudah terkunci ia segera berangkat menuju gereja

08.00 KTS.Gereja

“Yoona Eonnie.”jerit Krystal ketika bertemu Im Yoona sunbae nya di Perguruan Tinggi.”Annyeong Krystal.Ayo segera masuk Ibadah akan segera dimulai.”Yoona menarik lengan Krystal dengan pelan.

”Krystal,habis ini kau tidak ada acara kan?”bisik Yoona pada Krystal.”Ne eon,wae?”

“Seohyun mengajak bertemu,katanya ia ingin mengenalkan seseorang pada kita.Kau bisakan?”tanya Yoona.”Ne eon,aku bisa.”Krystal menjawab dengan menyunggingkan seulas senyum.

12.00 KTS

“Kita akan bertemu Seohyun eonnie dimana?”tanya Krystal.”Dia bilang di Cafe tempat kita biasa ketemuan.”Mendengar penjelasan Yoona,Krystal hanya membentuk mulutnya seperti huruf O.”Nah itu dia.”ujar Yoona sambil menunjuk gadis berambut bergelombang di pojok cafe.”Ayo eon”

“Annyeong”Ujar Yoona sambil membungkukkan badannya diikuti oleh Krystal.”Annyeong”jawab Seohyun dan Pria yang tidak dikenal oleh Yoona maupun Krystal.”Yoona eonnie,Krystal perkenalkan ini sepupuku dari China.Luhan perkenalkan ini Yoona Sunbaeku serta Krystal Hoobaeku.”

Yoona POV

“Annyeong”jawab seohyun dengan Pria yang tak kukenal.Omoo,tampan sekali dia.Sebenarnya dia itu siapa.Seakan tau pikiran seohyun berkata.”Yoona eonnie,Krystal perkenalkan ini sepupuku dari China.Luhan perkenalkan ini Yoona Sunbaeku serta Krystal Hoobaeku.”Dari Cina?oh pantas dia sedikit sipit.

“Annyeong.Luhan Imnida”sapa Luhan sambil menjabat tanganku dan tangan Krystal secara bergantian.”Kau orang china tapi bisa berbahasa korea?”tanya krystal

“Hmm,aku hanya bisa sedikit.Walaupun Ibuku orang Korea,tapi dia jarang mengajakku berlibur disini.Ini pertama kalinya aku ke korea.Itupun untuk melanjutkan pendidikan”jawab luhan dengan dengan menggunakan bahasa Inggris.Aku melirik krystal yang duduk tepat disampingku,Ia melihat tanpa berkedip sedikitpun.Ia tertarik dengan Luhan?Mungkin.”Hmm,kalian mau minum apa?tanya Seohyun.

“Hmm aku Orange Juice saja.”

“A-aku Bubble tea.”jawabku.”Kau suka Bubble Tea?”tanya luhan dengan bahasa korea.Jujur,nada bicaranya sangat lucu.Hampir saja aku terbahak.”Hmph,Iya begitulah.”kataku sambil menahan tawa.”Kau tertawa apakah ada yang lucu?”tanyanya dengan muka bingung.”Hmph,Hahahaha.”aku sudah tidak bisa menahan tawaku lagi.Dia mengeryitkan dahinya tanda bingung.”Gwenchana eonnie?Apa obatmu habis?”tanya Krystal sambil menaruh punggung tangannya di dahiku.Tawaku semakin meledak,entah kenapa kata-kata Luhan mash terngiang di telingaku.”Mianhae,Yoona eonnie memang sering begitu.”Krystal berbisik kepada Luhan.”Hufft,Haha Mianhae semua.”ujarku.

