Privat Number

PivatNumber

Fanfiction by Ladyoong

Title     :  PRIVAT NUMBER

Main Cast    :  IM YOONA and LEE JONGHYUN

Genre   :  ROMANCE

Rating  :  PG 15

Type    :  DRABBLE

Disclaimer       :

Stories are mine, pure mine. Casts belong to God not me. Sorry for typo(s) and grammar error. Bashing and plagiator not allowed!

N/A      :

Hallo~ cerita ini pernah dipublis diakun wp pribadi pake couple KyuNa (Kyuhyun-Yoona). Kali ini dibuat versi pake couple deerburning as Yoona-Jonghyun~ happy reading

xxx—xxx

Raut wajah gadis itu menunjukan ekspresi kesal, penasaran dan sejenisnya. Terhitung sudah keempat kalinya ia mendapatkan telepon dari privat number. Dan setiap di angkat, pasti akan membuatnya kembali kesal. Bagaimana tidak, ketika di tanya ada keperluan apa atau mencari siapa, selalu di jawabnya asal dari sebrang sana.

Yoona—gadis tadi–mendengus kesal. Bibir tipisnya mengerucut tanda dirinya kesal. Mengaduk asal minumannya. Rupanya korban kekesalan selanjutnya adalah sedotan itu. Oke, abaikan yang satu itu.

Mata cokelatnya melirik kearah layar handphonenya. Panggilan masuk. Yoona merotasikan kedua iris cokelatnya malas. Jemarinya menyentuh layar hijau pada layar touch handphonenya. Menempelkan benda persegi panjang itu kearah telinga kirinya.

Yeoboseyo? Kau siapa sebenarnya?”

Aku? Sudah kubilang, bahwa aku ini adalah fans setiamu”

Mwo? Jangan bercanda, itu sangat tidak lucu. Aku sungguhan,”

“Aku juga sungguhan, nona Im.”

“Aish, terserah. Tolong berhenti menghubungiku,”

Yoona memutuskan hubungan telepon yang kelima kalinya. Astaga, apa orang itu tidak memiliki pekerjaan lain? Tsk, orang itu bahkan membuang-buang pulsanya hanya untuk mengisengiku saja? gumam Yoona bingung tingkat akut.

Yoona harus menahan kesabarannya lagi dan lagi. Mengangkat panggilan yang kembali masuk.

“Aish, kau ada urusan apa? Aku tidak mengenalmu sama sekali—“

“Kau galak sekali, nona Im. Aku ini adalah penggemarmu. Ah, begini saja bagaimana kalau kau mendengarkanku bernyanyi?”

“Eh? Apa kau sama sekali tidak mempunyai pekerjaan yang kau lakukan, tuan?”

“Aku anggap itu pernyataan ‘Iya’ darimu. Ehm, dengarkan suaraku baik-baik”

Yoona mendengus kesal. Kesabarannya sudah di ambang atas. Menghembuskan nafasnya tertahan. Lihat saja, wajah putihnya agak memerah karena menahan kekesalan yang stadium akhir.

“Eits, jangan coba-coba untuk menutup hubungan teleponnya.”

Yoona melongo. Tepat sekali ketika jemarinya ingin menekan tombol merah, seseorang di sebrang sana menghentikan gerakannya.

Terdengar suara orang bernyanyi di sebrang sana. Penelepon iseng itu benar-benar melakukan ucapannya. Yoona kira tadi hanya sekedar bercanda. Yoona tampak menikmati suara itu. Kedua sudut bibirnya tertarik membuat sebuah simpul. Yoona tau lagu ini. Salah satu lagu kesukaannya.

“Bagaimana? Suaraku bagus, kan? Baguslah, kalau kau menyukainya.”

“Eh—kau percaya diri sekali. Suaramu itu kalah jauh dengan Cho Kyuhyun Super Junior,”

“Benarkah? Kau menyukai suaraku? Haha, sudah kuduga,”

Ya! Apa kau ada gangguan pendengaran, huh?” Yoona merotasikan kedua matanya. Cih, baru kali ini Yoona menemukan orang aneh.

