(Ficlet) Last Day

coverfor_limluna_by_giraffelabilart1

Title : Last Day
Author : Lim LunA
Length : Ficlet
Genre : Romance,Angst
Main Cast : GG’s Im Yoona || EXO-M’s Xi Luhan
Other Cast : Find be in story ^^
Rating : T
Disclaimer : FF ini murni dari pikiran author.Maaf jika masih banyak typo dan juga membosankan.

Don’t Plagiator
Please RCL~

Happy Reading ^^

Terlihat kini Yoona tengah memandang Handphone nya gelisah. “Oppa kau sekarang dimana?”Batin Yoona gelisah karena sang namjachingu tidak ada kabar sama sekali. Tiba-tiba handphone Yoona berbunyi. Terlihat disitu tertera (?) nama “My Luhannie”. Yoona segera mengangkat telepon itu.

“Oppa kau sekarang dimana?!Kenapa kau tidak bilang kalau kau pergi hah?!Apa kau tidak tahu kalau aku sangat khawatir denganmu?!”

“Yoong bisakah kau tidak memberi pertanyaan yang banyak seperti itu eoh?Aku sekarang berada didepan rumahmu. Mianhe,aku ada urusan yang sangat mendadak sampai aku lupa mengabarimu.”

“Mwo?!Didepan rumah?!Kau sedang bercandakan oppa?!”

“Chagiya oppa tidak bercanda,kalau kau tidak keluar. Oppa ak-”

Yoona memutus sambungan teleponnya dan berlari keluar tanpa melihat pakaian yang tengah ia pakai sekarang. Tak lama kemudian ia sudah berada diluar rumahnya dan melihat seorang namja tengah bersandar di mobilnya.
“Luhan Oppa~!”Seru Yoona langsung berlari dan memeluk namjachingunya yang bernama Luhan. “Chagiya bogoshipo~“Ucap Luhan sambil membalas pelukan Yoona. “Tapi sayangnya aku tidak merindukanmu.”Ucap Yoona ketus sambil melepaskan pelukannya. “Benarkah?”Goda Luhan. “Ne.”Ucap Yoona singkat. “Terus kenapa tadi saat kau keluar langsung berlari memelukku?”Tanya Luhan dengan nada menggoda. “It-itu hanya refleks.”Jawab Yoona. “Baiklah kalau begitu,oppa pulang dulu.”Ucap Luhan dengan nada yang dibuat-buat sedih. “Yaaakkk oppa jangan pergi!”Cegat Yoona. “Kenapa?Bukankah kau tadi bil-” “Baiklah aku merindukanmu Oppa.”Ucap Yoona memotong ucapan Luhan. “Aku sudah tau itu haha..”Ucap Luhan tertawa pelan. Sedangkan Yoona mengerucutkan bibirnya kesal.

Tak lama kemudian suasana menjadi canggung. Yoona yang merasa risih akan hal itu,ia pun angkat bicara. “Oppa sedang apa disini?”Tanya Yoona memecahkan keheningan tersebut. “Oh iya oppa hampir lupa,kau ada acara tidak hari ini?”Tanya Luhan. “Tidak ada,kenapa?”Tanya Yoona. “Oppa ingin mengajakmu jalan-jalan. Kau mau tidak?”Tanya Luhan. Yoona berpikir sejenak. “Tumben sekali dia mengajakku jalan. Biasanya kan dia selalu sibuk dengan pekerjaannya.”Batin Yoona bingung dengan sikap Luhan yang agak berubah dari biasanya.

“Yaakkk kenapa lama sekali kau berpikir.Kau tidak mau eoh?Baiklah.”Ucap Luhan kesal sambil bergegas masuk ke mobilnya. “Yaakkk oppa aku mau.”Seru Yoona. “Baiklah,kalau begitu aku akan memberimu waktu 15 menit untuk bersiap-siap.”Ucap Luhan santai. “Mwo?!15 menit?!Apa tidak bisa lebih lama lagi?”Tanya Yoona kaget. “Baiklah aku beri 20 menit.”Ucap Luhan. “Tap-” “Waktu dimulai dari sekarang.”Ucap Luhan santai. “Aish Ck!”Kesal Yoona sambil langsung berlari kedalam rumahnya. Luhan yang melihat tingkah Yoona yang menurutnya lucu tertawa pelan. “Yoong bisakah aku meninggalkanmu?Aku tidak bisa dan tidak mau membuatmu sedih kalau kau tahu yang sebenarnya.”Lirih Luhan. Tiba-tiba ia merasakan sakit yang luar biasa pada kepalanya. “Astaga aku mohon jangan sekarang.”Batin Luhan sambil mencoba menahan rasa sakit itu.

Tak lama kemudian Yoona keluar dengan memakai mini dress berwarna pink pastel dengan rambut yang digerai indah yang semakin menambah kesan cantiknya. “Yoong kau sangat cantik.”Ucap Luhan saat melihat panmpilan Yoona. “Gomawo oppa.”Ucap Yoona malu dan juga tersanjung. “Baiklah kajja kita berangkat.”Ajak Luhan. “Silahkan masuk My Lovely Deer~“Ucap Luhan lembut sambil membukakan pintu. “Gomawo Oppa.”Ucap Yoona dan segera masuk dengan wajah yang seperti tomat. Luhan pun segera masuk.