Author POV

Pagi hari yang cerah untuk mengawali hari.Hari ini adalah hari pertama Luhan masuk ke Perguruan tinggi di Korea.”Selamat pagi ahjussi,selamat pagi ahjumma   ,selamat pagi Seohyun.”sapa Luhan saat di ruang makan.”Pagi Oppa.”jawab Seohyun.Memang selama di Korea dia akan tinggal di rumah Seohyun,sepupunya.”Luhan kau berangkat dengan Seohyun ya?bisa aku titip dia?”jawab appa Seohyun.”Ne ahjussi,aku akan berangkat dengannya.”

“Sudah jam 08.45.Setengah jam lagi aku ada ujian,ayo berangkat Oppa.”ajak Seohyun.”Seohyun,duduklah sebentar.Kasihan Luhan,dia belum menyentuh makanannya.”ujar Eomma Seohyun.Seohyun hanya memanyunkan bibirnya.Tidak berubah dari dahulu batin Luhan.”Gwenchana Ahjumma,aku bisa makan nanti.Yang penting Seohyun tidak terlambat.Kajja”ajak luhan.Seohyun pun tersenyum lagi.”Kajja oppa,Dah eomma dah appa.”ujar seohyun sambil menggandeng tangan Luhan.Appa dan Eommanya hanya mampu menggeleng-gelengkan kepala melihat tingkah anak mereka.

“Kau ingin kuturunkan dimana?”ujar Luhan ketika mobil sudah melaju.”Ehm,turunkan aku di Fakultas Ekonomi saja.Setelah itu kau bisa ke Fakultas Kesenian.”

“Ah,ne arraseo.”

“Ehm,Seohyun-ah?”

“Ne Oppa”

“Siapa nama sunbaemu yang tertawa terbahak-bahak kemarin?”

“Maksudmu Yoona Eonnie?”

“Yah,Yoona.Dia cantik ya?”ujar Luhan.”Ehm,Ya dia cantik.Tapi lebih cantik aku.”jawab Seohyun sambil meleletkan lidahnya.Luhan terkekeh

“Kau menyukainya ya?”tanya seohyun sambil tersenyum jahil.”A-a-ani,aku hanya memujinya.”

“Kau bohong Xi Luhan”

“Tidak,aku tidak berbohong.”Ujar luhan sambil mengeluarkan semburat merah di pipinya.”Sudahlah,mengaku saja”

“Ah ya,aku menyukainya.”

“Tuh kan,rencanaku berhasil.”

“Rencana?Rencana apa?”Tanya luhan dengan muka bingung.”Menjodohkan kalian”jawab seohyun dengan muka tanpa dosanya.”Yak kau ini”jawab luhan sambil menjitak(?) kepala Seohyun.”Appo!Sakit tau”seru Seohyun seraya mengelus kepalanya.”Sudah sampai,Hush sana turun”usir Luhan.”Oke aku akan turun,bye Luhan.”ujar Seohyun sambil keluar dari mobil.

“Ternyata anak itu sudah berencana menjodohkan kami?Ckck”batin Luhan sembari mengemudikan mobilnya menuju Fakultas Kesenian,tempat dia Kuliah.

Luhan POV

12.00 KTS

Akhirnya kuliah hari ini sudah selesai.Ayo segera pulang.Eh tapi,aku kan harus menjemput Seohyun.Dia pulang jam berapa?Aku lupa menanyakannya.Haiss Bodoh.Oya kenapa tidak ditelepon saja?Yaampun kenapa baru kepikiran.Aku mencari nama Seohyun di Kontak HP ku ini.No result?Oya,aku belum meminta nomornya.Bagaimana ini?Haisshhh.

Brukk.Aku menabrak orang lagi.Aku segera membantunya berdiri.”M-mianhae”ujarku.”Luhan?”tanya gadis yang aku tabrak.”Kau temannya Seohyun kan?Namamu engg Yoona ya yoona kan?”ujarku.

“Ne,aku yang kemaren tertawa.”Dia terkekeh.”Engg,Seohyun biasa pulang jam berapa?”tanyaku.