“Bukan gangguan di pendengaran, tapi di perasaanku…”

Yoona mengangkat alisnya heran. Oh God, orang ini memang bermasalah sepertinya. Keheranan Yoona semakin bertembah ketika sang penelepon meneruskan ucapannya.

“Putar kepalamu seratus delapan puluh derajat, Im Yoona,”

Tanpa pikir panjang lagi, Yoona mengikuti aba-aba dari sang penelpon. Bingo! Kedua iris matanya tersentak dengan apa yang di lihatnya kini. Masih dengan handphone di telinganya, ia masih bisa mendengar suara sang penelepon.

Will you marry me, Im Yoona?”

Sang penelepon berada tak jauh dari tempat Yoona sekarang. Seseorang itu berdiri di sana sambil menatap kearah Yoona. Di tambah seseorang itu juga menempelkan handphonenya. Sebuah senyuman khasnya terpampang di wajah tampannya.

Yoona mengangkat sebelah tangannya menutupi mulutnya yang tadi sempat menganga. Meletakkan handphonenya di atas meja. Semua pengunjung café itu tampak berdiri dengan bunga mawar terarahkan padanya. Seseorang itu melangkah menghampirinya.

“Jadi bagaimana dengan jawabanmu, Im Yoona?” Suara berat nan lembut menyapa kedua gendang telinga Yoona. Masih dengan senyuman yang membuatnya tampak lebih tampan.

Yoona hanya mengangguk. Demi apapun, lidahnya terasa keluh sekedar menjawab pertanyaan tadi. Bulir air matanya jatuh begitu saja. Jonghyun—seseorang tadi–tersenyum puas lalu mendekap tubuh gadisnya. Perasaan senang seakan tengah meletup di dalam dadanya. Sejurus dengan itu, suara tepuk tangan menyambut moment indah tersebut.

“Terimakasih, Im Yoona. Aku sangat mencintaimu,” bisik Jonghyun lembut tepat di telinga kanan Yoona. Yoona agak bergidik geli karenanya. Yoona merasa begitu speechless dengan semua ini.

“Begitu saja menangis, bagaimana jika lebih dari ini?” Jonghyun mencibir sembari menghapus bulir air mata dengan kedua ibu jarinya. Jonghyun meringis saat merasakan sesuatu yang sakit di perutnya. Cubitan.

Ya! Lee Jonghyun, berhenti menggodaku!” Yoona mengerucutkan bibirnya. Menyembunyikan wajahnya di atas dada bidang milik pria ini. Wajahnya memerah merona.

“Aku hanya bercanda, sayang.” Jonghyun menarik wajah Yoona untuk menatapnya, mengunci dalam tatapan bola mata rusa itu. “Mulai detik ini, kau hanya boleh melihat ke arahku! Jangan melihat pria-pria lain di luar sana. Kau mengerti, nona Im?”

“Sangat mengerti, tuan Lee.”

Jonghyun tersenyum puas. Dengan gerakan cepat, Jonghyun meraih bibir tipis itu dengan bibirnya. Menciumnya dan melumatnya tanpa ada rasa nafsu di sana. Menahan tengkuk Yoona dengan sebelah tangannya. Mengunci tubuh jenjang itu dengan sebelah tangannya yang lain. Mereka berdua seakan tidak terganggu dengan sekitarnya. Suara menggoda pun terdengar di sana-sini melihat adegan seperti itu.

—THE END—

13 thoughts on “Privat Number

  1. Muahahaha. Deerburning again!😄
    Kece loh eon, walau sebenernya menurutku alurnya kecepetan *plak XDV
    Tapi keseluruhan bagus kok~ walaupun aku susah ngebayangin abang burning seromantis itu😮 *kemudian ditabok abang Jonghyun*
    Oke, ditunggu FF lainnya loh eon! Paiting!’O’)9

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s