Goodbye, Love

Goodbye Love

Fanfiction by Ladyoong

Title     :  GOODBYE, LOVE

Main Cast    :  IM YOONA and CHO KYUHYUN

Genre  :  HURT and ANGST

Rating :  PG 13

Type    :  DRABBLE

Disclaimer       :

Stories are mine, pure mine. Casts belong to God not me. Sorry for typo(s) and grammar error. Bashing and plagiator not allowed. Don’t be silent readers.

N/A     :

 Hallo. FF pertama dengan couple KyuNa yang saya posting disini.__.b happy reading^^

Published on :

Personal blog (Ladyoong’s Land) with Yoona—Kris as maincast

YoonHae Fanfiction Indonesia with Yoona—Donghae as maincast

xxx—xxx

Jika itu yang membuatmu bahagia, Goodbye…

So long so long goodbye…

Takdir. Semua orang pasti mempunyai garis takdirnya masing-masing. Inilah takdirku, takdir yang mengenaskan. Mengapa kita harus bertemu? Mengapa aku mempunyai perasaan terlarang padamu? Mengapa perasaan ini semakin kuat?

“Apa maksud semua ini? Jelaskan padaku!” Kyuhyun meninggikan nada suaranya. Rahangnya mengeras tanda dirinya sedang kalap dan emosi. Tatapannya tetap mengunci sebuah objek di hadapannya. Menunggu jawaban atas pertanyaannya tadi.

Yoona hanya menunduk, menggigit bibir bawahnya kencang. Menahan suara isakan yang kapan saja bisa meluncur bebas.

“Jangan diam seperti ini! Jawab pertanyaanku! Kenapa kau memutuskan untuk menerimanya, Yoong?”

Yoona memberanikan diri untuk menatapnya. Ketika merasa kedua tangan milik Kyuhyun mencengkram kuat kedua bahunya. “Aku mencintainya. Sangat mencintainya,”

Kyuhyun merasa aliran darahnya mendadak terhenti. Oh shit! Kenapa efeknya begitu hebat seperti ini? Dadanya terasa bergemuruh menahan rasa nyeri yang begitu hebat. Dua kalimat itu mampu membuat semua organ tubuhnya terasa mati. Perlahan, kedua tangannya terlepas begitu saja dari bahu mungil itu. Terdengar suara tertawa miris dari balik bibir milik pria bermarga Cho tersebut.

“Begitu ya?” Kyuhyun sekali lagi tertawa, miris. “Jadi, janji itu sudah tidak berlaku lagi?” kalimat terakhir lebih tepat di ucapkan untuk dirinya sendiri.

Yoona melongos melihat reaksi pria di hadapannya. Menahan dirinya sekuat mungkin untuk tidak memeluk tubuh jangkung itu.

“Kita sudah berakhir, Kyu. Memang seharusnya seperti itu. Semua ini, perasaan ini seharusnya tidak pernah ada,”

“Kau menyesali semuanya? Termasuk perasaanmu padaku? Begitu?”

“Kau kenapa? Perasaan itu sudah kubuang jauh-jauh hari, sudah mati.”

Kyuhyun tersenyum miris. Terkejut dengan kata-kata tadi. Kau pria bodoh, Cho Kyuhyun.

“Kita masih mempunyai waktu enam menit lagi,” melirik sekilas kearah jam tangannya. Menatap wajah cantik di depannya. Merekam dengan sebaik mungkin setiap lekukan dan menyimpannya di bagian terdalam saraf pengingatnya.

“Kau sangat cantik, Im Yoona.”

Yoona mati-matian menahan air matanya untuk tidak keluar. Ia tak mau kelihatan lemah di hadapan pria ini. Biarlah, ia egois untuk saat ini.

“Dengarkan perkataanku baik-baik.” Ada jeda di sana, “Berjanjilah setelah ini kau harus bahagia. Kalau ada sesuatu yang menjagal lebih baiknya kau ceritakan pada calon suamimu. Kau mau berjanji padaku?”

Demi apapun! Yoona merasa tokoh antagonis di sini. Bulir-bulir air mata itu jatuh begitu saja, meluncur bebas seiring suara isakan.

“Maaf…” suara lirih dari Yoona begitu terdengar jelas di kedua telinga Kyuhyun. Sekali gerakan Kyuhyun membawa tubuh bergetar itu kedalam dekapannya. Hanya pelukan singkat.