“Masih lama,masih 2 jam lagi.Waeyo?”jawabnya.Apa?2 jam lagi?Apakah aku harus menunggunya?

“Kau pulang dengan dia?”

“Ya begitulah”

“Apakah kau yakin menunggu disini selama itu?”
“Engg.”

“Sudahlah,ikut aku saja.”ajaknya sambil menarik lenganku.”K-kita mau kemana?”tanyaku.”Sudahlah ikut saja aku akan membawa mu ke suatu tempat.”

Kedai Kimchi?Kimchi apa itu? Pertanyaan itu terlintas saat kami sudah berada disuatu kedai tidak jauh dari situ.”Yoona,Kimchi itu apa?”tanyaku dengan polosnya.”Kau tidak tau kimchi?”tanya Yoona.Aku mengangguk kecil.”Kimchi adalah makanan khas korea.Kau harus mencobanya.”terang Yoona sambil terkekeh.”Oh”jawabku singkat.

Yoona POV

“Yoona,Kimchi itu apa?”tanya Luhan.Dia tidak tau kimchi?Wah,aku bisa mengerjainya.”Kau tidak tau kimchi?”dia mengangguk.” .”Kimchi adalah makanan khas korea.Kau harus mencobanya.”

“Oh”jawabnya singkat.

“Ahjussi,Kimchi 2 seperti biasanya.”pesanku kepada Ahjussi pemilik kedai ini.Sang Ahjussi hanya mengangguk.”Duduklah.”aku mengajaknya duduk disampingku.”Sudah berapa lama kau berteman dengan Seohyun?”tanyanya.”Eng,aku tak tau pastinya.Sekitar 2 tahun mungkin.”jawabku singkat.”Ini pesanannya.”jawab Ahjussi sambil memberikan 2 piring berisi kimchi.Aku segera melahap kimchiku.”Hmm,hua hua ssh.”ujar Luhan setelah melahap kimchi didepannya.Ekspresinya lucu.Aku ingin tertawa.”Luhan hfft gwenchanayo?”tanyaku sambil membekap mulutku sendiri.”PEHAS”teriaknya.”Hfft hahaha,ini minum.”dia segera meneguknya.”Hahaha.”aku sudah tak bisa menahan tawaku.”Seharusnya kau bilang kalau ini rasanya pedas.”ujarnya setelah tidak kepedasan lagi.”Haha,sebenarnya aku tidak berniat.Tapi karena tenyata kau tak tau kimchi,tiba-tiba ide gila ini muncul.”ujarku sambil terkekeh.Luhan mencubit pipiku.Deg,kenapa aku berdebar-debar seperti ini.”Ih lepaskan tanganmu dari wajahku.”teriakku sambil meronta-ronta.”Satu sama nona.”ujarnya sambil mengedipkan mata.Omo,tampan sekali dia.

“Yoong,kau punya namja eng namjachingu?”tanyanya.Buat apa dia menanyakan hal ini.Sebaiknya aku diam saja.

“Yoong?”

“Sudah jam hampir jam 2 ayo kembali.”seruku setelah melihat arloji dipergelangan tanganku.Aku melirik Luhan,dia terlihat hanya melongo.Setelah menyerehkan uang kepada Ahjussi aku segera berlari.Luhan mengejarku.”Kau meninggalkanku.”Aku terkekeh.Sampai ke Fakultas Ekonomi,kami tidak mengobrol.Kami berjalan dalam hening.
“Luhan Oppa!”teriak seseorang.Pasti Seohyun.”Luhan Kajja kita pulang.Eh kau dengan Yoona eonnie?”tanya Seohyun.Aku melihat Luhan mengangguk.”Aku duluan ne”ujarku sambil berjalan.

Luhan POV

“Oppa kau barusan kemana?”tanya Seohyun.”Aku hanya ke kedai kimchi dekat sini.”

“Lalu kenapa Yoona eonnie terlihat lesu?”