“Yoong sekarang kita akan kemana?”Tanya Luhan sambil tetap fokus menyetir. “Eum.. Bagaimana kalau kita ke Namsa Tower?”Tanya Yoona. “Bosan.” Jawab Luhan singkat. “Kalau Sungai Han?”Tanya Yoona lagi. “Tidak terlalu buruk,baiklah kita akan kesana.”Seru Luhan.

xxx

@Han River

Kini terlihat Luhan dan Yoona yang sedang berjalan sambil bergandengan tangan ditepi sungai Han. “Yoong aku sangat merindukanmu.”Ucap Luhan memulai pembicaraan. “Aku juga sangat merindukanmu oppa. Tapi kenapa kau menghilang?”Tanya Yoona penasaran. Tiba – tiba Luhan berhenti dan ia tiba-tiba juga teringat akan penyakit yang dideritanya. “Aku tidak bisa memberi tahumu sekarang.”Ucap Luhan pelan. “Kenapa oppa?”Tanya Yoona makin penasaran. “Yoong bisakah kau tidak menanyakan hal itu?”Batin Luhan sedih. “Nanti kau akan tahu.”Jawab Luhan lembut. “Baiklah kalau oppa memang tidak ingin memberi tahu.”Ucap Yoona pelan. “Mianhe Yoong.”Ucap Luhan menyesal. “Gwenchana Oppa.”Ucap Yoona sambil tersenyum.

Mereka berdua pun melanjutkan perjalanan mereka kembali. “Sepertinya ini adalah waktu yang tepat untuk mengatakannya.”Batin Luhan. “Yoong ada yang ingin oppa bicarakan denganmu.”Ucap Luhan. “Oppa ingin bicara apa?”Tanya Yoona bingung. Luhan berhenti dan membalik badan Yoona agar menghadap kearahnya. Luhan menatap mata Yoona dalam. “Yoong oppa sangat mencintaimu melebihi apapun. Dan apapun yang terjadi oppa akan selalu menncintaimu. Saranghae Xi Yoona~“Ucap Luhan lembut dan mengecup
bibir Yoona pelan. “Nado Saranghae Oppa.”Ucap Yoona sambil tersenyum lembut,kemudian mengecup pelan bibir Luhan. Saat Yoona ingin melepas ciumannya,Luhan langsung menahan kepala Yoona. Awalnya Yoona kaget tapi lama kelamaan ia mulai menikmatinya.

Tak lama kemudian akhirnya Luhan dan Yoona melepaskan ciuman mereka. “Xi Yoona I Always Love You.”Ucap Luhan pelan dan langsung ambruk menindih Yoona. “Oppa kau kenapa?”Tanya Yoona kaget,panik,dan juga khwatir dengan Luhan. Yoona mecoba bangun dan langsung menarik pelan tubuh Luhan. “Oppa bangun!Oppa kau kenapa?!Kumohon jangan bercanda oppa. Oppa bangun!!”Ucap Yoona dengan nada yang setengah teriak. “Oppa kau kenapa?”Tanya Yoona khawatir dengan airmata yang mengalir dengan derasnya. “Lebih baik aku segera menelpon Ambulan.”Gumam Yoona dan segera menelpon ambulan.

xxx

@Rumah Sakit

Kini Yoona dan Ny.Xi tengah menunggu pemeriksaan Luhan. “Ahjumma sebenarnya Luhan oppa kenapa?Apa dia sakit?Kalau dia sakit,sakit apa?Dan kenapa tidak memberi tahuku?”Tanya Yoona dengan airmata yang mengalir deras. “Yoona-ah sebe-“Potongan Ny.Xi terpotong saat sang dokter yang menangani Luhan keluar. “Dokter Kim bagaimana keadaan Luhan?”Tanya Ny.Xi. “Ini sudah terlamabat,dia tidak bisa diselamtkan. Andai saja ia tidak memaksa untuk keluar pasti tidak akan seperti ini jadinya.”Jelas Dokter Kim. “Maksud Dokter Kim Luhan”Ny.Xi tidak dapat melanjutkan ucapannya lagi,Ny.Xi hanya bisa menangis mendengar bahwa anaknya telah pergi selamanya. “Maksud kalian berdua apa?Dan sebenarnya Luhan oppa kenapa?”Tanya Yoona heran dan juga khawatir. “Yoona-ah sebenarnya Luhan sudah lama mengidap penyakit Kanker Otak.Dan sekarang dia sudah tidak ada.”Jawab Ny.Xi sambil menangis. “Mwo?!Ini tidak mungkin!!TIDAK MUNGKIN!!!”Teriak Yoona sambil berlari memasuki ruangan Luhan.

“Oppa kenapa kau meninggalkanku?!Bukankah kau bilang kita akan menikah nanti?!Tapi kenapa kau meninggalakanku?!Oppa aku sangat mencintaimu,aku tidak ingin kau meninggalkanku. Kenapa kau tidak cerita kepadaku tentang penyakit itu hah?!”Ucap Yoona sambil menangis dengan kencangnya. “Oppa kau jahat!”Ucap Yoona sambil memukul-mukul  dada Luhan. “Oppa aku akan selalu mencintaimu apapun yang terjadi.”Lirih Yoona sambil memeluk erat tubuh Luhan.

The End.

Gimana??Gajekah?jelekah??
Aduh sumpah pasti FF nya ancur banget >.< u,u
But,don’t forget to comment ^^

 

2 thoughts on “(Ficlet) Last Day

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s