“Berhenti menangis. Kau hanya perlu ingat dengan baik. Aku mencintaimu dan berlaku untuk selamanya”

Yoona masih terdiam dalam isakannya. Memejamkan kedua iris cokelatnya sebentar merasakan pelukan singkat dari Kyuhyun. Dingin. Kemana pelukan hangat yang biasanya ia dapatkan?

Kyuhyun menjatuhkan telapak tangannya diatas kepala Yoona. Mengacak pelan tanpa berniat merusak dandanan Yoona. Kyuhyun memberikan seulas senyumannya, sebelum benar-benar meninggalkan tempat itu.

“Jaga dirimu. Dan, sekarang aku harus pergi. Saranghae, Im Yoona.”

Yoona tersekiap menahan langkah pria itu. Cukup, cukup membohongi perasaannya. Air matanya kembali jatuh dan membasahi sebagaian belakang tuxedo milik Kyuhyun. “Kenapa harus pergi?”

“Itu memang seharusnya. Cerita kita sudah berakhir,”

Kyuhyun melepaskan tautan tangan Yoona melangkah kembali tanpa sedikit berbalik. Yoona memandang miris punggung tegap itu. Hatinya semakin terasa nyeri mendengar terakhir ucapan Kyuhyun, sebelum punggung itu benar-benar menghilang dari balik pintu.

Goodbye, my sister…”

xxx—xxx

Sosok itu masih terdiam di tempatnya. Memejam sebentar kedua matanya. Cengkraman tangannya semakin kuat pada stir mobilnya. Bunyi lonceng gereja terdengar di kedua telinganya. Seakan mengalun mengejek padanya.

Ia benci dengan takdirnya. Tuhan terasa tak adil padanya. Ia barusaja mendapatkan kebahagiaannya tapi dengan cepat juga kebahagiaan itu di rampas. Jika memilih, lebih baik ia tidak terlahir sebagai seorang Cho Kyuhyun.

Mencintai adik kandungnya sendiri. Apa itu terdengar begitu konyol? Begitu konyol sampai-sampai ia ingin meneriaki dan menyalahkan takdirnya. Nyatanya, Im Yoona gadis yang amat di cintainya tak lebih seorang adik kandung baginya. Saudaranya yang bahkan sebelumnya tak pernah ia ketahui. Baru akhir-akhir ini ia mengetahui semua kebenarannya.

Shit! Ia mencintai gadis itu, sangat! Kyuhyun mengerang frustasi mengacak tatanan rambutnya. Memukul stir mobilnya sebagai bentuk pelampiasannya.

Taklama sebuah senyuman muncul di kedua sudut bibirnya. Entahlah, apa maksud senyuman itu.

“Jika aku tak bisa memilikimu maka orang lain juga tidak akan bisa. Kau hanya milikku, Im Yoona. Persetan dengan semuanya! Yang jelas, aku mencintaimu dan hanya aku yang boleh memilikimu seorang,”

Tangannya menekan sebuah tombol remote ukuran sedang di genggamannya. Menatap sekilas kearah gedung gereja di depannya. Bibir itu mengucapkan sesuatu.

1…

2…

3…

BLAM! DORRRR!

—THE END—

Bisa nebak inti ceritanya?.__. Gini, intinya Kyuhyun baru tau kalau Yoona itu ternyata adik kandungnya yang udah lama kepisah sama kedua orang tuanya.  Nah, mereka berdua ceritanya(?) udah punya hubungan cukup lama cuma Kyuhyun baru tau hal itu. Semoga paham sama alur ff ini hehe soalnya banyak yang gak ngerti sama alur ff ini>,< maklum saya masih newbie/.\ gomawo

10 thoughts on “Goodbye, Love

  1. annyeonggg reader baru disini:D itu yang terakhirnya gk enak bgt masa:”/ itu kyuoppa ngeledakin bom ya? seremm/?? buat ff kyuna yang happy ending lg thor^^/ fightinggg

  2. annyeong reader baru disini🙂 ngubek-ngubek gugel ketemu sm blog ini,,, oalah jadi kyuhyun sm yoona kakak adek baru mudeng akunya😮 itu si kyu ngebom apa ngenembak? masih rada bingung sm akhirnya thor. sequel boleh? hhehehe keep writing :))

  3. aku ngerti soal Kyuhyun & Yoona yang jadi adik-kaka. kayanya Yoona juga cinta sama Kyu. tapi endingnya apa Yoona atau Kyu yang kena (bom?) atau malah dua-duanya soalnya ada suara tembakan juga di akhirnya.

    tapi walaupun ini drabble, seru😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s