“Entahlah.Sudah,Kajja kita pulang.”ujarku sambil menggandeng tangannya.

1 Month Later

Aku semakin sering jalan dengan Yoona.Kami terlihat seperti sepasang kekasih.Padahal tidak.Aku juga pernah jalan dengan Krystal.Tapi menurutku,dia kekanak-kanakan dan manja.Beda dengan Yoona.

Hari ini aku akan berjalan dengan Yoona ke Lotte World,tempat bermain yang kata orang seru.Hari ini aku juga akan menyatakan perasaanku padanya.Jam sudah menunjukkan pukul 10.00,aku berjanji menjemputnya pukul 10.30.Itu artinya aku harus berangkat.Aku pamit kepada eomma dan appanya Seohyun.Setelah itu aku menaiki mobilku lalu berangkat.

Kini,aku sudah sampai didepan bangunan berwarna krem.Yang tak lain adalah rumah Yoona.Tingtong aku memencet bel rumah Yoona.Tak lama kemudian keluarlah Yoona yang memakai dress selutut berwarna pastel.Dia cantik dan juga emm sexy.Tak apakan aku menyebutnya seperti itu.”Bengong aja,jadi berangkat enggak?”tanyanya.”Eh,jadilah.Kalo enggak jadi ngapaiin kesini-_-“aku melihat dia tersenyum

Perjalanan dari rumah Yoona ke Lotte World tidaklah jauh.Tapi berkat macet dijalan,kami baru bisa sampai sana pukul 11.45.Sampai disana kami kembali mengantri untuk mendapat tiket.15 menit kemudian kami baru bisa mendapatkan tiket.”Kita mau main apa dulu?”

“Rollercoaster yuk”ajakku.”Kajja.”dia menarikku menuju antrian rollercoaster.Setelah itu kami masuk Rumah hantu,bermain komedi putar,dan sebagainya.Pukul 16.00 Yoona mengajakku untuk membeli arummanis.Inilah saat yang tepat batinku.

”Yoong.”

“Ehm?”katanya sambil tetap memakan arummanis miliknya.”Saranghaeyo,please be mine juseyo.”kataku.”Eh?kau bercanda kan?Tanggal 1 April masih lama ini bukan waktu yang tepat untuk april mop.”

“Tidak,aku serius.Jadilah Yeojachinguku.”aku berlutut di depannya.Yoona mengangguk.”Aku memeluknya dan membisikkan.”Saranghaeyo.”

“Nado Saranghae”

Yoona POV

”Yoong.”

“Ehm?”kataku sambil memakan arummanis milikku.”Saranghaeyo,please be mine juseyo.”katanya.”Eh?kau bercanda kan?Tanggal 1 April masih lama ini bukan waktu yang tepat untuk april mop.”

“Tidak,aku serius.Jadilah Yeojachinguku.”Luhan berlutut di hadapanku.Apakah ini kenyataan?Ya ini kenyataan.Akhirnya hal yang kutunggu datang juga.Aku mengangguk.”Luhan memelukku dan membisikkan.”Saranghaeyo.”

“Nado Saranghae”jawabku

AKU BAHAGIA.YA AKU BAHAGIA.Bagaimana tidak kini aku telah resmi menjadi yeojachingu dari seorang Xi Luhan.”Yoong,ingin kuantar pulang sekarang?”tanyanya.Aku mengangguk.

Author POV

At Yoona House

“Gomawo untuk hari ini^^ Saranghae”ujar Yoona sesampai di rumahnya.”Nado saranghae yoongie.”luhan mengecup kening yoona.Semburat merah pun keluar dari pipi Yoona.Setelah Yoona turun,mobil luhan pun kembali melaju.Yoona melambaikan tangannya sambil tersenyum.Yoona membuka pintu rumah lalu segera memasuki kamarnya.Dia membersihkan badan dan mengganti baju setelah itu ia mengambil hp nya.

To:Krystal ; Seohyun

Besok ketemu di cafe biasa.Ada kabar gembira.

From:Yoona

Pik.Send.

Baru saja ia ingin menaruh handphone nya.Handphone nya bergetar.Nama luhan tertera di layar handphone Yoona.”Annyeong Luhan-ah”

“Annyeong Yoona.”

“Ada apa kau menelepon?”

“I miss you yongie.”

“Gombal,baru aja ketemu tadi”Yoona mendengar Luhan yang terkekeh disebrang sana.”Luhan,bisakah kau rahasiakan soal ini kepada Seohyun?”

“Wae?bukankah dia harus mengetahui kabar ini?”

“Biarkan aku yang memberitahukan kepadanya besok.”

“Ah Ne,kau jangan lupa makan malam ne?Saranghaeyo”

“Nado Saranghae.”ujar Yoona.Sambungan pun terputus.Yoona membaringkan tubuhnya di kasur lalu memejamkan matanya.

Krystal POV

Aku sudah menunggu di tempat ini setengah jam.Tapi Yoong eonnie belum kunjung datang.”Krystal”ujar seseorang.Ternyata Seohyun Eonnie.”Apa yang kau lakukan disini eon?”tanyaku.”Aku ingin bertemu dengan Yoona eonnie,kau sendiri.”

“Aku sama denganmu.”

“Krystal,Seohyun maaf membuat kalian menunggu”seru Yoona eonnie sambil duduk di hadapanku.”Sebenernya eon mau ngomong apa?”tanyaku.”Hmm,Aku sudah pacaran dengan Luhan.”ucap Yoona Eonnie.Pa-pacaran?dengan Luhan oppa?batinku.”Chukkae eon.”ujar Seohyun eonnie sambil memeluk Yoona.”Chu-chukkae eonnie.”ujarku dengan terbata-bata.”Yoong eonnie,Seohyun eonnie a-aku pulang duluan ya.Aku lupa kalau aku belum menyelesaikan tu-tugas kuliah.Sekali lagi,Chukkae eon.”ujarku sambil berlalu.

Dadaku sesak saat mengetahui bahwa pria yang kuidamkan berpacaran dengan sunbae sekaligus sahabatku.Aku langsung masuk ke mobilku dan menuju ke apartemen milikku.Sepanjang perjalanan aku hanya bisa menangis.Kepalaku sakit.batinku.Hiks,hiks

Aku segera mengambil baju di dalam lemari laluku masukkan ke koper.”Hiks,Eomma aku pulang sekarang jemput aku tiga jam lagi.”

“Ne eomma”Selesai menelepon,aku segera menghapus air mataku lalu menarik koper keluar apartemen.

Author POV

Setelah kejadian di cafe,baik Yoona maupun seohyun tidak pernah melihat Krystal datang lagi ke universitas.Ditelepon selalu direject,sms tidak pernah dibalas.Itu membuat Yoona dan Seohyun khawatir.”Eon,sebenernya krystal kemana?”tanya Seohyun sembari mengaduk milkshake di hadapannya.”Entahlah.”

“Aku lupa memberitahukan ini ke eonnie.”

“Memberitahu apa?”tanyaYoona dengan penasaran.”Sebenarnya Krystal juga menyukai Luhan oppa.”

“K-kau serius?”Seohyun hanya menganggukkan kepalanya lemah.”Inilah sebab dia tidak memberitahukan kabarnya.”kata Yoona sembari membenamkan mukanya.”Kita ke apartemennya saja sekarang”

“Ne,kajja.”

At krystal Apartemen

“Toktok..Krystal’

“Krystal Jung”

“Ini aku Yoona Eonnie”

“Sepertinya tidak ada orang eon.”ujar Seohyun.”Annyeong.”ucap seseorang.

“Annyeonghaseo.”

“Kalian mencari siapa?”tanya Ahjumma yang tak dikenal.”Ehm,kami mencari pemilik apartemen ini,apakah ahjumma tau?”tanya Seohyun.”Maksudmu krystal jung?”

“Ne,ahjumma tau dia kemana?”

“Waktu itu dia menitipkan kunci apartemennya ke saya.Katanya dia akan pulang kerumah Eommanya di busan“

“Gamsahamnida ahjumma.”ucap seohyun dan Yoona.Ahjumma itu hanya tersenyum.

Yoona menyetir,sedangkan Seohyun duduk disampingnya.”Eon,gwenchanayo?”

Yoona mengangguk.Seohyun berkali-kali melihat Yoona menghebuskan nafas dengan kasar.

At Krystal House

Toktok,Seohyun mengetuk pintu rumah Krystal.Seorang Ahjumma membukakan pintu sambil menangis.”Ahjumma Krystal ada?bisa kita bertemu krystal.”Sang ahjumma hanya menangis sambil menunjukkan kamar Krystal di lantai dua.Toktok,kini giliran Yoona yang mengetuk pintu kamar Krystal.”Krystal-ah”

“Ne,masuklah.”

“K-kalian datang kesini?”tanya Krystal yang duduk di kursi roda sambil menatap ke arah luar.”Krystal,kamu kenapa?”tanya Yoona ketika melihat rambut Krystal yang sudah setengah rontok dan mukanya yang penuh dengan jerawat.Sorot matanya juga sendu,tidak seperti biasanya yang penuh dengan semangat.”Aku hanya masuk angin saja kok.”jawab Krystal.”Kalau kau hanya masuk angin tidak mungkin sampai begini.”

“Eonnie,jangan mengkhawatirkanku aku hanya masuk angin.”

“Mianhae,tapi ini waktunya Krystal tidur lihat matanya sudah merah.Kalian tunggu dibawah ya.”ujar eomma Krystal sambil mendorong kursi roda.Yoona dan Seohyun beranjak keluar kamar dan menuju kebawah.Terdengar isakan dari Seohyun.Yoona yang berada disampingnya mengelus punggung Seohyun sambil berusaha menahan tangis.Drap,drap,drap terdengar derap kaki yang menuruni anak tangga.”Ahjumma sebenarnya Krys-krystal sakit apa?”isak Seohyun.”…………..”

“Ahjumma jawablah kumohon”pinta Yoona”Hhhh,baiklah.”

“Krys-krystal sebenarnya memeliki tumor otak.”

“Tu-tumor?”eomma Krystal hanya mengangguk.

”2 bulan yang lalu dia juga pernah mengeluh sakit kepala,Saat dibawa ke dokter dokter bilang dia sudah terjangkit penyakit Tumor otak stadium 1.Awalnya dia belum mengetahui penyakitnya.Saat dia kembali kesini 1 minggu yang lalu,mengeluh sakit kepala juga.Kata dokter dia sudah stadium em-pat,ke-kesempatan un-untuk hidup hanya ddalam hitungan minggu.Psikologis Krystal juga terganggu.D-dia putus asa mengetahui hal ini.”jelas eomma Krystal sambil menitikkan mata.” udah seminggu ini Krystal rutin meminum obat dari dokter, tapi kondisinya kian menurun akibat dosis obat yang sangat keras rambutnya yang indah pun sedikit demi sedikit rontok, badanya pun semakin kurus dan kulitnya pun semakin hitam karena pengaruh konsumsi obat tersebut, fisiknya pun semakin melemah bahkan untuk berdiri pun sudah tidak bisa.”

Mendengar penjelasan dari Eomm Krystal,tangis Yoona dan Seohyun pun tumpah. “Eomma!!” sahut Krystal yang memanggil orang tua nya, eomma Krystal pun menghampiri krystal dan diikuti oleh Yoona dan Seohyun. “Eomma, aku mau ke Seoul lagi yah, aku jamji obatnya aku minum lagian aku udah lama gak jalan sama temen temen”. Eomma Krystal pun ragu untuk memberi izin “Tapi ada satu syarat kamu tinggal di Seoul harus di rumah Yoona atau Seohyun, kamu ga boleh kecapean dan jangan lupa minum obat!” ujar eomma Krystal.

Setelah berkemas,Yoona dan Seohyun beserta Krystal berangkat ke Seoul dan akhirnya Krystal memilih tinggal di rumah Yoona

07.00 KTS at Yoona’s House

“Krys,bangun ayo kita ke gereja.”ucap Yoona yang masih terlelap disampingnya.”Ne eonnie”ujar Krystal.”Sekarang kau mandi,setelah itu kebawah untuk sarapan ya jangan lupa bawa obatmu turun.”Krystal mengangguk lalu segera memasuki kamar mandi.

Krystal POV

Hari pertama tinggal di rumah Yoona eonnie.Hari ini aku juga diajak Yoong unnie ke gereja.Bip..bip.. Bunyi apa itu?Ternyata bunyi handphone yoong unnie.1 Message Unread from luhan?Entah kenapa dadaku menjadi sesak.Cemburu?mungkin iya.Tapi aku tidak boleh egois,Luhan oppa pasti lebih mencintai Yoona eonnie dibanding aku.”Krys krystal.”suara Yoong eonnie.Aku segera menaruh handphone milik Yoong eonnie ditempat semula,mengelap airmata lalu berpura-pura menyisir rambut.

“Krystal,kau sedang apa?ayo turun.”

“Eh,mianhae eonnie ayo kita turun.”akupun juga membawa bungkusan obat milikku.

Author POV

Pukul 09.00 Yoona dan keluarganya beserta Krystal sampai di Gereja dekat rumah.Disana keluarga Yoona bertemu dengan keluarga Luhan.Yoona melihat pandangan Krystal yang tidak lepas dari Luhan.Yoona menghela nafas sebentar lalu berbisik kepada Luhan”Jam 3 kutunggu di cafe biasa.”lalu berlalu

Yoona POV

Aku sudah sampai di Cafe biasa tempat biasa aku bertemu dengan Luhan.Aku ingin mengatakan sesuatu kepadanya.Terlihat bayangan Luhan mendekat,segera kulambaikan tanganku.Luhan pun duduk di depanku.”Kau mau bicara apa?”tanya Luhan sambil tersenyum.Yoona membalas senyumannya lalu berkata.”Kamu sayang kan sama aku?”

“Yaiyalah,kalo enggak aku enggak mungkin jadi Namjachingumu sekarang.”

“Kamu mau nolong aku kan?”Yoona tetap tersenyum.Luhan Mengangguk. “Kita putus aja, aku pengen sekarang kamu temenin Krystal, Krystal itu suka sama kamu sekarang dia lagi sakit sakitan kamu mau kan lakuin itu demi aku?”

“T-tapi aku tidak menyukainya”

“Kumohon lakukan ini untukku”

“B-baiklah.”

“Sekarang aku mau pulang makasih selama ini.”aku langsung berlari dari tempat ini.Air mataku meleleh.Aku mencintai Luhan tapi aku tak bisa terus dengannya.Samar-samar Luhan meneriakkan namaku.

Luhan POV

“T-tapi aku tidak menyukainya”elakku.Ya,aku tidak mencintai Krystal.Aku hanya mencintai Yoona.”Kumohon lakukan ini untukku”kulihat bulir-bulir bening jatuh ke pipinya.Aku tak sanggup melihatnya begini. “B-baiklah.”aku tak mampu melihatnya menangis

“Sekarang aku mau pulang makasih selama ini.”ujarnya sambil berlari.

“Yoona!”teriakku spontan.Dia tak menoleh,malah mempercepat larinya.”Mungkin ini waktunya.”aku merogoh handphone dan menelpon Krystal

“Bisa kita bertemu sekarang?”

“Ne,aku tunggu di Cafe biasa.”

Yoona POV

Beberapa hari kemudian, aku mendapati berita bahwa Krystal dan Luhan sudah jadian, perasaanku campur aduk antara bahagia karena mereka sudah jadian, tapi di sisi lain ia juga merasa patah hati. Bagaimanapun aku masih mencintai Luhan. Mungkin ini yang dirasakan Krystal ketika mengetahui aku berpacaran dengan luhan dulu.”Yoona Eonnie,Seohyun eonnie bagaimana kalau besok kita ke pantai?Mau ya mau ya?”ujar Krystal sambil memamerkan senyumnya.”Bertiga saja?”tanya seohyun.”Tidak,kita akan bersama Luhan Oppa.”Luhan?Apakah aku siap melihat kemesraan mereka?Ingin rasanya aku berkata tidak.Tapi entah kenapa mulut ini tidak mampu berkata demikian melihat kondisi krystal.”Kurasa itu ide yang bagus.”ujarku.”Jadi bagaimana kau ikut kan?”Aku menganggukkan kepala.”Yeay,Oke pukul delapan aku akan menjemputmu bersama luhan Oppa dah Eon aku pulang duluan ne.”

Author POV

Sabtu pagi mereka berempat berangkat ke pantai dengan mobil Luhan. Krystal duduk di depan, dengan wajah yang pucat badannya pun kian kurus dan rambutnya pun makin menipis. Namun Krystal masih bisa menebarkan senyuman, seolah tak terjadi  apa apa,Yoona dan Seohyun terharu melihat semangat Krystal. Mereka tau Krystal sedang menanggung beban penyakit yang ganas tapi ia masih bisa menebar senyuman.

Setibanya di pantai, mereka bermain air sebentar lalu makan siang,nampak Krystal tak pernah mengeluh atas keadaan nya yang sekarang yang ada hanya senyum dan tawa. Setelah itu mereka bergegas untuk kembali pulang karena hari mulai gelap nampaknya akan turun hujan. Mereka takut Krystal kedinginan dan jatuh sakit.

Saat hendak menaiki mobil,Krystal meminta agar dia duduk dibelakang bersama Yoona dan Seohyun.Mereka semua menyanggupinya.”Eonnie,hoam aku ngantuk.”ucap Krystal.”Kamu tidur aja dipundak eonnie.”Yoona tersenyum.Krystal membalasnya walau dengan senyuman yang tipis.

Sepanjang perjalanan,Yoona tidak memperhatikan Krystal.Saat sampai dirumah Yoona,Yoona segera membangunkan Krystal. Namun krystal pun tak kunjung bangun, saat Yoona memegang wajah Krystal terdapat darah yang keluar dari hidung nya, saat Yoona memegang denyut nadi Krystal pun tak nampak ada denyutan jantungnya pun tak berdetak.
Ya,Krystal pun telah pergi dengan senyuman di wajahnya. Yoona lalu memeluk erat Krystal sambil menangis.”Paling tidak aku sudah memberikan yang terbaik.Semoga kamu tenang disana.”

~The End~

Gimana ceritanya?baguskah?DON’T FORGET TO LEAVE COMMENT^^

8 thoughts on “Because Friendship Number One

  1. Suka sama ceritanya author :-)…. Thor tapi pass percakapan tuh ada yg kurang enak dibaca gituuu hhehe fighting authorrr On Oct 20, 2013 8:38 AM, “Im Yoona Fiction” wrote:

    > ** > hanhanna posted: ” Author:Hanhanna Cast:Krystal Jung as Krystal Im > Yoona as Yoona Xi Luhan as Luhan Other Cast:Seo Joo Hyun aka Seohyun > Genre:Friendship,Angst Length:Oneshot Kringggg.. Annyeonghaseosapa > gadis berambut merah “

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s